Nama: Boni Morana Situmorang
NPM: 2213031002
Yang dapat saya simpulkan dari kedua vidio diatas adalah Global Value Chains (GVCs) merupakan konsep penting untuk memahami bagaimana proses produksi dalam perekonomian modern tidak lagi terpusat pada satu negara atau satu perusahaan, melainkan terfragmentasi dan terkoordinasi secara global. GVC mencakup seluruh rangkaian aktivitas ekonomi, mulai dari penelitian dan desain, produksi komponen, perakitan, hingga distribusi serta layanan purna jual, yang tersebar di berbagai negara sesuai dengan keunggulan yang dimiliki masing-masing wilayah. Dalam kerangka GVC, suatu produk akhir merupakan hasil kolaborasi banyak negara dan aktor ekonomi. Setiap negara dapat berpartisipasi dengan mengkhususkan diri pada tahapan tertentu tanpa harus menguasai seluruh proses produksi. Pola ini membuka peluang bagi negara berkembang untuk masuk ke pasar global melalui aktivitas bernilai tambah rendah terlebih dahulu, kemudian secara bertahap melakukan upgrading menuju aktivitas yang lebih kompleks dan bernilai tambah tinggi. Proses peningkatan ini dapat dilakukan melalui perluasan jenis produk, peningkatan kualitas proses produksi, maupun pengembangan fungsi strategis seperti penelitian dan pengembangan.
Namun, GVC juga menghadirkan berbagai tantangan. Distribusi nilai tambah dalam rantai global sering kali tidak merata, di mana negara maju dan perusahaan multinasional memperoleh manfaat yang lebih besar. Selain itu, ketergantungan pada jaringan produksi global meningkatkan kerentanan terhadap guncangan eksternal, seperti krisis ekonomi, gangguan logistik, dan perubahan geopolitik. Isu standar tenaga kerja, lingkungan, serta keberlanjutan juga menjadi perhatian penting dalam pengelolaan GVC. Oleh karena itu, pemahaman terhadap posisi dalam GVC menjadi krusial bagi perumusan strategi pembangunan ekonomi. Negara dan wilayah perlu mengembangkan kebijakan yang mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, inovasi, dan ketahanan ekonomi agar partisipasi dalam GVC tidak hanya mengekstraksi nilai, tetapi juga menciptakan manfaat yang berkelanjutan dan inklusif.