ACTIVITY: RESUME

ACTIVITY: RESUME

Number of replies: 11


Ketiklah resume singkat esensi artikel berikut ini kaitannya dengan topik kita hari ini.

(PDF) DIGITAL TRANSFORMATION: THE FUNDAMENTAL CONCEPT OF TRANSFORMATION OF BUSINESS ACTIVITIES

In reply to First post

Re: ACTIVITY: RESUME

by Agnes Yuhestifiani -
Nama: Agnes Yuhestifiani
NPM: 2213031045

Artikel “Digital Transformation: The Fundamental Concept of Transformation of Business Activities” membahas konsep dasar transformasi digital dalam organisasi, mulai dari tahap digitization (konversi data analog ke digital), digitalization (integrasi teknologi digital dalam proses bisnis), hingga digital optimization (stabilisasi sistem dan efisiensi sumber daya) yang akhirnya bermuara pada digital transformation penuh. Esensi utama artikel ini adalah bahwa transformasi digital bukan sekadar penerapan teknologi, melainkan strategi manajerial yang menyeluruh untuk membangun keunggulan kompetitif, efisiensi biaya, serta penciptaan nilai baru bagi konsumen dan pemangku kepentingan.

Dalam konteks jurnal yang membahas economic and social survival in global changes, artikel ini menekankan bahwa digital transformation tidak hanya berdampak pada proses bisnis internal, tetapi juga memicu perubahan sosial-ekonomi yang lebih luas. Teknologi disruptif seperti AI, cloud computing, dan platform digital mengubah model monetisasi, hubungan dengan konsumen, serta struktur organisasi. Dengan demikian, digital transformation dipandang sebagai fondasi penting bagi perusahaan dan masyarakat untuk beradaptasi terhadap dinamika global, meningkatkan produktivitas, dan memastikan keberlanjutan dalam menghadapi tekanan lingkungan bisnis yang semakin kompleks.


In reply to First post

Re: ACTIVITY: RESUME

by Riani Suniar -
Nama : Riani Suniar
Npm : 2213031042

artikel tersebut membahas tentang langkah-langkah transformasi digital organisasi: digitalisasi (mengubah data analog menjadi digital), digitalisasi (menggabungkan teknologi digital ke dalam proses bisnis), dan optimalisasi digital (meningkatkan efisiensi dan stabilitas sistem). Inti dari artikel ini adalah bahwa transformasi digital bukan hanya penggunaan teknologi; itu adalah pendekatan manajemen yang menyeluruh yang memungkinkan Anda mendapatkan keunggulan kompetitif, efisiensi biaya, dan nilai tambah bagi pelanggan dan pemangku kepentingan. Transformasi digital merupakan bagian penting dari perubahan ekonomi dan sosial yang terjadi di seluruh dunia. Selain mengubah proses internal, transformasi digital mendorong perubahan sosial-ekonomi yang signifikan melalui teknologi yang mengganggu seperti kecerdasan buatan dan platform digital. Oleh karena itu, transformasi digital menjadi kunci untuk adaptasi bisnis dan masyarakat terhadap dinamika global dan keberlanjutan bisnis dalam lingkungan yang kompleks.
In reply to First post

Re: ACTIVITY: RESUME

by Nazwa Bunga Lestari -
Nama : Nazwa Bunga Lestari
NPM : 2213031040

Artikel ini menjelaskan bahwa transformasi digital adalah proses perubahan besar dalam organisasi yang dimulai dari tahap paling dasar, yaitu digitization atau mengubah data analog menjadi digital. Setelah itu, organisasi masuk ke tahap digitalization, yaitu mulai menggunakan teknologi digital untuk memperbaiki dan mempercepat proses kerja. Ketika penggunaan teknologi ini semakin matang, organisasi mencapai digital optimization, di mana proses bisnis menjadi lebih efisien, biaya menurun, dan sumber daya digunakan dengan lebih baik. Tahap akhirnya adalah digital transformation, yaitu perubahan menyeluruh pada cara organisasi bekerja, mulai dari model bisnis, strategi, alur kerja, hingga cara menghasilkan pendapatan baru seperti perubahan industri musik dari kaset menjadi streaming. Artikel ini menekankan bahwa transformasi digital tidak hanya soal teknologi, tetapi juga melibatkan perubahan budaya, perilaku konsumen, dan peran manajemen dalam mengarahkan organisasi agar mampu beradaptasi di lingkungan yang terus berubah. Hal ini sejalan dengan topik kelas, karena menunjukkan bahwa digitization adalah fondasi penting yang mengawali seluruh proses transformasi digital.
In reply to First post

Re: ACTIVITY: RESUME

by Dinda Purnama -
Nama: Dinda Purnama
NPM: 2213031050

Artikel ini menekankan bahwa pembangunan industri di Indonesia ditargetkan menjadi pendorong utama transformasi struktural ekonomi melalui peningkatan nilai tambah, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan daya saing. Namun kondisi aktual industri menunjukkan berbagai kelemahan, seperti ketergantungan pada bahan baku impor, rendahnya produktivitas, kualitas SDM yang belum memadai, serta ketertinggalan teknologi dibanding negara pesaing. Hambatan tata kelola, birokrasi, kepastian regulasi, dan iklim usaha yang belum optimal juga menjadi faktor pembatas perkembangan industri nasional. Artikel ini menilai perlunya kebijakan industri terpadu yang berfokus pada penguatan daya saing melalui peningkatan kualitas investasi, pengembangan teknologi dan inovasi, efisiensi logistik, serta perbaikan regulasi lintas sektor. Pemerintah perlu memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha dan daerah untuk memastikan kebijakan lebih tepat sasaran. Selain itu, reformasi kelembagaan, deregulasi, dan pembangunan infrastruktur menjadi prasyarat agar industri dapat tumbuh berkelanjutan dan berkontribusi signifikan terhadap struktur ekonomi nasional.
In reply to First post

Re: ACTIVITY: RESUME

by Anggi Kurnia Cahyani Anggi Kurnia Cahyani -
Nama : Anggi Kurnia Cahyani
NPM : 2213031043

Artikel ini membahas terkait digital transformation yaitu merupakan proses menyeluruh yang mengubah aktivitas bisnis melalui pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, nilai tambah, serta daya saing organisasi. Proses ini dimulai dari digitization—mengubah data analog menjadi digital—berlanjut ke digitalization—mengintegrasikan teknologi digital ke dalam aktivitas bisnis—hingga mencapai optimalisasi digital yaitu tahap ketika organisasi memperoleh keunggulan kompetitif melalui efisiensi biaya dan optimalisasi sumber daya. Pada titik tertinggi, digital transformation membentuk model bisnis baru, mengubah cara organisasi menciptakan dan memonetisasi nilai, serta memengaruhi struktur sosial, budaya kerja, dan pola konsumsi masyarakat. Transformasi digital tidak hanya terkait teknologi, tetapi juga strategi manajemen, perubahan organisasi, dan adaptasi manusia terhadap inovasi yang terus berkembang, sehingga berdampak luas pada industri, ekonomi, dan lingkungan sosial.
In reply to First post

Re: ACTIVITY: RESUME

by Rafifa Tu Zakia 2213031044 -
Nama : Rafifa Tu Zakia
NPM : 2213031044

Artikel ini oleh jelaskan transformasi digital secara sederhana mulai dari digitasi (ubah data lama jadi digital sejak 1954), lalu digitalisasi (perbaiki proses kerja), optimalisasi (hemat biaya, lebih efisien), sampai transformasi total yang jadi strategi bos perusahaan untuk unggul bersaing. Ini ubah cara bisnis total, seperti jual CD musik jadi langganan Spotify atau Netflix, bikin inovasi baru, tapi manusia tetap pusatnya meski ada risiko orang kehilangan kerja.​
Hubungannya sama pelajaran hari ini tentang teks argumentasi dan eksposisi: artikel ini contoh bagus tulisan yang meyakinkan. Ada pendapat utama di awal (harus transformasi digital biar ikut perubahan), bukti dari sejarah, gambar, dan kutipan pakar tanpa salah logika, plus akhir ajak terus berubah. Sama seperti video GVCs dan Industry 5.0 tadi, ini tunjukkan digitalisasi bantu rantai produksi global, dengan harmoni tech dan manusia seperti ajaran Pancasila.​​
Artikel berisi transformasi digital bukan hanya soal alat tech, tapi rencana lengkap yang ubah perusahaan, masyarakat, dan ekonomi.
In reply to First post

Re: ACTIVITY: RESUME

by WANTY NURKHOLIFAH 2213031051 -
Wanty Nurkholifah
2213031051

Artikel tersebut menguraikan bahwa transformasi digital merupakan proses perubahan menyeluruh dalam organisasi yang berlangsung secara bertahap. Tahap awal dimulai dari digitization, yakni proses mengonversi data atau informasi analog ke dalam bentuk digital. Selanjutnya, organisasi memasuki fase digitalization, di mana teknologi digital mulai dimanfaatkan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi, dan efektivitas proses kerja yang sudah ada. Seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi, organisasi akan mencapai tahap digital optimization, yaitu kondisi ketika proses bisnis menjadi lebih efisien, biaya operasional dapat ditekan, dan penggunaan sumber daya menjadi lebih optimal. Tahap paling lanjut adalah digital transformation, yang tidak lagi terbatas pada perbaikan proses, melainkan mencakup perubahan fundamental dalam cara organisasi beroperasi. Pada tahap ini, model bisnis, strategi, alur kerja, hingga cara menciptakan nilai dan sumber pendapatan baru mengalami perombakan signifikan, sebagaimana terlihat pada industri musik yang beralih dari penjualan kaset dan CD ke layanan streaming digital. Artikel tersebut menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar persoalan penerapan teknologi, tetapi juga menyangkut perubahan budaya organisasi, perilaku konsumen, serta peran manajemen dalam memimpin dan mengarahkan organisasi agar mampu beradaptasi dengan dinamika lingkungan yang terus berkembang. Hal ini sejalan dengan materi perkuliahan yang menekankan bahwa digitization merupakan landasan awal yang krusial dalam keseluruhan proses transformasi digital.
In reply to First post

Re: ACTIVITY: RESUME

by Dwi Intan Ramadhani -
Nama: Dwi Intan Rahmadani
NPM: 2213031048
Artikel karya Lozic dan Fotova Cikovic (2024) menegaskan bahwa transformasi digital merupakan proses strategis dan menyeluruh yang tidak hanya berfokus pada penggunaan teknologi, tetapi pada perubahan fundamental model bisnis, proses organisasi, dan cara penciptaan nilai. Transformasi digital diawali oleh digitization (konversi data analog ke digital), dilanjutkan dengan digitalization (perubahan proses bisnis dengan teknologi digital), kemudian mencapai digital optimization yang bertujuan meningkatkan efisiensi, menekan biaya, dan membangun keunggulan kompetitif. Tahap akhir dari proses ini adalah digital transformation, yaitu perubahan total aktivitas bisnis, termasuk strategi, struktur organisasi, dan model monetisasi.
Artikel menekankan bahwa transformasi digital merupakan tanggung jawab manajemen dan harus menjadi bagian dari strategi organisasi, bukan sekadar proyek teknologi. Keberhasilan transformasi digital sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia, koordinasi lintas fungsi, serta kemampuan organisasi beradaptasi dengan perubahan lingkungan, persaingan, dan kebutuhan pelanggan. Selain berdampak pada kinerja perusahaan, transformasi digital juga membawa konsekuensi sosial dan ekonomi, seperti perubahan budaya kerja, munculnya model bisnis berbasis layanan dan platform, serta risiko terhadap tenaga kerja akibat otomatisasi. Secara keseluruhan, artikel ini memandang transformasi digital sebagai proses berkelanjutan yang menjadi kunci keberlangsungan dan daya saing organisasi di era ekonomi digital.
In reply to First post

Re: ACTIVITY: RESUME

by Selly Ismi Safitri -
Nama : Selly Ismi Safitri
NPM : 2213031049

Artikel tersebut menjelaskan bahwa transformasi digital merupakan proses bertahap yang dimulai dari langkah paling awal berupa digitization, yaitu mengonversi informasi dari bentuk analog ke format digital. Tahap ini menjadi dasar sebelum organisasi memanfaatkan teknologi secara lebih luas. Selanjutnya, organisasi memasuki fase digitalization, di mana teknologi digital mulai digunakan untuk menyederhanakan, mempercepat, dan meningkatkan efektivitas proses kerja yang sudah ada.
Seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi, organisasi mencapai tahap digital optimization, yaitu kondisi ketika proses bisnis berjalan lebih efisien, biaya operasional dapat ditekan, dan pemanfaatan sumber daya menjadi lebih optimal. Tahap paling lanjut adalah digital transformation, yang ditandai dengan perubahan menyeluruh pada cara organisasi beroperasi. Perubahan ini tidak hanya mencakup penggunaan teknologi, tetapi juga mencakup model bisnis, strategi, alur kerja, hingga penciptaan sumber pendapatan baru, seperti pergeseran industri musik dari penjualan fisik menuju layanan streaming.
Artikel ini menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar persoalan adopsi teknologi, melainkan juga melibatkan perubahan budaya organisasi, perilaku konsumen, serta peran kepemimpinan dalam mengarahkan proses perubahan. Penjelasan tersebut relevan dengan pembahasan di kelas karena menekankan bahwa digitization merupakan fondasi awal yang menentukan keberhasilan tahapan transformasi digital selanjutnya.
In reply to First post

Re: ACTIVITY: RESUME

by Indah Nur Aulia_2213031047 -
Indah Nur Aulia_2213031047

Artikel Lozic dan Fotova Cikovic (2024) menjelaskan bahwa transformasi digital merupakan suatu proses strategis yang bersifat komprehensif dan tidak terbatas pada penerapan teknologi semata. Transformasi ini mencakup perubahan mendasar dalam model bisnis, proses organisasi, serta mekanisme penciptaan nilai. Proses transformasi digital dimulai dari tahap digitization, yaitu pengalihan data dari bentuk analog ke format digital, kemudian berlanjut ke digitalization yang ditandai dengan pemanfaatan teknologi digital untuk mengubah dan menyempurnakan proses bisnis. Tahap berikutnya adalah digital optimization, yang bertujuan meningkatkan efisiensi operasional, menurunkan biaya, serta memperkuat keunggulan kompetitif organisasi. Puncak dari keseluruhan proses tersebut adalah digital transformation, yakni perubahan menyeluruh pada aktivitas bisnis yang meliputi strategi, struktur organisasi, hingga model pendapatan.

Lebih lanjut, artikel tersebut menegaskan bahwa transformasi digital merupakan tanggung jawab manajemen dan harus terintegrasi dalam strategi organisasi, bukan sekadar dipandang sebagai proyek teknologi informasi. Keberhasilan transformasi digital sangat ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia, efektivitas koordinasi antarbagian, serta kemampuan organisasi untuk beradaptasi dengan dinamika lingkungan, intensitas persaingan, dan tuntutan pelanggan. Selain memberikan dampak terhadap kinerja perusahaan, transformasi digital juga menimbulkan implikasi sosial dan ekonomi, seperti perubahan budaya kerja, berkembangnya model bisnis berbasis platform dan layanan, serta potensi risiko bagi tenaga kerja akibat meningkatnya otomatisasi. Secara keseluruhan, artikel ini memandang transformasi digital sebagai proses berkelanjutan yang berperan penting dalam menjaga keberlanjutan dan daya saing organisasi di tengah perkembangan ekonomi digital.
In reply to First post

Re: ACTIVITY: RESUME

by FAZA AULIA -
FAZA AULIA
2213031046
Artikel yang ditulis oleh Lozic dan Fotova Cikovic (2024) menjelaskan bahwa transformasi digital merupakan proses strategis yang bersifat menyeluruh, bukan hanya berkaitan dengan pemakaian teknologi, melainkan juga mencakup perubahan besar pada model bisnis, proses organisasi, dan cara perusahaan menghasilkan nilai. Proses ini dimulai dari tahap digitization, yaitu mengubah data analog menjadi bentuk digital. Tahap berikutnya adalah digitalization, yang melibatkan penerapan teknologi digital untuk mengubah cara kerja dan proses bisnis. Setelah itu, organisasi memasuki fase digital optimization yang berfokus pada peningkatan efisiensi, penurunan biaya, serta penciptaan keunggulan kompetitif. Tahap paling maju dari perjalanan ini ialah digital transformation, yaitu perubahan mendasar terhadap seluruh aktivitas bisnis, termasuk strategi, struktur organisasi, hingga mekanisme monetisasi.

Artikel tersebut menekankan bahwa transformasi digital merupakan tanggung jawab manajemen dan harus terintegrasi dalam strategi organisasi, bukan dipandang sebagai proyek teknologi semata. Keberhasilan proses transformasi sangat ditentukan oleh kesiapan SDM, kemampuan kolaborasi lintas fungsi, serta kesiapan organisasi dalam merespons dinamika lingkungan, kompetisi, dan kebutuhan pelanggan. Selain meningkatkan kinerja perusahaan, transformasi digital juga menimbulkan dampak sosial dan ekonomi, seperti perubahan budaya kerja, munculnya model bisnis berbasis platform dan layanan, hingga risiko pengurangan tenaga kerja akibat otomatisasi. Secara keseluruhan, artikel ini melihat transformasi digital sebagai proses berkelanjutan yang menjadi faktor utama dalam menjaga keberlangsungan bisnis serta meningkatkan daya saing organisasi di era ekonomi digital.