Summary Video

Summary Video

Number of replies: 5

Tulislah simpulan yang bisa diambil dari video tersebut khsususnya yang terkait dengan topik pekan ini. Maksimal 250 kata.

In reply to First post

Re: Summary Video

by Rahmad Nur Karim 2213031101 -
NAMA: RAHMAD NUR KARIM
NPM: 2213031101

Setelah menyimak video dari Melya Yosita, intisari yang saya tangkap adalah pentingnya strategi e-marketing dan metrik kinerja dalam mendukung keberhasilan bisnis digital. Perencanaan strategis menjadi pondasi utama agar arah bisnis jelas, contohnya Starbucks yang berhasil meningkatkan penjualan dan citra merek dengan melibatkan konsumen melalui website.

Menurut saya, kunci utama e-marketing bukan hanya pada promosi, tetapi juga bagaimana organisasi memanfaatkan teknologi, mengelola keuangan, menyelaraskan tujuan bisnis, dan meningkatkan adopsi digital. Dengan begitu, strategi yang dijalankan lebih efektif dan memberi keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.

Selain itu, metrik kinerja melalui KPI dan balanced scorecard menjadi alat penting untuk menilai efektivitas strategi. Keberhasilan e-marketing bukan hanya soal angka penjualan, tetapi juga kepuasan pelanggan, efisiensi proses internal, inovasi, serta pencapaian finansial.

Kesimpulannya, strategi e-marketing yang matang, didukung teknologi dan pengukuran kinerja yang terukur, akan membuat perusahaan lebih siap menghadapi persaingan di era digital.
In reply to First post

Re: Summary Video

by Nana Berliana -
Nama:Berliana
Npm:2253031004

Video yang disampaikan oleh Melya Yosita membahas tentang strategi e-marketing dan bagaimana penerapannya dalam dunia bisnis digital saat ini. Dalam penjelasannya, Melya menyampaikan bahwa e-marketing bukan sekadar promosi secara online, tetapi mencakup seluruh upaya perusahaan dalam membangun hubungan dengan pelanggan melalui media digital. Tujuannya bukan hanya untuk meningkatkan penjualan, tetapi juga memperluas jangkauan pasar dan menjaga loyalitas konsumen.
Strategi e-marketing terdiri dari tiga jenis media utama, yaitu owned media, earned media, dan paid media. Owned media adalah media yang dimiliki langsung oleh perusahaan, seperti website, blog, atau akun media sosial resmi. Earned media merupakan hasil dari interaksi dan kepercayaan konsumen, seperti ulasan, rekomendasi, dan postingan pelanggan. Sedangkan paid media adalah media berbayar seperti iklan di mesin pencari, media sosial, atau platform e-commerce.
Selain itu, Melya juga menekankan pentingnya mengenali segmen pasar dan menentukan strategi komunikasi yang sesuai dengan karakteristik audiens. Setiap kampanye digital perlu disertai perencanaan anggaran dan pengukuran hasil melalui berbagai metrik, seperti biaya per klik (CPC), rasio klik (CTR), dan biaya per akuisisi (CPA).
Di akhir video, dijelaskan bahwa keberhasilan e-marketing bergantung pada kemampuan perusahaan dalam mengintegrasikan ketiga jenis media tersebut dan melakukan evaluasi secara berkala. Dengan begitu, strategi pemasaran digital dapat berjalan lebih efektif dan mampu meningkatkan nilai merek di mata konsumen
In reply to First post

Re: Summary Video

by 2253031003 2253031003 -
NAMA : ZAINAL ABIDIN
NPM : 2253031003

Jadi Setelah saya menyimak video dari Melya Yosita Pada era digital, pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan strategi pemasaran tidak lagi bisa dipisahkan karena keduanya membutuhkan pemahaman mendalam tentang aplikasi teknologi dan metrik kinerja yang tepat. Melalui pendekatan e-marketing, organisasi dituntut untuk merancang kampanye yang berbasis data, menggunakan kanal digital secara strategis, serta mengevaluasi hasilnya lewat matriks seperti ROI (Return on Investment), konversi, dan engagement. Video ini menekankan bahwa keberhasilan pemasaran digital bukan hanya tentang “menjalankan iklan”, tetapi lebih pada memastikan bahwa tim memiliki kompetensi digital: memahami user journey, alat analitik, dan mampu menginterpretasikan data untuk pengambilan keputusan. Dengan demikian, pengembangan SDM harus mencakup pelatihan teknis (digital tools, analytics) dan mindset analitis untuk tanggap terhadap perubahan pasar. Akhirnya, organisasi yang memadukan pengembangan SDM digital dan strategi pemasaran yang terukur akan lebih mampu menciptakan nilai, mempertahankan pelanggan, dan bersaing secara berkelanjutan di lingkungan bisnis yang cepat berubah.
In reply to First post

Re: Summary Video

by Fadilah 2213031102 -
Fadilah
2213031102

Berdasarkan Video tersebut membahas bagaimana perusahaan dapat mengembangkan strategi e-marketing yang efektif serta menggunakan matriks kinerja untuk mengukur hasilnya. Pembicara menjelaskan bahwa strategi e-marketing meliputi elemen seperti segmen pasar digital, pemilihan saluran pemasaran daring (media sosial, email, website), serta pembuatan konten yang relevan dan menarik bagi audiens.

Selanjutnya, dibahas tentang pentingnya menetapkan tujuan yang jelas seperti peningkatan kunjungan situs web, konversi penjualan, atau interaksi pengguna, dan memilih indikator kinerja (Key Performance Indicators/KPI) yang sesuai seperti click-through rate (CTR), konversi, dan engagement rate. Video kemudian menjelaskan cara menyusun matriks kinerja yang menghubungkan strategi e-marketing dengan KPI yang diukur secara rutin untuk evaluasi dan penyesuaian.

Ditekankan pula bahwa pemantauan kinerja secara berkala memungkinkan perusahaan mengambil tindakan optimasi, seperti menyesuaikan konten, mengubah saluran yang kurang efektif, atau meningkatkan budget iklan digital. Dengan demikian, strategi e-marketing tidak hanya dijalankan tetapi juga terus dikembangkan berdasarkan hasil nyata yang tercatat dalam matriks kinerja.
In reply to First post

Re: Summary Video

by Rima Amalia Cahya Rima Amalia Cahya -
Nama : Rima Amalia Cahya
Npm : 2253031002

Pada video tersebut membahas tentang perencanaan strategis yang dimana sangat dibutuhkan oleh suatu perusahaan agar mampu menghadapi persaingan di era digital. Perencanaan ini mencakup penetapan tujuan, arah bisnis, serta langkah yang harus dilakukan untuk mencapai keunggulan kompetitif. Dalam penerapannya, perusahaan perlu menyesuaikan strategi konvensional dengan pemanfaatan teknologi informasi dan internet. Hal ini bertujuan agar aktivitas pemasaran dan operasional bisnis dapat berjalan lebih efektif, efisien, serta sesuai dengan perubahan perilaku konsumen yang semakin bergantung pada media digital.

Perusahaan juga perlu melakukan perubahan dari strategi bisnis konvensional menjadi strategi e-business. Perubahan ini tidak hanya terbatas pada penggunaan teknologi, tetapi juga mencakup cara perusahaan menciptakan nilai bagi pelanggan. Model bisnis pun mengalami pergeseran menjadi model e-business yang memungkinkan proses transaksi, promosi, dan pelayanan pelanggan dilakukan secara online melalui electronic commerce. Dengan adanya e-commerce, perusahaan dapat menjangkau pasar yang lebih luas, menekan biaya operasional, serta meningkatkan kecepatan dan kemudahan dalam bertransaksi bagi konsumen.

Adanya keberhasilan penerapan strategi e-marketing perlu diukur melalui berbagai indikator kinerja. Pengukuran ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana strategi yang dijalankan mampu mencapai tujuan perusahaan. Indikator yang digunakan antara lain jumlah kunjungan, tingkat konversi, volume penjualan, serta tingkat kepuasan pelanggan. Melalui pengukuran kinerja yang tepat, perusahaan dapat mengevaluasi dan memperbaiki strategi secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan daya saing dan mempertahankan keberlangsungan bisnis di tengah perkembangan teknologi yang terus berubah.