Tugas Latihan 3

Tugas Latihan 3

Jumlah balasan: 29

Silahkan kerjakan tugas latihan berikut dengan menuliskan pada kolom replay

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tugas Latihan 3

oleh Berti Yolida -
carilah contoh zat yang menjadi contoh dari klasifikasi kerja toksik? silahkan tuliskan jawaban anda pada kolom replay
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Reny Septina Dewi 2013024004 -
Nama : Reny Septina Dewi
NPM : 2013024004
Izin menanggapi, Bu.

Contoh zat yang menjadi contoh dari klasifikasi kerja toksik, yaitu pada toksisitas kimia terdapat timbal, gas klor, asam hidrofluorat, dan merkuri.

Mohon maaf jika masih terdapat kekeliruan, Bu. Terima kasih.
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Nurul Hidayah 2013024022 -
Nama : Nurul Hidayah
Npm : 2013024022
Izin menjawab

1) Toksiksitas Kimia
Contohnya :Benzena, Etanol, Formalin, Toluena, Amonia, Karbon monoksida,Asam sulfat.

2) Toksisitas Fisiologi
Contohnya :
debu batu bara dan serat asbestos yang dapat mematikan jika dihirup.

3) Toksiksitas Biologi
Contohnya :
bakteri dan virus yang dapat menciptakan penyakit di dalam organisme hidup.
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Salsa Noraliza 2013024002 -
Nama : Salsa Noraliza
NPM : 2013024002

Izin menjawab bu,
Dalam klasifikasi kerja toksik terdiri dari 2 yaitu toksisitas akut dan toksisitas kronis.

1. Toksisitas akut, menimbulkan keracunan dalam waktu singkat
Contoh: Sianida

2. Toksisitas kronis, menimbulkan keracunan setelah terpapar selama tempo yang panjang
Contoh : Memakan bakso yang mengandung borax, jika sudah berlebih dapat menimbulkan masalah
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh SILMI YANI 2013024018 -
Nama : Silmi Yani
NPM :2013024018

Izin menjawab Bu, contoh toksisitas kimia
Aseton
Aseton adalah zat yang banyak ditemukan di cairan penghapus kuteks, pelitur mebel, serta wallpaper.

Benzena
Bahan kimia selanjutnya yang tergolong berbahaya adalah benzena. Zat kimia yang satu ini banyak ditemukan di cat, lem, deterjen, asap rokok, hingga kapur barus.

Etanol
Etanol, atau yang memiliki nama lain etil alkohol, adalah jenis alkohol yang umum ditemukan di hampir semua produk rumahan

Formalin
Anda mungkin pernah mendengar formalin sebagai zat pengawet makanan. Ternyata, formalin juga tergolong bahan kimia berbahaya.

Maaf Bu jika belum tepat
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Anjelita Audina Ali 2013024052 -
Nama : Anjelita Audina Ali
NPM : 2013024052
Izin menanggapi,
- Toksisitas Kimiawi : Asam sulfat, merkuri, etanol, formalin, toluena, amonia.
- Toksisitas Biologis : Bakteri serta virus
- Toksisitas Fisiologi : Debu batu bara dan serat asbestos
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh elvira sesie ibirilia 2013024042 -
Nama : Elvira Sesie Ibirilia
NPM : 2013024042

Izin menjawab bu,
Zat yang merupakan contoh dari klasifikasi kerja toksik adalah sebagai berikut.
1. Benzena dan aseton
Benzena dapat ditemukan di cat, lem, deterjen, asap rokok, hingga kapur barus. Sedangkan aseton ditemukan di cairan penghapus kuteks, pelitur mebel, serta wallpaper. Benzena dan aseton merupakan contoh zat yang menyebabkan toksisitas kimia
2. Debu batu bara dan serat asbestos
Debu batu bara dan serat asbestos dapat mematikan jika dihirup. Zat ini merupakan contoh zat yang menyebabkan toksisitas fisiologi.
3. Bakteri dan virus
Bakteri dan virus merupakan salah satu penyebab penyakit didalam tubuh organisme. Bakteri dan virus merupakan contoh dari toksisitas biologi.

Terima Kasih bu, mohon maaf apabila ada kesalahan.
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Wiwik Wulandari2013024054 -
Nama : Wiwik Wulandari
NPM : 2013024054
Izin menanggapi ibu,
• Toksisitas Fisiologi, contohnya Debu batu bara dan serat asbestos
• Toksisitas biologis contohnya bakteri dan virus
• Toksisitas Kimia contohnya Asan sulfat, merkuri, etano, formalin, toluena, dan amonia.
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh shelly windi sari 2013024016 -
Nama : Shelly Windi Sari
NPM : 2013024016

Izin menjawab Ibu,
Contoh zat berdasarkan klasifikasi kerja toksik :
1. Toksisitas kimia meliputi zat-zat inorganik seperti timah, merkuri, asbestos, asam hidrofluorat, dan gas klorin, serta zat-zat organik seperti metil alkohol dan obat-obatan

2. Toksisitas Fisika, contohnya zat pada deterjen yang bisa disembuhkan dengan treatment tertentu.

3. Toksisitas fisiologi, meliputi zat yang dapat menyebabkan :
a . IRITAN
- Iritan lemah menyebabkan iritasi atau inflamasi bila zat tsb kontak dengan tubuh. Contoh: asam asetat, butyl alcohol, formaldehid, etil alcohol, tembaga, NaOH, terpentin, fosfor kuning, xylene, dan fenol.
- Iritan kuat menyebabkan visible destruction maupun permanent destruction pada jaringan hidup. Contoh: fluor, sodium, ozon, asam sulfat, ammonia, cadmium, HCL, HF. dan asam nitrat.

b. ASFIKSIAN, menyebabkan asfiksia, keadaan dimana darah dan jaringan tubuh kekurangan oksigen.

c. Mutagen, Contoh zat nya yaitu radiasi pengion, benzene,

d. Karsinogen, contoh zatnya yaitu DDT, klordane, fenobarbital spesifik untuk hati; sakarin dan siklamat spesifik untuk kandung kemih.

e. Teratogen, contoh zatnya yaitu arsen, fluor, benzene.

4. Toksisitas akut : contoh zatnya yaitu racun sianida dah logam arsenik

5. Toksisitas kronis, contohnya yaitu boraks pada bakso dan zat pengawet, pewarna, perasa pada makanan.

Terima kasih
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Richo Armayoga 2013034058 -
Nama : Richo Armayoga
NPM : 2013024058

Izin menjawab, Bu

1. Toksiksitas Kimia
Contohnya yaitu sebagai berikut : benzena, etanol, formalin, toluena, amonia, Karbon monoksida, dan asam sulfat.

2. Toksisitas Fisiologi
Contohnya yaitu sebagai berikut : batu bara dan serat asbestos dapat mematikan jika dihirup.

3. Toksiksitas Biologi
Contohnya yaitu sebagai barikut dan virus yang dapat menyebabkan penyakit di dalam organisme hidup.
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Bella Selvi Lestari 2013024008 -
Nama : Bella Selvi Lestari
NPM : 2013024008
Izin menjawab Bu
Contoh zat yang menjadi contoh dari klasifikasi kerja toksik yaitu :

• Eksplosif
Adalah suatu zat padat atau cair atau campuran keduanya yang karena suatu reaksi kimia dapat menghasilkan gas dalam jumlah dan tekanan yang besar serta suhu yang tinggi, sehingga menimbulkan kerusakan disekelilingnya. Zat eksplosif amat peka terhadap panas dan pengaruh mekanis (gesekan atau tumbukan), ada yang dibuat sengaja untuk tujuan peledakan atau bahan peledak seperti trinitrotoluene (TNT), nitrogliserin dan ammonium nitrat (NH4NO3). Contoh lainnya adalah Asetilena dan amonium nitrat.

1. Toksisitas fisika yaitu bentuk aksi serangan secara fisika cendrung dalam bentuk penghancuran. Contoh dermatitis, kulit pecah pecah, kering

2. Toksisitas kimia yaitu kerusakan pada jarinagn atau kematian pada sel akibat kontak langsung dengan zat kimia yang kuat. Contoh zat : asam sulfat, formalin, benzen

3. Toksisitas fisiologis yaitu akibat terjadinya ikatan antara substansi enzim dengan logam berat sehingga enzim tak mampu berfungsi normal. Contoh batu bara yang debu nya dapat dihirup.
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Naura Aya Tsabita 2013024038 -
Nama : Naura Aya Tsabita
NPM : 2013024038

Izin menjawab bu,

Klasifikasi toksikan yaitu toksisitas fisika, toksisitas kimia, toksisitas fisiologis.

1. Toksisitas fisika yaitu bentuk aksi serangan secara fisika cendrung dalam bentuk penghancuran. Contoh dermatitis, kulit pecah pecah, kering

2. Toksisitas kimia yaitu kerusakan pada jarinagn atau kematian pada sel akibat kontak langsung dengan zat kimia yang kuat. Contoh zat : asam sulfat, formalin, benzen

3. Toksisitas fisiologis yaitu akibat terjadinya ikatan antara substansi enzim dengan logam berat sehingga enzim tak mampu berfungsi normal. Contoh batu bara yang debu nya dapat dihirup
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Yessica Solafide Siregar 2013024050 -
Nama : Yessica Solafide Siregar
NPM : 2013024050

Izin menjawab ibu,
Contoh dari klasifikasi kerja toksik :
1. Toksisitas kimia, meliputi zat-zat inorganik seperti timah, merkuri, asbestos, asam hidrofluorat, dan gas klorin, serta zat-zat organik seperti metil alkohol.
2. Toksisitas fisika, contohnya zat yang ada pada deterjen.
3. Toksisitas fisiologi, contohnya zat-zat yang ada pada debu batu bara dan serat asbestos.
4. Toksisitas akut, contohnya racun pada sianida.
5. Toksisitas kronis, contohnya memakan bakso yang mengandung boraks.
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Nurul Afifah Luthfiani 2013024028 -
Nama : Nurul Afifah Luthfiani
NPM : 2013024028

Izin menjawab bu,

Umumnya ada tiga jenis zat beracun, yaitu kimia, biologi, dan fisika:

- Zat beracun kimiawi meliputi zat-zat inorganik seperti timah, merkuri, asbestos, asam hidrofluorat, dan gas klorin, serta zat-zat organik seperti metil alkohol, sebagian besar obat-obatan, dan racun dari makhluk hidup.
- Zat beracun biologis meliputi bakteri dan virus yang dapat menciptakan penyakit di dalam organisme hidup.
- Zat beracun fisik adalah zat-zat yang karena sifat alamiahnya mampu mengganggu proses biologis. Misalnya, debu batu bara dan serat asbestos yang dapat mematikan jika dihirup.
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Alzha Aldhiesta Putri 2013024060 -
Nama: Alzha Aldhiesta Putri
NPM: 203024060
Izin menanggapi bu

1. Toksisitas fisika yaitu bentuk aksi serangan secara fisika cendrung dalam bentuk penghancuran. Contoh dermatitis, kulit pecah pecah, kering

2. Toksisitas kimia yaitu kerusakan pada jarinagn atau kematian pada sel akibat kontak langsung dengan zat kimia yang kuat. Contoh zat : asam sulfat, formalin, benzen

3. Toksisitas fisiologis yaitu akibat terjadinya ikatan antara substansi enzim dengan logam berat sehingga enzim tak mampu berfungsi normal. Contoh batu bara yang debu nya dapat dihirup

4.Toksisitas kronis (akibat keracunan dalam jangka panjang)
Contoh : Mengonsumsi bahan makanan yang mengandung borax/formalin jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus menerus akan menyebabkan masalah atau kerusakan fungsi organ tubuh

5. Toksisitas akut (keracunan dalam waktu singkat)
Contoh: racun sianida
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Sisilia Dela Anggraini 2013024040 -
Nama : Sisilia Dela Anggraini
NPM : 2013024040

Izin menjawab,
Contoh zat berdasarkan klasifikasi kerja toksik

- Toksisitas fisika, yaitu bentuk aksi serangan toksikkan secara fisika cenderung dalam bentuk penghancuran. Contoh zat misalnya terdapat pada deterjen yang dapat menyebabkan dermatitis, kulit pecah-pecah atau kering.

- Toksisitas kimia, contohnya zat-zat inorganik seperti timah, merkuri, asbestos, asma hidrofluorat dan gas klorin

- Toksisitas fisiologi, yaitu akibat terjadinya ikataan antara substansi enzim dengan logam berat sehingga enzim tidak mampu berfungsi normal. contoh debu batu bara yang dapat mematikan jika dihirup.
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Fara Dila Puteri 2013024048 -
Nama : Fara Dila Puteri
NPM : 2013024048
Izin menjawab, bu
contoh zat yang menjadi contoh dari klasifikasi kerja toksik adalah contohnya pada kasus Jessica Mirna dengan senyawa sianida yang merenggut nyawa mirna , munir diiracun dengan arsenik yang masuk penggolongan toksisitas akut yang termasuk toksisitas kimia. Contoh pada toksisitas fisika adalah saat kulit terasa panas jika terkena deterjen.
Terimakasih bu
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Shinta Aulia Adesta 2013024032 -
Nama: Shinta Aulia Adesta
NPM: 2013024032

Izin menjawab, Bu.
1. Zat beracun kimiawi meliputi zat-zat inorganik seperti timahmerkuriasbestosasam hidrofluorat, dan gas klorin, serta zat-zat  organik seperti metil alkohol, sebagian besar obat-obatan, dan racun dari makhluk hidup.
2. Zat beracun biologis meliputi bakteri dan virus yang dapat menciptakan penyakit di dalam organisme hidup.
3. Zat beracun fisik adalah zat-zat yang karena sifat alamiahnya mampu mengganggu proses biologis. Misalnya, debu batu bara dan serat asbestos yang dapat mematikan jika dihirup.

Untuk zat-zat toksik yang kerjanya dalam tubuh secara lokal misal: zat-zat korosif, konsentrasi lebih penting dari dosis total. Contoh asam sulfat jika terkena kulit/tangan pekerja akan menimbulkan luka bakar di sekitar area yang terkena. ▪ Berbeda dengan zat toksik yang bekerja secara sistemik, dosis yang berperan menimbulkan berat ringannya efek yang ditimbulkan. Contoh: neurotoksik
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh redhita maharani a.kodir 2013024012 -
Nama: Redhita Maharani A.Kodir
NPM: 2013024012

izin menjawab bu,
Zat yang merupakan contoh dari klasifikasi kerja toksik antara lain:

1. Toksiksitas Kimia
Contohnya: benzena, etanol, formalin, toluena, amonia, Karbon monoksida, dan asam sulfat.

2. Toksiksitas Biologi
Contohnya: Virus yang dapat menyebabkan penyakit di dalam organisme hidup.

3. Toksisitas Fisiologi
Contohnya: Batu bara dan serat asbestos dapat mematikan jika dihirup.
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Nadya Anom Permata 2013024044 -
Nama: Nadya Anom Permata
NPM: 2013024044

Izin menjawab

1. Toksisitas kimia, contohnya meliputi zat-zat pestisida, Pelarut, Aditif, dll. Efeknya yaitu kanker, Mutasi, Kerusakkan hati, dll.

2. Toksisitas fisika, yaitu bentuk aksi serangan toksikkan secara fisika cenderung dalam bentuk penghancuran. Contoh dermatitis, kulit pecah-pecah, atau kering. Contoh zat nya deterjen.

3. Toksisitas fisiologi, yaitu akibat terjadinya ikataan antara substansi enzim dengan logam berat sehingga enzim tidak mampu berfungsi normal. contoh debu batu bara yang dapat mematikan jika dihirup.

4. Toksisitas akut, contohnya racun pada sianida.

5. Toksisitas kronis, dapat mendampakan keracunan setelah terpapar dalam waktu lama seperti borax pada baso.
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Anisa Febrianti 2013024036 -
Nama: Anisa Febrianti
NPM: 2013024036

Izin menjawab, Bu.
Contoh zat yang menjadi contoh dari klasifikasi kerja toksik adalah
1. Toksisitas Fisika
Contoh zat: zat-zat yang sifat alamiahnya mampu mengganggu proses biologis. Misalnya, debu batu bara dan serat asbestos yang dapat mematikan jika dihirup.

2. Toksisitas Kimia
Contoh: zat-zat inorganik seperti timah, merkuri, asbestos, asam hidrofluorat, dan gas klorin, serta zat-zat organik seperti metil alkohol, sebagian besar obat-obatan, dan racun dari makhluk hidup.

3. Toksisitas Biologi
Contoh: Zat beracun biologis meliputi bakteri dan virus yang dapat menciptakan penyakit di dalam organisme hidup. Toksisitas biologis sulit diukur karena "batas dosis"-nya bisa berupa satu organisme tunggal.
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Nofyana Safitri 2013024006 -
Nama : Nofyana Safitri
NPM : 2013024006
Izin menjawab, ibu

  • Toksisitas Fisika, contoh zat debu batu bara dan serat asbestos yang dapat mematikan jika dihirup.
  • Toksisitas kimia,.contoh zat iritan yang terdapat dalam bawang akan menyebabkan rasa pedih di mata dan produksi air di mata meningkat, zat yang menyebabkan dermatitis yaitu skin rash, Inhalasi/penghirupan gas sulfur dioksida akan menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan (bronchitis) dan paru (sembab paru), zat-zat inorganik seperti timah, merkuri, asbestos, asam hidrofluorat, dan gas klorin, serta zat-zat organik seperti metil alkohol, sebagian besar obat-obatan, dan racun dari makhluk hidup.
  • Toksisitas fisiologis, contoh zat timbal, arsen, kadmium, kromium, kobalt, mangan dan merkuri sebagai campuran untuk kosmetika
  • Toksisitas biologi, contoh keracunan makanan yang disebabkan oleh bakteri yang berkembang biak dan virus.

Sekian, terimakasih bu.

Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Wulan Rahma Prastiwi 2013024034 -

Nama : Wulan Rahma Prastiwi 

NPM : 2013024034

Kelas : B

Toksisitas adalah kemampuan suatu senyawa atau molekul kimia dalam menimbulkan keracunan atau kerusakan pada suatu bagian yang peka di dalam maupun di luar tubuh organisme.

 Klasifikasi toksikan : 

a. Toksisitas fisika, yaitu bentuk aksi serangan toksikkan secara fisika cenderung dalam bentuk penghancuran. Contoh dermatitis, kulit pecah-pecah, atau kering yang disebabkan oleh zat sinar UV 

b. Toksisitas kimia, yaitu kerusakan pada jaringan, atau kematian pada sel, atau gangguan metabolis-me, akibat kontak langsung dengan zat kimia alkalis atau asam-asam kuat, atau inhalasi uap atau senyawa logam berat. Contoh : 

c. Toksisitas fisiologis, yaitu akibat terjadinya ikatan antara substansi enzim dengan logam berat sehingga enzim tidak mampu berfungsi normal. Contoh : sianida yang menyebabkan kematian jika dikonsumsi oleh manusia karena merusak kerja sistem (fungsi fisiologis) tubuh manusia. 

Umumnya ada tiga jenis zat beracun, yaitu kimia, biologi, dan fisika:

Zat beracun kimiawi meliputi zat-zat inorganik seperti timah, merkuri, asbestos, asam hidrofluorat, dan gas klorin, serta zat-zat organik seperti metil alkohol, sebagian besar obat-obatan, dan racun dari makhluk hidup.

Zat beracun biologis meliputi bakteri dan virus yang dapat menciptakan penyakit di dalam organisme hidup. 

Zat beracun fisik adalah zat-zat yang karena sifat alamiahnya mampu mengganggu proses biologis. Misalnya, debu abu vulkanik dan karbon monoksida yang dapat berbahaya jika dihirup.

Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Frinsma Liszia 2013024024 -
Nama : Frinsma Liszia
NPM : 2013024024

Izin menjawab Bu,

Adapun contoh zat yang menjadi contoh dari klasifikasi kerja toksik yaitu sebagai berikut,
1. Toksisitas kimia
Zat beracun kimiawi meliputi zat-zat inorganik seperti timah, merkuri, asbestos, asam hidrofluorat, dan gas klorin, serta zat-zat organik seperti metil alkohol, sebagian besar obat-obatan, dan racun dari makhluk hidup.
2. Toksisitas Biologi
Zat beracun biologis meliputi bakteri dan virus yang dapat menciptakan penyakit di dalam organisme hidup. Secara teori, satu virus, bakteri, atau cacing dapat bereproduksi dan mengakibatkan infeksi parah.
3. Toksisitas Fisika
Zat beracun fisik adalah zat-zat yang karena sifat alamiahnya mampu mengganggu proses biologis. Misalnya, debu batu bara dan serat asbestos yang dapat mematikan jika dihirup.
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Khomsatun Nikmah 2013024026 -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Nama : Khomsatun Nikmah
Npm : 2013024026

Izin menjawab ibu,
Salah satu contoh zat dari klasifikasi kerja toksik yaitu Seng, Seng merupakan salah satu contoh zat Toksisitas Kimia. Seng merupakan trace elemen essensial bagi kehidupan manusia. Seng dibutuhkan tubuh sangat sedikit, tetapi tetap harus diperhatikan agar tidak toksik. Zn mempunyai peranan yang penting dalam gizi manusia. Defisiensi Zn dapat menyebabkan suatu masalah. kesehatan masyarakat, terutama di negara-negara berkembang. Defisiensi Zn pertama kali ditemukan pada tahun 1961 di Timur Tengah.
Toksisitas seng adalah kondisi medis yang melibatkan overdosis, atau paparan berlebihan toksik terhadap seng . Tingkat toksisitas tersebut telah terlihat terjadi pada konsumsi lebih dari 50 mg seng. Penyerapan seng yang berlebihan dapat menekan penyerapan tembaga dan besi. Ion seng bebas dalam larutan sangat beracun bagi bakteri, tanaman, invertebrata, dan bahkan ikan vertebrata. Seng adalah trace metal esensial dengan toksisitas yang sangat rendah pada manusia.
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Silvia Julianti 2013024014 -

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh
Nama : Silvia Julianti
NPM  : 2013024014

Izin menjawab Bu.

1. Aseton
Aseton adalah zat yang banyak ditemukan di cairan penghapus kuteks, pelitur mebel, serta wallpaper. Ketika terekspos udara, aseton menguap dengan sangat cepat dan mudah sekali terbakar. Aseton adalah bahan kimia berbahaya yang bisa menyebabkan keracunan fatal.

2. Benzena
Zat kimia ini banyak ditemukan di cat, lem, deterjen, asap rokok, hingga kapur barus. Benzena menguap ke udara dengan sangat cepat. Benzena bekerja dengan mengacaukan kerja sel dalam tubuh. Sebagai contoh, paparan benzena jangka panjang dalam dosis besar berisiko menyebabkan sumsum tulang untuk tidak memproduksi cukup sel darah merah. Benzena juga berpotensi merusak sistem kekebalan tubuh dengan mengubah kadar antibodi dan menyebabkan hilangnya sel darah putih. Dalam jangka panjang, benzena berlebihan bisa menyebabkan anemia. Lebih buruk lagi, paparan berat berkepanjangan berpotensi menimbulkan leukemia.

3. Etanol
Etanol, atau yang memiliki nama lain etil alkohol, adalah jenis alkohol yang umum ditemukan di hampir semua produk rumahan. Etanol terkandung di parfum, deodoran, sampo, sabun cuci piring, hingga obat kumur dan hand sanitizer. Paparan terhadap etanol yang masih dalam batas wajar tak selalu membawa dampak buruk bagi kesehatan. Namun, jika  terkena kontak dengan etanol murni dalam jumlah besar (oral, kulit, maupun hirup) gejala keracunan bisa bervariasi.

4. Formalin
Formaldehida alias formalin adalah senyawa kimia yang umum digunakan untuk memproduksi bahan bangunan dan berbagai produk rumah tangga, seperti asbes, resin, kompor gas, asap rokok, serta pestisida. Kadar formalin yang tinggi di udara berisiko menyebabkan efek samping seperti iritasi kulit, mata, hidung, dan tenggorokan. Paparan berkepanjangan dalam kadar yang tinggi bahkan berpotensi menyebabkan jenis kanker tertentu.

5. Toluena
Toluena adalah agen pelarut yang banyak terkandung di dalam cat, parfum, lem, tinta, serta produk pembersih rumah. Uap dari toluena yang terhirup manusia berisiko memicu gejala keracunan yang berkaitan dengan sistem saraf pusat.

6. Amonia
Amonia merupakan jenis gas yang memiliki bau tajam. Zat kimia berbahaya yang satu ini bisa ditemukan di produk pemutih, pembersih kaca, cat, serta pemoles furnitur. Apabila amonia terlepas di udara dengan kadar yang tinggi, hal ini berisiko menimbulkan efek berupa iritasi kulit dan mata.

7. Karbon monoksida
Karbon monoksida alias CO bisa muncul dari asap pembakaran sampah, mobil, atau asap dari masakan di dapur. Kadar karbon monoksida yang berlebihan di udara berisiko menimbulkan keracunan, mulai dari sakut perut, pusing, sakit kepala, hingga nyeri dada.

8. Asam sulfat
Asam jenis ini biasanya ditemukan di deterjen, pupuk, serta pembersih toilet. Asam sulfat adalah zat kimia yang sangat kuat dan bersifat korosif. Ketika terpapar tubuh,  akan mengalami gejala kesulitan bernapas, sensasi terbakar di tenggorokan, demam, dll.

Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh fitriya lukita permata sari -

Nama : Fitriya Lukita Permata Sari

NPM : 1813024022

izin menjawab bu, 

Toksikologi hidrokarbon, Komponen hidrokarbon adalah komponen yang paling banyak terkandung dalam minyak bumi dan gas alam. Hidrokarbon yang terkandung di dalam minyak bumi terutama adalah alkana dan sikloalkana, sedangkan senyawa lain yang terkandung di dalam minyak bumi diantaranya adalah sulfur, oksigen, nitrogen, dan senyawa-senyawa yang mengandung konstituen logam terutama nikel, besi, dan tembaga. Hidrokarbon merupakan salah satu kontaminan yang penting, dalam arti jumlah dan dampak buruk bagi manusia dan lingkungannya. Minyak dan turunannya merupakan salah satu contoh dari hidrokarbon yang banyak digunakan manusia, dan sangat potensial mencemari lingkungan. contoh lainnya dari zat dari klasifikasi kerja toksik :

  • Toksisitas kronis, contohnya yaitu zat pengawet, pewarna,boraks pada bakso dan perasa pada makanan.
  • Toksisitas Kimia, Contohnya zat-zat inorganik seperti timah, merkuri, asbestos, asam hidrofluorat, dan gas klorin, serta zat-zat organik seperti metil alkohol, sebagian besar obat-obatan, dan racun dari makhluk hidup.
  • Toksisitas fisika, Contohnya: benzena, etanol, formalin, toluena, amonia, Karbon monoksida, dan asam sulfat.
  • Toksiksitas Biologi, Contohnya Virus yang dapat menyebabkan penyakit di dalam organisme hidup.
  • Toksisitas fisiologisyaitu akibat terjadinya ikatan antara substansi enzim dengan logam berat sehingga enzim tidak mampu berfungsi normal. Contoh : sianida yang menyebabkan kematian jika dikonsumsi oleh manusia karena merusak kerja sistem (fungsi fisiologis) tubuh manusia. 
Sebagai balasan Berti Yolida

Re: Tugas Latihan 3

oleh Sasi Rahmawati 2013024020 -
Nama : Sasi Rahmawati
NPM : 2013024020
Izin menjawab bu,

contoh zat yang menjadi contoh dari klasifikasi kerja toksik yaitu ada toksisitas kimia yang kandungan kimianya ada Amina aromatik, hydrokarbon, halogen dll. serta contoh penggunaannya ada pestisida, pelarut, aditif. kemudian toksisitas fisika Misalnya, debu batu bara dan serat asbestos yang dapat mematikan jika dihirup. dan toksisitas biologis meliputi bakteri dan virus yang dapat menciptakan penyakit di dalam organisme hidup.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tugas Latihan 3

oleh OSY NADYA CRISTI 2013024010 -
Nama : Osy Nadya Cristi
NPM : 2013024010

Izin menjawab bu,
Dalam klasifikasi kerja toksik terdiri dari 2 yaitu toksisitas akut dan toksisitas kronis.

1. Toksisitas kronis (akibat keracunan dalam jangka panjang)
Contoh : Mengonsumsi bahan makanan yang mengandung borax/formalin jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus menerus akan menyebabkan masalah atau kerusakan fungsi organ tubuh
2. Toksisitas akut (keracunan dalam waktu singkat)
Contoh: racun sianida

Sedangkan zat yang merupakan contoh dari klasifikasi kerja toksik adalah sebagai berikut:
Asam sulfat, merkuri, etanol, formalin, toluena, amonia, biasanya zat-zat tersebut berada di deterjen, lem, bahan kosmetik, alkohol, bahkan didalam bahan makanan. kategori zat-zat tersebut masuk kedalam toksiksitas kimia.