“Menguji Keselarasan OBE dalam Perencanaan Pembelajaran Ekonomi”
Waktu: 1 minggu
Tujuan Penugasan
Setelah menyelesaikan tugas ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- membedakan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK;
- menganalisis penerapan prinsip OBE dalam pembelajaran ekonomi;
- mengidentifikasi keselarasan antara learning outcome, aktivitas pembelajaran, dan asesmen;
- memberikan rekomendasi perbaikan perencanaan pembelajaran berdasarkan prinsip constructive alignment.
Kasus
Pak Andi adalah guru Ekonomi kelas XI. Ia akan mengajarkan materi “Kebijakan Moneter dan Dampaknya terhadap Perekonomian”.
Dalam RPP/modul ajarnya, Pak Andi menuliskan tujuan pembelajaran:
“Peserta didik memahami pengertian, tujuan, instrumen, dan jenis kebijakan moneter.”
Untuk mencapai tujuan tersebut, Pak Andi melakukan kegiatan:
- menjelaskan materi menggunakan PowerPoint selama 60 menit;
- meminta peserta didik membaca buku teks;
- memberikan beberapa pertanyaan lisan;
- meminta peserta didik membuat rangkuman materi.
Pada akhir pembelajaran, Pak Andi memberikan tes:
1. Jelaskan
pengertian kebijakan moneter!
2. Sebutkan tiga instrumen kebijakan moneter!
3. Jelaskan tujuan kebijakan moneter!
4. Sebutkan jenis-jenis kebijakan moneter!
Namun, Pak Andi sebenarnya ingin peserta didiknya memiliki kemampuan yang lebih tinggi, yaitu:
“Peserta didik mampu menganalisis dampak perubahan suku bunga terhadap konsumsi, investasi, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi serta memberikan argumentasi berdasarkan data.”
Tugas Mahasiswa
Berdasarkan kasus tersebut, lakukan analisis menggunakan perspektif OBE dan constructive alignment.
1. Analisis OBE
Identifikasi apakah tujuan pembelajaran Pak Andi sudah mencerminkan prinsip OBE.
Jelaskan:
- Apa kelemahan rumusan tujuan tersebut?
- Kata kerja apa yang menunjukkan kemampuan tingkat rendah?
- Bagaimana seharusnya tujuan pembelajaran dirumuskan agar lebih berorientasi pada outcome?
2. Rumuskan Sub-CPMK
Sebagai calon guru ekonomi, rumuskan 1 Sub-CPMK yang memenuhi prinsip:
- spesifik;
- terukur;
- relevan dengan materi;
- berorientasi pada kemampuan mahasiswa/peserta didik;
- menggunakan kata kerja operasional.
Contoh format:
Peserta didik mampu ........................................ berdasarkan ........................................
3. Analisis Constructive Alignment
Analisis keselarasan antara:
|
Komponen |
Kondisi Pak Andi |
Analisis Anda |
|
Learning Outcome |
Memahami kebijakan moneter |
Apakah sudah tepat? Mengapa? |
|
Aktivitas pembelajaran |
Ceramah, membaca, merangkum |
Apakah mendukung outcome? |
|
Asesmen |
Soal definisi dan menyebutkan |
Apakah mengukur outcome? |
|
Alignment |
Selaras/tidak selaras |
Jelaskan alasannya |
4. Rancang Perbaikan
Ubahlah rancangan Pak Andi agar menerapkan constructive alignment.
Buat rancangan singkat:
Sub-CPMK → Aktivitas Pembelajaran → Produk/Bukti Belajar → Asesmen
Contoh format:
|
Sub-CPMK |
Aktivitas |
Produk/Bukti |
Asesmen |
|
Mahasiswa/peserta didik mampu menganalisis... |
Analisis kasus kenaikan/penurunan suku bunga |
Laporan analisis |
Rubrik analisis |
5. Berikan Argumentasi
Tuliskan jawaban terhadap pertanyaan berikut:
“Mengapa seorang guru ekonomi tidak cukup hanya mengajarkan konsep dan definisi ekonomi, tetapi harus memastikan adanya keselarasan antara capaian pembelajaran, aktivitas belajar, dan asesmen?”
Jawaban 300–500 kata dan harus menggunakan argumentasi akademik.
Produk Akhir
Mahasiswa mengumpulkan 1 dokumen analisis 3–5 halaman, terdiri atas:
- identitas mahasiswa;
- analisis kasus;
- analisis OBE;
- rumusan Sub-CPMK;
- analisis constructive alignment;
- rancangan perbaikan;
- argumentasi/refleksi;
- daftar referensi.
Gunakan minimal 3 referensi ilmiah, dengan sekurang-kurangnya 1 artikel jurnal nasional SINTA 1 atau artikel internasional bereputasi.
Rubrik Penilaian
|
Aspek |
Bobot |
|
Ketepatan memahami OBE, CPL, CPMK, Sub-CPMK |
20% |
|
Kedalaman analisis kasus |
25% |
|
Ketepatan penerapan constructive alignment |
25% |
|
Kualitas rancangan perbaikan |
20% |
|
Argumentasi, referensi, dan tata tulis |
10% |
|
Total |
100% |
Kriteria keberhasilan
Mahasiswa tidak cukup menjawab “sudah selaras” atau “belum selaras”.
Anda harus mampu menjelaskan:
Apa masalahnya → mengapa menjadi masalah → prinsip apa yang dilanggar → bagaimana memperbaikinya → mengapa solusi tersebut lebih baik.
Setelah menyelesaikan tugas, renungkan oleh Anda:
Jika kelak saya menjadi guru ekonomi, apakah saya akan lebih sibuk memikirkan “materi apa yang harus saya sampaikan” atau “kemampuan apa yang harus dimiliki peserta didik setelah belajar”?
Jawaban atas pertanyaan tersebut merupakan inti dari perubahan paradigma dari pembelajaran berbasis materi menuju pembelajaran berbasis capaian (OBE).