FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

Number of replies: 8

                                                                            A

Forum ini disediakan untuk berdiskusi dan berbagi mengenai Laporan observasi yang sedang dipelajari. 

Silahkan berpartisipasi aktif pada forum ini untuk memperdalam pemahaman Saudara mengenai materi yang telah disampaikan di atas.

Petunjuk diskusi kelompok:

  1. Kelompok yang mendapatkan giliran untuk memaparkan materi  sesuai dengan Topik Bahasan menyiapkan  media presentasi berupa PPT interaktif untuk diunggah dalam forum ini. 
  2. Mahasiswa lainnya pada hari pertemuan memahami materi presentasi dan materi makalah dan dipersilahkan untuk bertanya,  terkait materi tersebut atau hal-hal lain yang berhubungan dengan materi yang ditampilkan oleh pemateri. Cara bertanya dan berdiskusi: Mahasiswa me-reply pada topik yang disediakan kemudian menuliskan nama dan NPM serta pertanyaan atau berupa tanggapan.
  3. Selamat berdiskusi dan tetap semangat.


In reply to First post

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

Anastasia Ratna Kezia Listyani གིས-

Link Google Drive kelompok 2 

Anggota : 

Anastasia Ratna Kezia Listyani _2413053016

Icha Nuraini_2453053010

Celsi Aura Jingga_2453053050

In reply to Anastasia Ratna Kezia Listyani

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

Melisa Rahmadini གིས-
Nama: Melisa Rahmadini
NPM: 2413053111

Izin bertanya kepada kelompok 2
Pertanyaannya, Jika kesulitan berhitung atau diskalkulia bukan disebabkan oleh rendahnya kecerdasan, bagaimana cara pendidik membedakan siswa yang benar-benar mengalami diskalkulia dengan siswa yang hanya kurang latihan, kurang motivasi, atau kurang mendapatkan metode pembelajaran yang sesuai. Indikator apa yang bisa menjadi dasar bagi guru dalam membedakan kedua kondisi tersebut secara objektif?
In reply to Melisa Rahmadini

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

Celsi Aura Jingga གིས-
Nama : Celsi Aura Jingga
Npm :2453053050

Izin menjawab pertanyaan,dari Melisa
Sebagai calon pendidik,dapat membedakan diskalkulia dari sekadar kurang latihan dengan melihat sifat dan konsistensi kesulitannya. Diskalkulia, yang termasuk gangguan belajar spesifik, ditandai oleh hambatan yang menetap dalam memahami konsep angka, nilai tempat, dan operasi dasar meskipun sudah mendapat pembelajaran yang memadai. Siswa sering menunjukkan pola kesalahan yang sama, lambat, dan tetap kesulitan walau sudah diberi latihan berulang.
Sebaliknya, siswa yang kurang latihan atau motivasi biasanya mengalami peningkatan setelah diberi pengulangan, bimbingan, atau metode yang lebih sesuai. Kesalahan mereka tidak konsisten dan cepat membaik dengan intervensi sederhana. Jadi, indikator objektif bagi guru adalah: kesulitan yang persisten, pola kesalahan yang berulang, dan respons yang minim terhadap pembelajaran tambahan.
In reply to Anastasia Ratna Kezia Listyani

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

Arlita Ratna Dewi གིས-

Izin bertanya saya:

Nama:Arlita Ratna Dewi

Npm:2413053167

Menurut teman-teman kelompok 2, Bagaimana Karakteristik peserta didik (siswa) SD (tahap operasional kongkret) itu berikan 1 contoh tindakan apa yang sebaiknya dilakukan pendidik dalam mengajar peserta didik yang berada pada tahap operasional konkret selain pada contoh yang ada di makalah? Jelaskan secara singkat, Terima Kasih

In reply to Arlita Ratna Dewi

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

Anastasia Ratna Kezia Listyani གིས-
Baik Arlita saya bantu jawab, jadi peserta didik SD yang berada pada tahap operasional konkret umumnya sudah mampu berpikir logis, tetapi masih membutuhkan hal-hal yang nyata atau bisa dilihat secara langsung. Mereka lebih mudah memahami materi jika menggunakan benda konkret, contoh nyata, atau pengalaman sehari-hari. Anak juga mulai mampu mengelompokkan, membandingkan, dan memahami sebab-akibat sederhana.
Contoh tindakan kita sebagai pendidik:
Saat mengajarkan konsep pecahan, guru dapat menggunakan benda nyata seperti kue atau kertas yang dipotong menjadi beberapa bagian. Dengan melihat dan memegang langsung, siswa lebih mudah memahami bahwa ½ berarti satu bagian dari dua bagian yang sama.
Jadi, pada tahap ini guru sebaiknya mengaitkan materi dengan benda nyata dan pengalaman langsung agar siswa lebih mudah memahami konsep.
In reply to Anastasia Ratna Kezia Listyani

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

Dian Nurmala Sari གིས-
Nama: Dian Nurmala Sari
NPM: 2413053195

Izin bertanya kepada kelompok 2
Menurut kelompok kalian bagaimana keterkaitan antara pendekatan STEM/STEAM dengan pembentukan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka di sekolah dasar?

Terimakasih
In reply to Dian Nurmala Sari

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

Icha Nuraini གིས-

Nama: Icha Nuraini 

NPM: 2453053010

Menurut kelompok kami, pendekatan STEM/STEAM memiliki keterkaitan yang kuat dengan pembentukan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Melalui pembelajaran berbasis proyek dan pemecahan masalah, siswa dilatih untuk berpikir kritis, kreatif, dan mampu bekerja sama dengan teman-temannya. Kegiatan dalam STEM/STEAM juga mendorong siswa untuk lebih mandiri, bertanggung jawab, serta berani mencoba dan menemukan solusi dari permasalahan yang ada di lingkungan sekitar. Selain itu, pembelajaran ini tetap dapat diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai akhlak, gotong royong, dan sikap saling menghargai. Dengan demikian, pendekatan STEM/STEAM tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga mendukung terbentuknya karakter siswa sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.