Cobalah diskusikan bersama rekan-rekan anda:
- Bagaimana ketimpangan dalam input pendidikan (guru, fasilitas, teknologi) memengaruhi hasil pendidikan di daerah?
- Mengapa kebijakan afirmatif seperti KIP, BOS, atau program inklusi belum optimal dalam meratakan permintaan dan supply pendidikan?
- Apakah investasi pemerintah pada pendidikan akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi wilayah tertinggal? Jelaskan menggunakan data empiris.
- Apa perbedaan pendekatan kebijakan untuk meningkatkan akses pendidikan vs. meningkatkan kualitas pendidikan? Mana yang harus didahulukan?
- Bagaimana peran sektor non-pemerintah (swasta, komunitas) dalam mengatasi masalah pendidikan di Indonesia?