Nama: Lena septiana
kelas: 25C
Npm: 2513032074
Tahap-tahap perkembangan moral menurut Lawrence Kohlberg
Menurut Kohlberg kesadaran moral seseorang berkembang dalam 3 level:
1. Level Prakonvensional: seseorang menilai perihal yang baik dan buruk berdasarkan faktor-faktor di luar dirinya,seperti hukuman sebab-akibat, ganjaran dan hukuman serta menyenangkan-tidak menyenangkan.
Level ini dibagi menjadi 2 tahap:
A. Tahap yang pertama yaitu orientasi hukuman dan kepatuhan,contoh dari tahap ini adalah seorang anak merasa benar apabila mematuhi perkataan orang tuanya dan akan merasa bersalah apabila melanggar perintah orang tuanya, penalaran moral ini didasari oleh kesadaran bahwa ketika ia tidak patuh ia akan mendapatkan hukuman yang menimbulkan rasa sakit dan perasaan tidak nyaman.
B. Tahap orientasi relativis instrumental, yaitu seseorang melakukan kebaikan untuk mendapatkan keuntungan atau imbalan pribadi. Perbuatan baik dianggap sebagai sarana untuk memperoleh sesuatu yang diinginkan, seperti hadiah atau pujian.
2. tingkat konvensional
Konvensional dibagi menjadi 2 tahap yaitu:
1. Orientasi anak manis
(Mengandung prinsip bahwa saya adalah anak manis, perilaku yang baik adalah perilaku yang menyenangkan orang lain, membantu orang lain dan sesuai yang diharapkan orang lain,unsur loyalitas dan kelompok sangat di dewakan biasanya anak remaja rela berbohong demi melindungi temannya daripada dianggap penghianat oleh kelompok)
2. Orientasi hukum dan ketertiban
Makna kelompok di perluas sadar bahwa dirinya adalah bagian dari masyarakat , selain organisasi ada kelompok yang lebih luas seperti suku bangsa, agama, dan negara. yang menyadari bahwa dirinya adalah dari kelompok besar itu yang demikian memiliki kewajiban untuk mentaati hukum yang berlaku.
Penekanannya adalah mematuhi hukum secara mutlak agar ketertiban sosial dapat terjamin, kebanyakan orang dewasa suda berada di tahap ini.
3. Tingkat Pascakonvensional
Individu pada tingkat ini dipengaruhi oleh prinsip-prinsip etika universal dan abstrak. Mereka cenderung membuat keputusan berdasarkan hati nurani dan prinsip-prinsip moral.
Fokus pada kontrak sosial dan hak-hak individu. Individu pada tahap ini cenderung memahami bahwa hak-hak individu perlu dilindungi dan dihormati.
Fokus pada prinsip-prinsip etika universal. Individu pada tahap ini cenderung membuat keputusan berdasarkan prinsip-prinsip etika yang universal dan abstrak.
Dapat disimpulkan bahwa bagi kohlberg hukum tertinggi adalah prinsip hati nurani yang berlaku universal oleh karena itu dibutuhkan suatu kepekaan hati nurani yang sangat besar ketika menghadapi suatu realitas.
kelas: 25C
Npm: 2513032074
Tahap-tahap perkembangan moral menurut Lawrence Kohlberg
Menurut Kohlberg kesadaran moral seseorang berkembang dalam 3 level:
1. Level Prakonvensional: seseorang menilai perihal yang baik dan buruk berdasarkan faktor-faktor di luar dirinya,seperti hukuman sebab-akibat, ganjaran dan hukuman serta menyenangkan-tidak menyenangkan.
Level ini dibagi menjadi 2 tahap:
A. Tahap yang pertama yaitu orientasi hukuman dan kepatuhan,contoh dari tahap ini adalah seorang anak merasa benar apabila mematuhi perkataan orang tuanya dan akan merasa bersalah apabila melanggar perintah orang tuanya, penalaran moral ini didasari oleh kesadaran bahwa ketika ia tidak patuh ia akan mendapatkan hukuman yang menimbulkan rasa sakit dan perasaan tidak nyaman.
B. Tahap orientasi relativis instrumental, yaitu seseorang melakukan kebaikan untuk mendapatkan keuntungan atau imbalan pribadi. Perbuatan baik dianggap sebagai sarana untuk memperoleh sesuatu yang diinginkan, seperti hadiah atau pujian.
2. tingkat konvensional
Konvensional dibagi menjadi 2 tahap yaitu:
1. Orientasi anak manis
(Mengandung prinsip bahwa saya adalah anak manis, perilaku yang baik adalah perilaku yang menyenangkan orang lain, membantu orang lain dan sesuai yang diharapkan orang lain,unsur loyalitas dan kelompok sangat di dewakan biasanya anak remaja rela berbohong demi melindungi temannya daripada dianggap penghianat oleh kelompok)
2. Orientasi hukum dan ketertiban
Makna kelompok di perluas sadar bahwa dirinya adalah bagian dari masyarakat , selain organisasi ada kelompok yang lebih luas seperti suku bangsa, agama, dan negara. yang menyadari bahwa dirinya adalah dari kelompok besar itu yang demikian memiliki kewajiban untuk mentaati hukum yang berlaku.
Penekanannya adalah mematuhi hukum secara mutlak agar ketertiban sosial dapat terjamin, kebanyakan orang dewasa suda berada di tahap ini.
3. Tingkat Pascakonvensional
Individu pada tingkat ini dipengaruhi oleh prinsip-prinsip etika universal dan abstrak. Mereka cenderung membuat keputusan berdasarkan hati nurani dan prinsip-prinsip moral.
Fokus pada kontrak sosial dan hak-hak individu. Individu pada tahap ini cenderung memahami bahwa hak-hak individu perlu dilindungi dan dihormati.
Fokus pada prinsip-prinsip etika universal. Individu pada tahap ini cenderung membuat keputusan berdasarkan prinsip-prinsip etika yang universal dan abstrak.
Dapat disimpulkan bahwa bagi kohlberg hukum tertinggi adalah prinsip hati nurani yang berlaku universal oleh karena itu dibutuhkan suatu kepekaan hati nurani yang sangat besar ketika menghadapi suatu realitas.