Posts made by Citra Aurora

pnm26h -> Forum Analisis Jurnal 2

by Citra Aurora -
Nama: Citra Aurora
NPM: 2513053196

Penelitian ini mengeksplorasi cara perkembangan moral anak-anak sekolah dasar berusia 11 hingga 12 tahun berdasarkan teori Kohlberg. Teori ini membagi kemajuan moral menjadi tiga tahap: pra-konvensional, konvensional, dan pasca-konvensional. Perbedaan di antara level seseorang tidak terletak pada tindakan yang diambil, melainkan motivasi di balik tindakan tersebut.

Studi ini melibatkan sepuluh siswa kelas VI dan memberikan mereka sebuah dilema moral — yaitu situasi Ardi yang bingung antara memenuhi janji ke rumah teman atau menjaga adik di rumah. Temuan menunjukkan bahwa sembilan dari sepuluh siswa memilih untuk pergi ke teman, dengan alasan mereka takut dianggap berbohong, khawatir tertinggal pelajaran, atau takut dimarahi. Ini menunjukkan bahwa mereka masih berada pada tahap pra-konvensional — berbuat baik bukan karena memahami apa itu kebaikan, melainkan untuk menghindari konsekuensi negatif.

Hanya satu siswa, Khansa, memiliki alasan yang berbeda. Dia memilih pergi ke rumah temannya sambil membawa adiknya, karena merasa kasihan pada temannya yang menunggu dan pada adiknya yang tidak ada yang menjaga. Ini menandakan bahwa dia telah mencapai tahap konvensional, yang mencerminkan pemikirannya terhadap perasaan orang lain dan pentingnya mempertahankan hubungan baik.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar anak SD berusia 11 sampai 12 tahun masih berada pada fase awal dalam pemikiran moral mereka. Mereka masih belum sepenuhnya memahami nilai kebaikan itu sendiri dan masih mengikuti norma yang benar demi menghindari sanksi. Oleh karena itu, peranan guru dan orang tua sangat vital untuk membantu mereka dengan membimbing agar secara bertahap memahami nilai kebaikan sebenarnya, bukan hanya sekadar takut akan hukuman.

pnm26h -> Forum Analisis Jurnal 1

by Citra Aurora -
Nama: Citra Aurora
NPM: 2513053196

Jurnal ini membahas tentang Dunia semakin terbuka, namun berbagai masalah besar tetap muncul, seperti kekerasan dan konflik antarnegara. Karena itu, pendidikan nilai moral menjadi sangat penting agar semua orang bisa hidup berdampingan dengan damai.
Setiap negara menempuh pendekatan berbeda: di Indonesia banyak pengajaran masih bersifat hafalan dan kurang praktik. India mengembangkan nilai yang bersifat inklusif bagi semua warga. Malaysia menyampaikan nilai melalui mata pelajaran dan kegiatan. Cina telah memasukkan pendidikan nilai ke dalam kurikulum, meski sering kalah prioritas dibandingkan pelajaran akademik.
Teori lama cenderung menekankan aspek individual. Menurut Capra, kita perlu melihat kehidupan sebagai keseluruhan yang saling terkait, bukan terpisah-pisah. Penanaman nilai juga tidak cukup hanya lewat pelajaran; butuh keteladanan, pembiasaan, dan sinergi antara sekolah dan keluarga. Intinya, pendidikan nilai bukan sekadar mengetahui apa yang baik, melainkan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.