NAMA: CLARA SINDY AMELIA
NPM: 2515012011
KELAS: B
ANALISIS SOAL 1
A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaks?
Jawaban: Berita tersebut membahas tentang maraknya penyebaran haoks dengan sosial media yang menjadikan pintu penyebaran hoaks semakin lebar. Sampai sekarang, penyebaran hoaks memang sulit untuk dihentikan apalagi jika sudah menyebar di sosial media, kebanyakan warga pun hanya menelan mentah-mentah atas berita yang sedang viral tanpa ditelusuri terlebih dahulu kebenarannya. Hal tersebut menjadi tantangan kita bersama, dan terdapat beberapa upaya yang harus dilakukan untuk memperkecil ruang hoaks ini. Sebagai warga negara, sudah seharusnya kita bersama-sama melakukan solusi atas hal-hal seperti ini. Jika dibiarkan, masyarakat akan semakin terbawa sesat dan dapat menimbulkan konflik yang besar. Upaya yang dapat saya lakukan ialah mengutamakan pengecekan atau penelusuran untuk mencapai fakta sebelum menyebarkan konten/berita, mempelajari lebih dalam cara membedakan antara berita hoaks dan valid, serta bersikap kritis terhadap konten politik.
B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan IPTEK yang lebih baik?
Jawaban: Pengembangan IPTEK yang tidak berlandaskan nilai-nilai Pancasila dapat memicu perpecahan bangsa. Media sosial seringkali justru memperbesar dampak negatif hoaks melalui sifat viralnya. Solusi pengembangan IPTEK yang lebih baik di antaranya adalah, para pemimpin politik harus memberikan contoh dalam menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggungjawab, pengembangan platform digital harus memperhatikan dampak sosialnya agar tidak sekedar mengejar viral tetapi juga mengandung kebenaran., dan memastikan setiap inovasi teknologi memperkuat persatuan bukan malah memperbesar penyebaran kebencian atau fitnah.
C. Sikap konsumerisme mennyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain. Bagaimanakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Jawaban: Solusi permasalahan konsumerisme teknologi dari sudut pandang Arsitektur
> Pemanfaatan teknologi material lokal: Arsitek dapat mengurangi ketergantungan pada produk luar negeri dengan menggunakan material lokal yang yang diproses dengan teknologi tepat guna.
> Arsitektur berkelanjutan sebagai identitas: Dengan mengedepankan desain yang menghargai nilai-nilai lokal dan keberlanjutan, arsitek dapat mendorong industri konstruksi dalam negeri untuk memproduksi alat dan bahan bangunan yang inovatif, sehingga perlahan mengubah posisi Indonesia dari konsumen menjadi produsen.
> Inovasi Smart Building berbasis konteks Indonesia: Daripada hanya mengimpor sistem bangunan pintar dari luar, arsitek dapat mengembangkan sistem efisiensi energi yang disesuaikan dengan iklim tropis Indonesia, sehingga teknologi yang digunakan lebih relevan dan tidak sekadar mengikuti tren global.
NPM: 2515012011
KELAS: B
ANALISIS SOAL 1
A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaks?
Jawaban: Berita tersebut membahas tentang maraknya penyebaran haoks dengan sosial media yang menjadikan pintu penyebaran hoaks semakin lebar. Sampai sekarang, penyebaran hoaks memang sulit untuk dihentikan apalagi jika sudah menyebar di sosial media, kebanyakan warga pun hanya menelan mentah-mentah atas berita yang sedang viral tanpa ditelusuri terlebih dahulu kebenarannya. Hal tersebut menjadi tantangan kita bersama, dan terdapat beberapa upaya yang harus dilakukan untuk memperkecil ruang hoaks ini. Sebagai warga negara, sudah seharusnya kita bersama-sama melakukan solusi atas hal-hal seperti ini. Jika dibiarkan, masyarakat akan semakin terbawa sesat dan dapat menimbulkan konflik yang besar. Upaya yang dapat saya lakukan ialah mengutamakan pengecekan atau penelusuran untuk mencapai fakta sebelum menyebarkan konten/berita, mempelajari lebih dalam cara membedakan antara berita hoaks dan valid, serta bersikap kritis terhadap konten politik.
B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan IPTEK yang lebih baik?
Jawaban: Pengembangan IPTEK yang tidak berlandaskan nilai-nilai Pancasila dapat memicu perpecahan bangsa. Media sosial seringkali justru memperbesar dampak negatif hoaks melalui sifat viralnya. Solusi pengembangan IPTEK yang lebih baik di antaranya adalah, para pemimpin politik harus memberikan contoh dalam menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggungjawab, pengembangan platform digital harus memperhatikan dampak sosialnya agar tidak sekedar mengejar viral tetapi juga mengandung kebenaran., dan memastikan setiap inovasi teknologi memperkuat persatuan bukan malah memperbesar penyebaran kebencian atau fitnah.
C. Sikap konsumerisme mennyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain. Bagaimanakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Jawaban: Solusi permasalahan konsumerisme teknologi dari sudut pandang Arsitektur
> Pemanfaatan teknologi material lokal: Arsitek dapat mengurangi ketergantungan pada produk luar negeri dengan menggunakan material lokal yang yang diproses dengan teknologi tepat guna.
> Arsitektur berkelanjutan sebagai identitas: Dengan mengedepankan desain yang menghargai nilai-nilai lokal dan keberlanjutan, arsitek dapat mendorong industri konstruksi dalam negeri untuk memproduksi alat dan bahan bangunan yang inovatif, sehingga perlahan mengubah posisi Indonesia dari konsumen menjadi produsen.
> Inovasi Smart Building berbasis konteks Indonesia: Daripada hanya mengimpor sistem bangunan pintar dari luar, arsitek dapat mengembangkan sistem efisiensi energi yang disesuaikan dengan iklim tropis Indonesia, sehingga teknologi yang digunakan lebih relevan dan tidak sekadar mengikuti tren global.