Posts made by Fillah Lutfiana

BHIDRO -> Analisis Banjir

by Fillah Lutfiana -

Assalamualaikum Wr. Wb. Izin memperkenalkan diri ibu,

Nama : Fillah Lutfiana

NPM : 2553034001

Kelas : 20205B

Izin menjawab ibu,

1. Bagaimana kita, seorang geografi, memandang kejadian banjir?

Seorang Geografi melihat banjir memalui 3 pendekatan 

Pendekatan Keruangan : Banjir terjadi karena adanya perbedaan karakteristik ruang di suatu wilayah. Wilayah yang berada di dataran rendah, bantaran sungai, atau kawasan pesisir memiliki risiko lebih tinggi terkena banjir dibandingkan wilayah lainnya. Karena disebabkan oleh faktor topografi yang rendah maka air cenderung mengalir dan menggenang disuatu wilayah. Melalui pendekatan ini, kitab isa menganalisis pola persebaran dan lokasi daerah rawan banjir menggunakan peta, SIG, dan penginderaan jauh.

Pendekatan Ekologi : Seorang Geografi memandang banjir sebagai cerminan dari ketidakseimbangan hubungan antara manusia dan lingkungannya. Banjir tidak semata-mata disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, tetapi juga dipicu oleh alih fungsi lahan, deforestasi di daerah hulu, berkurangnya daerah resapan air, serta menurunnya kualitas ekosistem daerah aliran sungai (DAS). Pendekatan ini membantu memahami permasalahan banjir secara lebih menyeluruh, yakni sebagai akibat dari interaksi yang tidak seimbang antara aktivitas manusia dan kondisi lingkungan alam.

Pendekatan Kewilayahan : Banjir terjadi karena berbagai faktor fisik dan sosial yang saling berkaitan dalam suatu wilayah. Faktor fisik seperti curah hujan tinggi, topografi datar, dan jenis tanah kedap air, diperparah oleh faktor sosial seperti kepadatan penduduk, kemiskinan, dan buruknya tata ruang wilayah. Inilah yang menyebabkan suatu wilayah memiliki tingkat kerentanan banjir yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penanganan banjir harus dilakukan secara menyeluruh sesuai karakteristik masing-masing wilayah.

2. Darimana saja kah kita bisa mendapatkan data banjir yang ada di Indonesia?

Sumber Data Banjir di Indonesia

1.BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Data kejadian banjir nasional, korban dan kerugian.

2.BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi & Geofisika) Data curah hujan, peringatan dini banjir dan data klimatologi. 

3.BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Data debit sungai, tinggi muka air, peta DAS. 

4.BIG (Badan Informasi Geospasial) Peta topografi. 

5.LAPAN / BRINData satelit penginderaan jauh (citra Sentinel, Landsat) untuk pemantauan sumber daya alam, pemetaan wilayah dan mitigasi bencana.

6.BPBD Provinsi/Kabupaten Data banjir tingkat regional.

7.Pusat Data BPBD & Siaga Bencana Laporan kejadian banjir di tingkat daerah.