Arista Klara Setianingrum
2513053170
Jurnal memuat bahwa pendidikan nilai dan moral meruapakan bagian penting dari pendidikan dalam menghadapi tantangan global. Kemajuan teknologi, ilmu pengetahuan serta globalisasi perlu diimbangi dengan nilai moral, tanggung jawab, kepedulian, kejujuran, dsb. Di dalam jurnal memuat isu pendidikan nilai moral di beberapa negara seperti indonesia, cina, india, dan malaysia. Keempat negara ini memiliki latar belakang ideologi dan sistem pendidikan yang berbeda. Namun, memiliki persamaan dalam nilai moral, kehidupan sosial, kepribadian, serta kehidupan berbangsa dan bernegara. Dari teori perkembangan moral memuat bahwa perkembangan moral peserta didik tidak seharusnya dipandang dari kemampuan berfikir semata tetapi perlu memperhatikan kepedulian, kasih sayang, tanggung jawab, hubungan sosial, dan dimensi spiritual. Pembelajaran nilai dan moral perlu memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik melalui berbagai kegiatan seperti bakti sosial, kerja sama, diskusi, serta merefleksikan kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan pendidikan nilai dan moral, pendidikan moral tidak hanya dilakukan melalui pemberian materi atau teori, tetapi dapat melalui berbagai pendekatan seperti inculcating (menanamkan nilai dan moralitas), modelling (memberikan contoh keteladanan nilai dan moral), facilitating (menfasilitasi perkembangan nilai dan moral peserta didik), dan mengembangkan keterampilan untuk menciptakan kehidupan pribadi dan sosial yang baik. Selain pendekatan ada juga metode pendidikan nilai dan moral yang akan di implementasikan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.