1. Bagaimana hal itu mendefinisikan kualitas sastra dari teks sastra?
Menurut Abrams, kualitas karya sastra bergantung pada sudut pandang yang digunakan. Secara objektif, kualitas terdapat pada keterpaduan unsur dan struktur teks. Secara ekspresif, kualitas terlihat pada kemampuan karya menyampaikan dunia batin pengarang. Secara pragmatik, kualitas diukur dari pengaruh yang ditimbulkan pada pembaca. Secara mimetik, kualitas terlihat dari kemampuannya menghadirkan gambaran kehidupan.
2. Hubungan apa yang diusulkan antara teks dan pengarang?
Dalam orientasi ekspresif, teks dipahami sebagai hasil langsung dari diri pengarang. Karya mencerminkan gagasan, perasaan, dan pengalaman hidup penulis.
3. Peran apa yang diberikan kepada pembaca?
Melalui orientasi pragmatik, pembaca menempati posisi penting karena makna dan nilai karya berkaitan dengan tanggapan serta dampak yang diterimanya.
4. Status apa yang diberikan kepada media teks, yaitu bahasa?
Dalam orientasi objektif, bahasa menjadi dasar pembentuk karya. Bahasa dipandang sebagai sistem yang berdiri sendiri dan mengandung nilai keindahan di dalam teks.
Menurut Abrams, kualitas karya sastra bergantung pada sudut pandang yang digunakan. Secara objektif, kualitas terdapat pada keterpaduan unsur dan struktur teks. Secara ekspresif, kualitas terlihat pada kemampuan karya menyampaikan dunia batin pengarang. Secara pragmatik, kualitas diukur dari pengaruh yang ditimbulkan pada pembaca. Secara mimetik, kualitas terlihat dari kemampuannya menghadirkan gambaran kehidupan.
2. Hubungan apa yang diusulkan antara teks dan pengarang?
Dalam orientasi ekspresif, teks dipahami sebagai hasil langsung dari diri pengarang. Karya mencerminkan gagasan, perasaan, dan pengalaman hidup penulis.
3. Peran apa yang diberikan kepada pembaca?
Melalui orientasi pragmatik, pembaca menempati posisi penting karena makna dan nilai karya berkaitan dengan tanggapan serta dampak yang diterimanya.
4. Status apa yang diberikan kepada media teks, yaitu bahasa?
Dalam orientasi objektif, bahasa menjadi dasar pembentuk karya. Bahasa dipandang sebagai sistem yang berdiri sendiri dan mengandung nilai keindahan di dalam teks.