Nama: Rani Umi'ah
Npm: 2511011029
1. Kredibilitas kepemimpinan dibangun melalui keahlian (kompetensi) dan kepercayaan (trust). Pemimpin harus menguasai pekerjaannya, konsisten, jujur, bertanggung jawab, dan mampu menepati janji.
2. Keterampilan komunikasi dilakukan dengan menyampaikan pesan secara jelas dan efektif. Mendengarkan aktif berarti fokus, memahami, dan memberikan respons terhadap lawan bicara. Perilaku nonverbal dapat dibaca melalui ekspresi wajah, kontak mata, gestur, postur, dan intonasi.
3. Menghindari sikap defensif dengan menerima kritik secara terbuka, tidak langsung menyalahkan orang lain, mengendalikan emosi, dan fokus pada penyelesaian masalah. Hal ini membantu menciptakan komunikasi dan kerja tim yang positif.
4. Prinsip Pareto 80/20 berarti sekitar 80% hasil berasal dari 20% usaha atau faktor utama. Dalam pekerjaan, pemimpin perlu mengidentifikasi tugas yang paling penting dan berdampak besar, kemudian memprioritaskannya.
5. Analisis akar masalah dapat dilakukan dengan:
Fishbone: mengidentifikasi penyebab masalah berdasarkan beberapa kategori.
Force Field: menganalisis kekuatan yang mendukung dan menghambat perubahan.
NGT (Nominal Group Technique): mengumpulkan dan memprioritaskan ide anggota secara sistematis.
6. Meningkatkan kreativitas dengan terbuka terhadap ide baru, melakukan brainstorming, melihat masalah dari berbagai sudut pandang, dan mengevaluasi beberapa alternatif sebelum memilih solusi terbaik.
7. Motivasi adalah dorongan yang membuat seseorang mau bekerja dan mencapai tujuan. Pemimpin berperan memberikan arahan, penghargaan, dukungan, kesempatan berkembang, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendorong semangat pengikut.
8. Pendekatan motivasi dapat berupa pemberian penghargaan (reward), kebutuhan individu, penetapan tujuan, pemberian umpan balik, serta pemberian tanggung jawab dan kesempatan berkembang sesuai karakteristik pengikut.
9. Strategi motivasi dalam tim dapat dilakukan dengan menetapkan tujuan yang jelas, memberikan penghargaan, memberikan feedback, melibatkan anggota dalam pengambilan keputusan, mengembangkan kemampuan, dan menciptakan lingkungan kerja yang suportif.
10. Grit adalah ketekunan dan konsistensi seseorang dalam mengejar tujuan jangka panjang meskipun menghadapi kesulitan atau kegagalan. Grit penting karena membantu seseorang tetap fokus, tidak mudah menyerah, dan terus berusaha sampai mencapai tujuan.
Npm: 2511011029
1. Kredibilitas kepemimpinan dibangun melalui keahlian (kompetensi) dan kepercayaan (trust). Pemimpin harus menguasai pekerjaannya, konsisten, jujur, bertanggung jawab, dan mampu menepati janji.
2. Keterampilan komunikasi dilakukan dengan menyampaikan pesan secara jelas dan efektif. Mendengarkan aktif berarti fokus, memahami, dan memberikan respons terhadap lawan bicara. Perilaku nonverbal dapat dibaca melalui ekspresi wajah, kontak mata, gestur, postur, dan intonasi.
3. Menghindari sikap defensif dengan menerima kritik secara terbuka, tidak langsung menyalahkan orang lain, mengendalikan emosi, dan fokus pada penyelesaian masalah. Hal ini membantu menciptakan komunikasi dan kerja tim yang positif.
4. Prinsip Pareto 80/20 berarti sekitar 80% hasil berasal dari 20% usaha atau faktor utama. Dalam pekerjaan, pemimpin perlu mengidentifikasi tugas yang paling penting dan berdampak besar, kemudian memprioritaskannya.
5. Analisis akar masalah dapat dilakukan dengan:
Fishbone: mengidentifikasi penyebab masalah berdasarkan beberapa kategori.
Force Field: menganalisis kekuatan yang mendukung dan menghambat perubahan.
NGT (Nominal Group Technique): mengumpulkan dan memprioritaskan ide anggota secara sistematis.
6. Meningkatkan kreativitas dengan terbuka terhadap ide baru, melakukan brainstorming, melihat masalah dari berbagai sudut pandang, dan mengevaluasi beberapa alternatif sebelum memilih solusi terbaik.
7. Motivasi adalah dorongan yang membuat seseorang mau bekerja dan mencapai tujuan. Pemimpin berperan memberikan arahan, penghargaan, dukungan, kesempatan berkembang, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendorong semangat pengikut.
8. Pendekatan motivasi dapat berupa pemberian penghargaan (reward), kebutuhan individu, penetapan tujuan, pemberian umpan balik, serta pemberian tanggung jawab dan kesempatan berkembang sesuai karakteristik pengikut.
9. Strategi motivasi dalam tim dapat dilakukan dengan menetapkan tujuan yang jelas, memberikan penghargaan, memberikan feedback, melibatkan anggota dalam pengambilan keputusan, mengembangkan kemampuan, dan menciptakan lingkungan kerja yang suportif.
10. Grit adalah ketekunan dan konsistensi seseorang dalam mengejar tujuan jangka panjang meskipun menghadapi kesulitan atau kegagalan. Grit penting karena membantu seseorang tetap fokus, tidak mudah menyerah, dan terus berusaha sampai mencapai tujuan.