Kiriman dibuat oleh Dansia Citary

masukan:
Perkuliahan Agama Islam selama satu semester ini telah berjalan dengan baik. Materi yang disampaikan cukup jelas dan mudah dipahami serta relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dosen juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berdiskusi dan bertanya mengenai materi yang belum dipahami.

saran:
Secara keseluruhan perkuliahan sudah sangat baik. Semoga kualitas pembelajaran dapat terus dipertahankan dan komunikasi antara dosen dan mahasiswa tetap terjalin dengan baik.

Terima kasih atas dedikasi, kesabaran, dan ilmu yang telah diberikan selama perkuliahan Agama Islam. Semoga segala kebaikan Bapak mendapatkan balasan yang terbaik dari Allah SWT.
Nama :Dansia Citary
NPM:2511011107
1. Bagaimana pertumbuhan aktivitas bisnis internasional memengaruhi manajemen sumber daya manusia?

Jawaban:
Pertumbuhan aktivitas bisnis internasional membuat manajemen SDM menjadi lebih kompleks karena perusahaan harus mengelola karyawan dari berbagai negara dan budaya. HR harus mampu:
• Merekrut tenaga kerja global.
• Menyesuaikan kebijakan kerja dengan hukum tiap negara.
• Mengelola perbedaan budaya, bahasa, dan cara kerja.
• Memberikan pelatihan internasional kepada karyawan.
• Menyusun sistem kompensasi dan penilaian kerja yang sesuai secara global.

Akibatnya, HR tidak hanya berfokus pada kebutuhan lokal tetapi juga strategi internasional perusahaan.

2. Jelaskan faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap manajemen sumber daya manusia (SDM) di pasar internasional!

Jawaban:
Faktor-faktor yang memengaruhi manajemen SDM internasional antara lain:
1. Budaya negara
Perbedaan budaya memengaruhi cara komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama.
2. Hukum dan regulasi ketenagakerjaan
Setiap negara memiliki aturan berbeda mengenai upah, jam kerja, pajak, dan hak pekerja.
3. Kondisi ekonomi
Tingkat upah dan ketersediaan tenaga kerja berbeda di setiap negara.
4. Sistem pendidikan dan keterampilan tenaga kerja
Kualitas SDM tiap negara memengaruhi proses rekrutmen dan pelatihan.
5. Teknologi dan globalisasi
Kemajuan teknologi mempermudah koordinasi dan kerja lintas negara.
6. Stabilitas politik dan sosial
Kondisi politik memengaruhi keamanan dan kelancaran operasi perusahaan internasional.

3. Bagaimana perbedaan antarnegara memengaruhi perencanaan HR di organisasi dengan operasi internasional?

Jawaban:
Perbedaan antarnegara memengaruhi perencanaan HR karena perusahaan harus menyesuaikan strategi SDM dengan kondisi lokal masing-masing negara. Contohnya:
• Perbedaan hukum ketenagakerjaan menyebabkan kebijakan kerja berbeda.
• Budaya kerja memengaruhi gaya kepemimpinan dan komunikasi.
• Tingkat pendidikan tenaga kerja memengaruhi kebutuhan pelatihan.
• Kondisi ekonomi memengaruhi penentuan gaji dan tunjangan.

Karena itu, perusahaan internasional harus membuat perencanaan HR yang fleksibel agar sesuai dengan kondisi tiap negara.

4. Jelaskan bagaimana perusahaan memilih dan melatih sumber daya manusia dalam pasar tenaga kerja global!

Jawaban:
Perusahaan memilih SDM global dengan mempertimbangkan:
• Kemampuan teknis dan pengalaman kerja.
• Kemampuan berbahasa asing.
• Kemampuan beradaptasi dengan budaya lain.
• Kesiapan bekerja di luar negeri.

Setelah dipilih, perusahaan memberikan pelatihan seperti:
• Pelatihan budaya dan bahasa.
• Pelatihan komunikasi internasional.
• Pelatihan kepemimpinan global.
• Pembekalan tentang hukum dan kebiasaan negara tujuan.

Pelatihan ini bertujuan agar karyawan dapat bekerja efektif di lingkungan internasional.

5. Bagaimana tantangan yang berkaitan dengan manajemen kinerja dan kompensasi karyawan dari negara lain?

Jawaban:
Tantangan dalam manajemen kinerja dan kompensasi internasional meliputi:
1. Perbedaan standar penilaian kerja
Setiap negara memiliki budaya dan harapan kerja yang berbeda.
2. Perbedaan nilai mata uang dan biaya hidup
Gaji harus disesuaikan dengan kondisi ekonomi negara tempat bekerja.
3. Keadilan kompensasi
Perusahaan harus menjaga agar sistem gaji dianggap adil oleh semua karyawan.
4. Hambatan budaya dan komunikasi
Perbedaan bahasa dan budaya dapat memengaruhi evaluasi kinerja.
5. Kepatuhan hukum
Sistem kompensasi harus sesuai dengan aturan negara setempat.

6. Bagaimana perusahaan mempersiapkan manajer untuk tugas internasional dan kepulangan mereka?

Jawaban:
Perusahaan mempersiapkan manajer internasional dengan:
• Memberikan pelatihan budaya dan bahasa.
• Memberikan pemahaman tentang kondisi bisnis negara tujuan.
• Melatih kemampuan komunikasi dan kepemimpinan global.
• Membantu proses relokasi dan adaptasi keluarga.

Untuk kepulangan (repatriasi), perusahaan:
• Membantu manajer menyesuaikan diri kembali dengan lingkungan kerja asal.
• Menyediakan posisi kerja yang sesuai dengan pengalaman internasionalnya.
• Memanfaatkan pengalaman global manajer untuk pengembangan perusahaan.

MSDM R25A Genap 2026 -> RESPONSI SESI 13 -> RESPONSI 13 -> Re: RESPONSI 13

oleh Dansia Citary -
Nama:Dansia Citary
NPM:2511011107

1.Soal: Jelaskan peran serikat pekerja dan hubungan perburuhan dalam organisasi!
Jawaban:
Serikat pekerja berperan sebagai wakil karyawan dalam memperjuangkan hak, kesejahteraan, dan perlindungan tenaga kerja. Hubungan perburuhan berfungsi menjaga hubungan harmonis antara pekerja dan manajemen agar tercipta kerja sama yang baik, penyelesaian konflik, serta peningkatan produktivitas organisasi.
2.Soal: Jelaskan tujuan hubungan perburuhan dari perspektif manajemen, serikat pekerja, dan masyarakat!
Jawaban:
1).Perspektif manajemen: menjaga stabilitas kerja, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan hubungan kerja yang kondusif.
2).Perspektif serikat pekerja: melindungi hak pekerja, meningkatkan kesejahteraan, dan memperoleh kondisi kerja yang adil.
3).Perspektif masyarakat: menciptakan ketenangan sosial, mengurangi konflik industrial, dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
3.Soal: Bagaimana hukum dan regulasi yang mempengaruhi hubungan perburuhan?
Jawaban:
Hubungan perburuhan dipengaruhi oleh undang-undang ketenagakerjaan yang mengatur upah, jam kerja, keselamatan kerja, hak berserikat, pemutusan hubungan kerja (PHK), dan penyelesaian perselisihan kerja. Regulasi ini bertujuan melindungi hak pekerja sekaligus memberikan kepastian hukum bagi perusahaan.
4.Soal: Bagaimana proses organisasi serikat pekerja?
Jawaban:
Proses organisasi serikat pekerja dimulai dari pengumpulan anggota pekerja yang memiliki kepentingan bersama, pembentukan kepengurusan, penyusunan aturan organisasi, pendaftaran serikat pekerja sesuai hukum, hingga melakukan kegiatan perundingan dan perlindungan hak anggota.
5.Soal: Bagaimana proses negosiasi kontrak antara manajemen dan serikat pekerja?
Jawaban:
Negosiasi dilakukan melalui perundingan bersama mengenai gaji, tunjangan, jam kerja, keselamatan kerja, dan hak serta kewajiban kedua pihak. Tahapannya meliputi persiapan, perundingan, kesepakatan, penandatanganan kontrak kerja bersama, dan pelaksanaan isi kontrak.
6.Soal: Bagaimana mengetahui proses administrasi kontrak kerja?
Jawaban:
Proses administrasi kontrak kerja meliputi penyusunan dokumen perjanjian kerja, pencatatan hak dan kewajiban pekerja, pengarsipan data kontrak, pemantauan pelaksanaan kontrak, evaluasi, hingga perpanjangan atau pengakhiran kontrak sesuai ketentuan yang berlaku.
7.Soal: Jelaskan pendekatan baru dalam hubungan perburuhan dan manajemen!
Jawaban:
Pendekatan baru menekankan kerja sama dan kemitraan antara manajemen dan pekerja. Fokusnya bukan hanya pada konflik, tetapi juga komunikasi terbuka, partisipasi karyawan dalam pengambilan keputusan, peningkatan kualitas kerja, fleksibilitas kerja, dan penggunaan teknologi dalam manajemen sumber daya manusia.
Nama: Dansia Citary
NPM:2511011107

1.Memahami Asas Keadilan (Internal & Eksternal) Penetapan Gaji
1).Keadilan internal berarti gaji disesuaikan dengan jabatan, tanggung jawab, keterampilan, dan beban kerja di dalam perusahaan agar tidak terjadi kesenjangan yang tidak adil.
2).Keadilan eksternal berarti gaji harus kompetitif dibandingkan perusahaan lain agar karyawan merasa dihargai dan perusahaan mampu menarik serta mempertahankan tenaga kerja.

2.Memastikan Kepatuhan Hukum (Legalitas) dalam Menetapkan Struktur Gaji
1).Perusahaan harus mengikuti peraturan ketenagakerjaan seperti UMR/UMK, jam kerja, upah lembur, tunjangan, BPJS, dan pajak.
2).Struktur gaji harus transparan, terdokumentasi, dan tidak diskriminatif agar sesuai dengan hukum yang berlaku.

3.Menciptakan Struktur Gaji yang Efektif
1).Menentukan tingkatan jabatan dan rentang gaji yang jelas.
2).Menyesuaikan gaji dengan kinerja, kompetensi, dan pengalaman karyawan.
3).Melakukan evaluasi dan survei pasar secara berkala agar sistem gaji tetap adil, kompetitif, dan memotivasi
Nama:Dansia Citary
NPM:2511011107

1. Pengembangan berkaitan dengan pelatihan dan karier karena pengembangan membantu karyawan meningkatkan kemampuan jangka panjang, sedangkan pelatihan fokus pada keterampilan kerja saat ini. Pengembangan juga mendukung kemajuan karier agar karyawan siap menghadapi posisi yang lebih tinggi.
2. Metode pengembangan karyawan dapat diidentifikasi melalui program yang digunakan organisasi, seperti pelatihan, seminar, coaching, mentoring, rotasi kerja, promosi jabatan, dan penugasan khusus.
3. Organisasi menggunakan asesmen kepribadian, perilaku kerja, dan kinerja untuk mengetahui potensi, kelebihan, serta kekurangan karyawan sehingga dapat menentukan program pengembangan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.
4. Pengalaman kerja dapat mengembangkan keterampilan karena karyawan belajar langsung dari tugas, tantangan, dan masalah yang dihadapi dalam pekerjaan sehingga kemampuan teknis maupun komunikasi semakin meningkat.
5. Prinsip mentoring yang sukses meliputi komunikasi yang baik, saling percaya, adanya tujuan yang jelas, dukungan mentor, serta evaluasi perkembangan mentee secara berkala.
6. Manajer dan rekan kerja mengembangkan karyawan melalui coaching dengan memberikan arahan, motivasi, umpan balik, dan solusi untuk meningkatkan kemampuan serta kinerja karyawan.
7. Langkah-langkah manajemen karier meliputi penilaian diri, menentukan tujuan karier, mencari peluang pengembangan, melaksanakan rencana karier, dan mengevaluasi hasil perkembangan karier.
8. Organisasi menghadapi tantangan seperti glass ceiling, perencanaan suksesi, dan manajer disfungsional dengan menerapkan kebijakan yang adil, memberikan kesempatan karier yang setara, menyiapkan calon pemimpin masa depan, serta melakukan evaluasi dan pelatihan kepemimpinan bagi manajer.