Posts made by FEDIA ARIANTI

LEADERSHIP R25B 2026 -> Responsi sesi 2 -> responsi 2 -> Re: responsi 2

by FEDIA ARIANTI -
Nama: Fedia Arianti
NPM: 2511011092

1. Pengembangan kepemimpinan terutama terjadi melalui pengalaman. Pengalaman yang penuh tantangan dapat memberikan pembelajaran yang berbeda, sehingga seseorang dapat mengembangkan keterampilan dan menjadi pemimpin yang lebih baik melalui proses belajar seumur hidup.

2. Model AOR menggambarkan proses pembelajaran kepemimpinan melalui tiga tahapan yang dilakukan secara berulang:
Action (Tindakan): Melaksanakan tindakan dalam menghadapi suatu situasi.
Observation (Pengamatan): Memperhatikan hasil serta pengaruh yang muncul dari tindakan tersebut.
Reflection (Refleksi): Mengevaluasi pengalaman untuk memperoleh pembelajaran dan memperbaiki tindakan pada situasi berikutnya.

3. Persepsi memengaruhi cara pemimpin melihat, memahami, dan merespons suatu situasi. Namun, persepsi yang dipengaruhi oleh pengalaman, perasaan, dan harapan dapat menimbulkan bias sehingga memengaruhi pengambilan keputusan. Selain itu, mindset menentukan cara seseorang memandang keberhasilan dan kegagalan, baik sebagai keterbatasan maupun sebagai peluang untuk belajar dan berkembang.

4. Refleksi dapat diterapkan dengan mengevaluasi kembali pengalaman yang telah dilalui melalui model AOR atau After-Event Review (AER). Pemimpin perlu menilai tindakan dan hasilnya, mengambil hikmah dari pengalaman, serta terbuka terhadap sudut pandang lain. Selain itu, pemimpin perlu berani mengevaluasi asumsi dan cara berpikirnya agar dapat menemukan cara yang lebih efektif dalam menghadapi situasi berikutnya.

5. Growth mindset dapat dibangun dengan meyakini bahwa kemampuan dapat terus berkembang melalui usaha dan proses belajar. Kegagalan perlu dipandang sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri. Selain itu, pemimpin harus terbuka dan menerima umpan balik dengan sikap positif agar dapat digunakan sebagai bahan evaluasi untuk terus berkembang.

LEADERSHIP R25B 2026 -> RESPONSI SESI 1 -> Responsi 1 -> Re: Responsi 1

by FEDIA ARIANTI -
Nama: Fedia Arianti
NPM: 2511011092

1. Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk memengaruhi, mengarahkan, dan memotivasi orang lain agar bekerja sama mencapai tujuan bersama. Kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan jabatan, tetapi juga kemampuan membangun kepercayaan, berkomunikasi, memberi teladan, dan bertanggung jawab.

2. Tidak. Seorang pemimpin dapat berhasil melalui pengalaman, intuisi, dan pembelajaran dari situasi yang dihadapi tanpa memahami teori kepemimpinan secara formal. Namun, pemahaman teori dapat membantu pemimpin memilih pendekatan yang tepat sesuai dengan situasi.

3. Ya, karena berbagai aspek kepemimpinan, seperti perilaku, komunikasi, pengambilan keputusan, dan gaya kepemimpinan, dapat diteliti secara ilmiah. Namun, penerapannya tetap dipengaruhi oleh pengalaman, karakter individu, dan kondisi situasi.

4. Jika kepemimpinan dipandang sebagai seni, maka kemampuan tersebut dapat dikembangkan melalui praktik dan pengalaman.
Seni kepemimpinan dapat dikembangkan dengan meningkatkan komunikasi, memperbanyak pengalaman memimpin, menerima kritik dan saran, belajar dari pemimpin lain, mengembangkan kecerdasan emosional, melakukan evaluasi diri, serta mampu menyesuaikan gaya kepemimpinan dengan situasi dan orang yang dihadapi.
Bapak memiliki sikap yang tegas dalam menerapkan aturan perkuliahan. Ketegasan tersebut membantu mahasiswa menjadi lebih disiplin, bertanggung jawab, dan menghargai waktu. Meskipun tegas, penyampaian materi tetap jelas, mudah dipahami, dan menarik sehingga suasana belajar tetap nyaman dan efektif. Semoga metode pembelajaran seperti ini dapat terus dipertahankan.
Nama: Fedia Arianti
NPM: 2511011092

1.Pertumbuhan bisnis internasional memengaruhi manajemen SDM karena perusahaan harus mengatur tenaga kerja dari berbagai negara dengan budaya, bahasa, dan cara kerja yang berbeda.

2.Faktor utama yang memengaruhi manajemen SDM internasional meliputi budaya, peraturan ketenagakerjaan, kondisi ekonomi, perkembangan teknologi, dan kebiasaan kerja di masing-masing negara.

3.Perbedaan antarnegara memengaruhi perencanaan HR sebab perusahaan harus menyesuaikan proses rekrutmen, pelatihan, kompensasi, dan kebijakan kerja dengan kondisi serta aturan setempat.

4.Perusahaan memilih tenaga kerja global berdasarkan kompetensi, pengalaman, dan kemampuan menyesuaikan diri, lalu memberikan pelatihan mengenai bahasa, budaya, dan keterampilan kerja internasional.

5.Tantangan dalam manajemen kinerja dan pemberian kompensasi karyawan asing mencakup perbedaan budaya kerja, sistem penilaian, biaya hidup, kurs mata uang, dan kebijakan pajak tiap negara.

6.Perusahaan mempersiapkan manajer untuk penugasan internasional melalui pelatihan budaya, bahasa, dan kepemimpinan global, serta membantu proses penyesuaian kembali saat mereka kembali ke negara asal.

MSDM R25A Genap 2026 -> RESPONSI SESI 13 -> RESPONSI 13 -> Re: RESPONSI 13

by FEDIA ARIANTI -
Nama: Fedia Arianti
Npm: 2511011092

1.Serikat pekerja dan hubungan perburuhan berperan melindungi hak pekerja serta menciptakan hubungan kerja yang harmonis antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah.

2.Tujuan hubungan perburuhan adalah meningkatkan produktivitas perusahaan, melindungi kesejahteraan pekerja, dan menjaga stabilitas sosial serta ekonomi masyarakat.

3.Hubungan perburuhan dipengaruhi oleh peraturan ketenagakerjaan seperti Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh, dan Undang-Undang Cipta Kerja yang mengatur hak dan kewajiban pekerja maupun perusahaan.

4.Proses organisasi serikat pekerja dimulai dari pembentukan kelompok pekerja, penyusunan pengurus dan aturan organisasi, hingga pendaftaran resmi dan perekrutan anggota.

5.Negosiasi kontrak antara manajemen dan serikat pekerja dilakukan melalui perundingan untuk mencapai kesepakatan mengenai hak dan kewajiban kerja yang dituangkan dalam PKB.

6.Administrasi kontrak kerja dilakukan melalui penyusunan, penandatanganan, penyimpanan, dan pengawasan kontrak agar pelaksanaan kerja berjalan sesuai aturan.

7.Pendekatan baru hubungan perburuhan dan manajemen menekankan kerja sama, komunikasi terbuka, fleksibilitas kerja, penyelesaian konflik secara damai, dan penggunaan teknologi SDM.