Posts made by Resti Apriliyani

ASESMEN2026 -> Diskusi

by Resti Apriliyani -
Nama : Resti Apriliyani
NPM : 2523031007

Langkah-langkah merumuskan tujuan asesmen dan evaluasi pembelajaran diawali dengan menganalisis tujuan pembelajaran atau kompetensi yang ingin dicapai berdasarkan kurikulum dan rencana pembelajaran. Guru perlu memahami secara jelas kompetensi pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diharapkan dimiliki peserta didik. Selanjutnya, guru menentukan aspek atau domain yang akan dinilai, seperti domain kognitif, afektif, dan psikomotor, sehingga proses asesmen dapat memberikan gambaran yang menyeluruh mengenai perkembangan peserta didik (Bloom, 1956).

Langkah berikutnya yaitu merumuskan indikator pencapaian yang spesifik, jelas, dan terukur, yang menunjukkan perilaku atau kemampuan yang dapat diamati sebagai bukti tercapainya tujuan pembelajaran. Setelah indikator ditetapkan, guru kemudian menentukan teknik dan instrumen asesmen yang sesuai, seperti tes tertulis, observasi, penugasan, portofolio, maupun praktik, agar penilaian dapat mengukur kompetensi secara tepat. Tahap selanjutnya adalah menyusun kriteria keberhasilan atau pedoman penskoran, misalnya melalui rubrik penilaian, sehingga hasil evaluasi lebih objektif dan konsisten (Arikunto, 2018).

Guru juga perlu mengevaluasi kembali kesesuaian antara tujuan asesmen, indikator, dan metode penilaian yang digunakan. Hal ini penting agar asesmen benar-benar dapat mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran serta memberikan informasi yang bermanfaat untuk memperbaiki proses pembelajaran selanjutnya (Sudjana, 2017).

Daftar Referensi
Arikunto, S. (2018). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Bloom, B. S. (1956). Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals. New York: Longman.
Sudjana, N. (2017). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

ASESMEN2026 -> Diskusi

by Resti Apriliyani -
Nama : Resti Apriliyani
NPM : 2523031007

Dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), evaluasi pembelajaran pada umumnya mencakup tiga domain utama, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotor.
1. Domain kognitif berkaitan dengan kemampuan intelektual peserta didik, seperti memahami konsep, fakta, dan prinsip dalam IPS, misalnya kemampuan menjelaskan peristiwa sejarah, menganalisis fenomena sosial, atau memahami konsep ekonomi dan geografi.
2. Domain afektif berkaitan dengan sikap, nilai, dan karakter yang berkembang melalui pembelajaran IPS, seperti sikap toleransi, kepedulian sosial, tanggung jawab sebagai warga negara, serta penghargaan terhadap keberagaman budaya.
3. Domain psikomotor berhubungan dengan keterampilan peserta didik dalam menerapkan pengetahuan IPS secara praktis, seperti kemampuan membaca peta, melakukan pengamatan lingkungan sosial, menyajikan hasil diskusi, atau membuat laporan sederhana tentang fenomena sosial di masyarakat.
Dengan mengevaluasi ketiga domain tersebut secara seimbang, guru dapat memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai perkembangan pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta didik dalam pembelajaran IPS.

SSEKWU2026 -> Diskusi

by Resti Apriliyani -
Nama : Resti Apriliyani
NPM : 2523031007

Dalam konteks pembelajaran IPS, mikroekonomi dan makroekonomi memiliki peran penting dalam membantu peserta didik memahami kehidupan sosial secara menyeluruh, mulai dari perilaku ekonomi individu hingga dinamika ekonomi nasional. Mikroekonomi sebaiknya diajarkan secara kontekstual melalui pengalaman nyata yang dekat dengan kehidupan siswa, misalnya mengamati kegiatan jual beli di kantin sekolah atau pasar sekitar untuk memahami konsep permintaan, penawaran, dan pilihan ekonomi rasional. Sementara itu, makroekonomi perlu disampaikan dengan mengaitkan fenomena ekonomi berskala luas seperti inflasi, pengangguran, dan kebijakan pemerintah, sehingga peserta didik memahami hubungan antara kondisi ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat. Pendekatan ini selaras dengan pandangan bahwa ekonomi membantu menjelaskan bagaimana individu membuat keputusan serta bagaimana kebijakan memengaruhi perekonomian secara keseluruhan (Mankiw, 2018). Selain itu, pemahaman ekonomi dasar juga penting untuk membangun literasi ekonomi masyarakat dan memahami kebijakan publik dalam sistem ekonomi modern (IMF, 2017). Oleh karena itu, pembelajaran mikro dan makroekonomi dalam IPS sebaiknya bersifat kontekstual, integratif, dan berbasis masalah nyata agar peserta didik mampu berpikir kritis terhadap fenomena sosial ekonomi di sekitarnya.

Referensi:
Principles of Economics (Mankiw, 2018).
Back to Basics: Economic Concepts Explained — International Monetary Fund (IMF, 2017).

SSEKWU2026 -> SUMMARY E-BOOK

by Resti Apriliyani -
Nama : Resti Apriliyani
NPM : 2523031007

E-book ini merupakan kumpulan artikel pengantar yang menjelaskan konsep-konsep utama ekonomi secara sistematis dan mudah dipahami. Disusun oleh para ekonom dari International Monetary Fund, buku ini bertujuan membantu pembaca memahami cara kerja ekonomi modern, mulai dari prinsip dasar hingga penerapan nyata dalam kebijakan dan kehidupan sehari-hari.
  1. Bagian awal membahas gambaran besar ekonomi, seperti kapitalisme, ekonomi Keynesian, perbedaan mikro dan makroekonomi, serta peran model dan data dalam analisis ekonomi. Buku ini menekankan bahwa pasar penting dalam mengalokasikan sumber daya, tetapi pemerintah juga memiliki peran untuk menstabilkan perekonomian dan mengatasi kegagalan pasar.
  2. Bagian berikut menjelaskan bagaimana ekonomi berfungsi, mencakup konsep seperti uang, inflasi, pengangguran, kebijakan fiskal, perdagangan internasional, nilai tukar, dan arus modal global. Pembaca diperlihatkan bagaimana faktor-faktor tersebut saling berkaitan dan memengaruhi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
  3. Bagian keuangan membahas peran bank, pasar uang, dan sistem keuangan dalam menyalurkan dana dari penabung ke peminjam. Terakhir, bagian ekonomi dalam praktik mengulas penerapan konsep ekonomi dalam kebijakan publik, perpajakan, strategi keputusan, dan stabilisasi inflasi.
Secara keseluruhan, buku ini menunjukkan bahwa ekonomi bukan ilmu pasti, tetapi alat penting untuk memahami fenomena kompleks seperti krisis, pertumbuhan, dan ketimpangan, sekaligus membantu pengambilan kebijakan yang lebih rasional

ASESMEN2026 -> SUMMARY VIDEO

by Resti Apriliyani -
Nama : Resti Apriliyani
NPM : 2523031007

Video ini membahas konsep dasar evaluasi pembelajaran sebagai bagian penting dari proses pendidikan. Evaluasi digunakan untuk mengetahui sejauh mana tujuan pembelajaran telah tercapai serta menilai efektivitas proses belajar mengajar. Melalui evaluasi, pendidik dapat memperoleh informasi tentang kemampuan, perkembangan, dan kesulitan peserta didik.

Dijelaskan bahwa evaluasi tidak hanya mengukur hasil akhir, tetapi juga proses belajar. Oleh karena itu, evaluasi harus direncanakan secara sistematis, mulai dari penentuan tujuan, penyusunan instrumen penilaian, hingga analisis hasil. Bentuk evaluasi dapat beragam, seperti tes tertulis, lisan, observasi, atau penilaian kinerja, yang dipilih sesuai tujuan pembelajaran.

Evaluasi juga berfungsi sebagai dasar pengambilan keputusan, misalnya untuk perbaikan metode mengajar, pengembangan kurikulum, atau pemberian umpan balik kepada siswa. Dengan evaluasi yang tepat, kualitas pembelajaran dapat terus ditingkatkan karena guru dapat menyesuaikan strategi pembelajaran berdasarkan data yang diperoleh.