Nama : Resti Apriliyani
NPM : 2523031007
https://docs.google.com/document/d/1jfQF_RxAf0SmLJy708fzgA3nPkpg0xqc/edit?usp=drive_link&ouid=111462384668793438698&rtpof=true&sd=true
Posts made by Resti Apriliyani
Nama : Resti Apriliyani
NPM : 2523031007
NPM : 2523031007
Nama : Resti Apriliyani
NPM : 2523031007
NPM : 2523031007
Berikut bukti dokumentasi observasi saya dalam UMKM Rumahan Tahu. Kegiatan yang dilakukan adalah merendam tahu selama 6 jam. Saya juga sudah melakukan wawancara lanjutan tertanggal 30 Mei 2026
ASESMEN2026 -> Tugas SPSS
by Resti Apriliyani -
Nama : Resti Apriliyani
NPM : 2523031007
NPM : 2523031007
ASESMEN2026 -> Diskusi
by Resti Apriliyani -
Nama : Resti Apriliyani
NPM : 2523031007
Manfaat yang dapat diperoleh dari pelaksanaan evaluasi pembelajaran mencakup tiga aspek penting yang saling berkaitan.
1. Pada aspek pengetahuan, berdasarkan hasil analisis ANATES terhadap 20 butir soal pilihan ganda IPS Kelas 7 dengan 32 siswa, evaluasi memberikan manfaat berupa gambaran objektif tentang tingkat penguasaan materi siswa secara kuantitatif. Melalui analisis tingkat kesukaran, dapat diidentifikasi soal mana yang terlalu mudah atau terlalu sukar, yang secara tidak langsung menunjukkan materi mana yang belum diajarkan secara efektif. Analisis daya pembeda juga membantu guru mengetahui apakah instrumen yang digunakan sudah mampu membedakan siswa berkemampuan tinggi dan rendah. Selain itu, analisis kualitas pengecoh memberi informasi apakah distraktor berfungsi dengan baik dalam mendorong siswa berpikir kritis.
2. Pada aspek sikap, berdasarkan instrumen angket skala Likert peduli sosial yang telah dikembangkan, evaluasi bermanfaat untuk memotret kondisi afektif siswa yang tidak bisa diamati hanya dari nilai ulangan. Guru dapat mendeteksi siswa yang perlu pembinaan karakter lebih lanjut berdasarkan skor yang diperoleh. Jika ditemukan bahwa sebagian besar siswa memiliki skor rendah pada indikator partisipasi sosial dibanding indikator lainnya, guru dapat merefleksikan bahwa pembelajaran perlu lebih banyak melibatkan kegiatan sosial nyata. Hal ini juga mendukung penilaian holistik yang sejalan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka dan profil Pelajar Pancasila.
3. Pada aspek keterampilan, evaluasi bermanfaat untuk mengukur kemampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan sosialnya secara praktis, bukan sekadar menghafal. Evaluasi keterampilan juga membantu mengidentifikasi kesenjangan antara pemahaman teoritis dan kemampuan praktik siswa, sehingga guru dapat menyesuaikan metode pembelajaran yang lebih tepat sasaran.
Secara keseluruhan, proses uji coba instrumen dari penyusunan kisi-kisi hingga analisis hasil memberikan pengalaman nyata bahwa evaluasi yang mencakup ketiga aspek secara terpadu menghasilkan data yang cukup untuk membuat keputusan pembelajaran berbasis bukti, bukan sekadar asumsi semata.
NPM : 2523031007
Manfaat yang dapat diperoleh dari pelaksanaan evaluasi pembelajaran mencakup tiga aspek penting yang saling berkaitan.
1. Pada aspek pengetahuan, berdasarkan hasil analisis ANATES terhadap 20 butir soal pilihan ganda IPS Kelas 7 dengan 32 siswa, evaluasi memberikan manfaat berupa gambaran objektif tentang tingkat penguasaan materi siswa secara kuantitatif. Melalui analisis tingkat kesukaran, dapat diidentifikasi soal mana yang terlalu mudah atau terlalu sukar, yang secara tidak langsung menunjukkan materi mana yang belum diajarkan secara efektif. Analisis daya pembeda juga membantu guru mengetahui apakah instrumen yang digunakan sudah mampu membedakan siswa berkemampuan tinggi dan rendah. Selain itu, analisis kualitas pengecoh memberi informasi apakah distraktor berfungsi dengan baik dalam mendorong siswa berpikir kritis.
2. Pada aspek sikap, berdasarkan instrumen angket skala Likert peduli sosial yang telah dikembangkan, evaluasi bermanfaat untuk memotret kondisi afektif siswa yang tidak bisa diamati hanya dari nilai ulangan. Guru dapat mendeteksi siswa yang perlu pembinaan karakter lebih lanjut berdasarkan skor yang diperoleh. Jika ditemukan bahwa sebagian besar siswa memiliki skor rendah pada indikator partisipasi sosial dibanding indikator lainnya, guru dapat merefleksikan bahwa pembelajaran perlu lebih banyak melibatkan kegiatan sosial nyata. Hal ini juga mendukung penilaian holistik yang sejalan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka dan profil Pelajar Pancasila.
3. Pada aspek keterampilan, evaluasi bermanfaat untuk mengukur kemampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan sosialnya secara praktis, bukan sekadar menghafal. Evaluasi keterampilan juga membantu mengidentifikasi kesenjangan antara pemahaman teoritis dan kemampuan praktik siswa, sehingga guru dapat menyesuaikan metode pembelajaran yang lebih tepat sasaran.
Secara keseluruhan, proses uji coba instrumen dari penyusunan kisi-kisi hingga analisis hasil memberikan pengalaman nyata bahwa evaluasi yang mencakup ketiga aspek secara terpadu menghasilkan data yang cukup untuk membuat keputusan pembelajaran berbasis bukti, bukan sekadar asumsi semata.