nama : afita nurmala sari
npm : 2453031006
kelas : c
Dalam Video "Historical Cost vs Fair Value Accounting" menjelaskan bagaimana perusahaan mencatat nilai asetnya di neraca. Ada dua cara pencatatan yaitu, menggunakan harga historis saat aset dibeli (historical cost) dan harga pasar saat ini (fair value). Contohnya, jika sebuah kantor yang dibeli 20 tahun lalu seharga 5 juta dolar sekarang harganya sudah naik menjadi 35 juta dolar, perusahaan harus memilih apakah mencatatnya berdasarkan harga beli atau harga pasar sekarang. Mereka harus konsisten memakai salah satu metode dan tidak boleh bolak-balik ganti metode. Metode nilai wajar biasanya dipakai untuk aset dan kewajiban tertentu seperti perlengkapan, merek dagang, dan hutang.
Kesimpulannya video ini menjelaskan perbedaan dan pilihan dalam pencatatan nilai aset oleh perusahaan agar neracanya mencerminkan kondisi sebenarnya atau harga historis pembelian. Penjelasannya cukup mudah dipahami untuk yang baru belajar akuntansi atau keuangan.
npm : 2453031006
kelas : c
Dalam Video "Historical Cost vs Fair Value Accounting" menjelaskan bagaimana perusahaan mencatat nilai asetnya di neraca. Ada dua cara pencatatan yaitu, menggunakan harga historis saat aset dibeli (historical cost) dan harga pasar saat ini (fair value). Contohnya, jika sebuah kantor yang dibeli 20 tahun lalu seharga 5 juta dolar sekarang harganya sudah naik menjadi 35 juta dolar, perusahaan harus memilih apakah mencatatnya berdasarkan harga beli atau harga pasar sekarang. Mereka harus konsisten memakai salah satu metode dan tidak boleh bolak-balik ganti metode. Metode nilai wajar biasanya dipakai untuk aset dan kewajiban tertentu seperti perlengkapan, merek dagang, dan hutang.
Kesimpulannya video ini menjelaskan perbedaan dan pilihan dalam pencatatan nilai aset oleh perusahaan agar neracanya mencerminkan kondisi sebenarnya atau harga historis pembelian. Penjelasannya cukup mudah dipahami untuk yang baru belajar akuntansi atau keuangan.