གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Maya Khoyrotun Nisa

Nama: Maya Khoyrotun Nisa
NPM; 2413031045
Kelas: 2024 B

Saya sudah membaca beberapa jurnal terkait teori positif kebijakan akuntansi. seperti jurnal "Pengaruh Teori Akuntansi Positif dalam Penelitian dan Implementasi Ilmu Akuntansi" yang ditulis oleh Waluyani, R. C. (2023), jurnal tersebut secara singkat menjelaskan bahwa teori akuntansi positif bertujuan untuk menjelaskan dan memprediksi praktik akuntansi yang sebenarnya terjadi berdasarkan data empiris. Teori ini fokus pada bagaimana dan mengapa manajer memilih kebijakan akuntansi tertentu dalam situasi tertentu, serta dampaknya pada laporan keuangan dan keputusan ekonomi. Berbeda dengan teori normatif yang menjelaskan apa yang seharusnya dilakukan, teori positif lebih menekankan pemahaman perilaku akuntansi melalui observasi dan pengujian empiris. Jurnal ini juga membahas pergeseran dari pendekatan normatif ke positif yang memberi dasar ilmiah dan praktis bagi pengembangan ilmu akuntansi modern.

TA B 2025 -> e-journal

Maya Khoyrotun Nisa གིས-
Nama : Maya Khoyrotun Nisa
NPM : 2413031045
Kelas : 2024 B

Jurnal ini membahas perkembangan pelaporan keberlanjutan perusahaan dengan fokus pada harmonisasi berbagai panduan SDGs yang diterbitkan oleh GRI dan IIRC. Pelaporan keberlanjutan kini semakin penting untuk menunjukkan komitmen perusahaan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), melalui pengungkapan informasi ekonomi, sosial, dan lingkungan secara transparan, konsisten, dan dapat dibandingkan. Jurnal ini mengusulkan pendekatan sistematis untuk menyelaraskan panduan SDGs guna mengatasi tantangan pelaporan yang dinamis dan beragam kebutuhan perusahaan. Studi kasus perusahaan telekomunikasi menunjukkan adanya variasi dalam interpretasi dan penerapan SDGs, namun dengan pendekatan yang tepat, perusahaan dapat meningkatkan kinerja pelaporan keberlanjutan mereka.
Menurut saya, jurnal ini menegaskan bahwa pelaporan keberlanjutan bukan sekadar kewajiban administratif tapi bagian strategis yang harus diintegrasikan dengan visi dan operasional perusahaan. Hal ini tentu membutuhkan komitmen nyata dan kejelian dalam memilih standar pelaporan yang sesuai dengan konteks dan tujuan bisnis masing-masing. Pendekatan interdisipliner yang menggabungkan aspek sosial, ekonomi, dan organisasi menjadi kunci keberhasilan pelaporan. Jurnal ini memberikan gambaran yang cukup komprehensif dan memberikan panduan yang jelas untuk perusahaan yang ingin meningkatkan kualitas laporan keberlanjutan mereka di tengah tantangan yang terus berkembang.