jurnal tersebut membahas mengenai teori akuntansi, elemen-elemen, struktur, dan kerangka konseptual serta kaitannya dengan pelaporan keuangan. Tujuan utama studi ini adalah memahami beragam interpretasi tentang teori akuntansi, elemen, struktur, dan kerangka konseptual yang mendasari praktik pelaporan keuangan. Studi ini menggunakan data sekunder dari jurnal dan sumber internet.
Teori akuntansi didefinisikan sebagai kumpulan konsisten dari konsep-konsep hipotetik, konseptual, dan pragmatis yang membentuk kerangka referensi untuk praktek akuntansi. Klasifikasi teori akuntansi meliputi pendekatan pragmatis, sintaktis, semantik, normatif, positif, naturalistik, dan ilmiah. Elemen dasar teori akuntansi adalah kegunaan laporan keuangan, karakteristik kualitatif seperti relevansi, reliabilitas, komparabilitas, dan konsistensi, serta asumsi dasar seperti entitas bisnis, periodisitas, kelangsungan usaha, dan unit moneter.
Struktur teori akuntansi terdiri dari postulat, konsep, dan prinsip yang menjadi aturan dalam penyusunan laporan keuangan. Kerangka konseptual pelaporan keuangan, seperti yang dikembangkan oleh IASB, berfungsi sebagai pedoman standar akuntansi untuk memastikan konsistensi dan harmonisasi pelaporan keuangan. Kerangka ini juga menetapkan tujuan dan karakteristik kualitatif informasi keuangan serta cakupan pengguna laporan, seperti investor, karyawan, kreditor, pemerintah, dan masyarakat luas.
jurnal tersebut menyimpulkan bahwa teori akuntansi dan kerangka konseptual harus diaplikasikan secara objektif dan konsisten untuk menghasilkan laporan keuangan yang kredibel dan mencegah kecurangan finansial. Pengajaran dan penerapan teori ini sangat penting untuk peningkatan praktik akuntansi di dunia nyata.