Kiriman dibuat oleh Nurida Elsa

AKM A2025 -> slide ppt aset tetap

oleh Nurida Elsa -
Nama: Nurida Elsa
NPM: 2413031012

Ringkasan:
Aset tetap adalah aset berwujud yang digunakan untuk produksi, penyediaan jasa, disewakan, atau keperluan administratif dan diharapkan terpakai lebih dari satu periode. Pengakuan aset tetap dilakukan jika manfaat ekonomis masa depan besar kemungkinan mengalir dan biaya perolehan dapat diukur andal.Setelah dicatat, aset tetap mengalami penyusutan yang dialokasikan selama umur manfaat. Entitas bisa menggunakan model biaya atau revaluasi sesuai nilai pasar. Penyusutan harus mencerminkan pola penggunaan aset. Bila nilai aset turun, dilakukan penurunan nilai, dan aset dihentikan pengakuannya bila sudah tidak berguna atau dilepas.Pengungkapan informasi aset tetap dalam laporan keuangan wajib dilakukan, termasuk metode penyusutan, nilai tercatat, dan penurunan nilai.

Pendapat pribadi:
Aset tetap penting sebagai modal operasional. Pengelolaan yang tepat memperkuat keandalan laporan keuangan dan pengambilan keputusan bisnis. Metode penyusutan dan revaluasi harus akurat agar nilai aset mencerminkan kondisi nyata.

Referensi: PSAK 16, Kasmir (2022), Warren et al. (2021), dan modul [file:ASET-TETAP.

AKM A2025 -> Diskusi

oleh Nurida Elsa -
Nama: Nurida Elsa
NPM: 2413031012

Metode LIFO (Last In, First Out) menghasilkan laba bersih yang lebih rendah pada masa kenaikan harga karena biaya barang yang dijual diambil dari harga pembelian terbaru yang biasanya lebih tinggi. Hal ini menyebabkan harga pokok penjualan (HPP) naik, sehingga laba kotor dan laba bersih cenderung menurun dibandingkan dengan metode FIFO, yang menggunakan harga barang masuk pertama yang lebih rendah, sehingga menghasilkan laba yang lebih tinggi.

Sebaliknya, ketika harga menurun, metode LIFO akan memberikan laba bersih yang lebih tinggi karena HPP didasarkan pada harga beli yang lebih rendah, sedangkan metode FIFO akan menghasilkan laba bersih yang lebih rendah. Dengan demikian, perbedaan metode ini memengaruhi besaran laba yang dilaporkan tergantung pada tren harga barang yang terjadi. Selain itu, LIFO dapat mengurangi beban pajak saat inflasi karena laba yang dilaporkan lebih kecil, sementara FIFO menghasilkan laba yang lebih besar dan pajak yang lebih tinggi dalam kondisi harga naik.​