Posts made by Nurida Elsa

AKM A2025 -> Diskusi

by Nurida Elsa -
Nama: Nurida Elsa
NPM: 2413031012


a. Pengelolaan laba adalah cara perusahaan mengatur atau mengelola keuntungan yang dilaporkan supaya terlihat bagus. Tapi kalau mengatur laba ini dilakukan berlebihan, bisa membuat informasi laba jadi kurang jujur dan menyesatkan orang yang membacanya.

b. Kita harus hati-hati memakai angka laba dari laporan keuangan karena angka itu bisa dipengaruhi cara perusahaan membuat laporan, yang terkadang tidak 100% sesuai kenyataan. Prinsip akuntansi yang diterima umum seperti aturan main agar laporan keuangan dibuat dengan cara yang benar dan bisa dipercaya. Prinsip ini membantu agar laporan untung rugi perusahaan tidak dibuat berlebihan dan memberikan gambaran sebenarnya tentang kondisi keuangan perusahaan. Oleh karena itu, prinsip-prinsip akuntansi yang diterima umum (GAAP) diterapkan untuk menciptakan konsistensi, objektivitas, dan transparansi dalam pelaporan keuangan. Tujuannya adalah agar laporan laba-rugi dapat memberikan informasi yang relevan, dapat diandalkan, dan mudah dibandingkan antar perusahaan sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat

Jadi, pengelolaan laba bisa baik atau buruk tergantung cara mengaturnya, dan prinsip akuntansi penting agar laporan keuangan bisa dipakai sebagai dasar keputusan yang tepat

TA2025 -> ACTIVITY: RESUME

by Nurida Elsa -
Nama: Nurida Elsa
NPM: 2413031012

Jurnal ini membahas elemen, struktur, dan kerangka konseptual teori akuntansi serta kaitannya dengan pelaporan keuangan. Teori akuntansi dijelaskan sebagai kumpulan konsep hipotetik dan pragmatis yang menjadi dasar prinsip akuntansi dan praktik pelaporan. Pentingnya penerapan teori akuntansi secara nyata ditegaskan agar dapat mencegah berbagai kecurangan keuangan yang marak terjadi.

Jurnal ini juga menguraikan berbagai pendekatan teori akuntansi, seperti pragmatis, sintaktik, semantik, normatif, positif, naturalistik, dan ilmiah, yang membantu dalam memahami dan menyusun teori akuntansi. Elemen dasar teori akuntansi meliputi kegunaan, relevansi, reliabilitas, komparabilitas, konsistensi, serta asumsi bisnis entitas, periodisasi, kelangsungan usaha, dan satuan moneter.

Struktur teori akuntansi terdiri dari postulat, konsep, dan prinsip yang terkadang memiliki makna tumpang tindih, namun tetap berfungsi sebagai aturan dasar dalam penyusunan laporan keuangan. Kerangka konseptual akuntansi, seperti yang dikembangkan oleh IASB, berperan sebagai pedoman dalam pembuatan dan interpretasi standar akuntansi, mendukung harmonisasi, serta membatasi alternatif perlakuan akuntansi agar laporan keuangan dapat dipercaya dan berguna bagi berbagai pemangku kepentingan.

Jurnal menegaskan bahwa penguasaan dan penerapan teori akuntansi secara benar sangat krusial dalam menghasilkan laporan keuangan yang kredibel dan mencegah praktik penipuan keuangan, sehingga para profesional akuntansi harus mengintegrasikan teori dengan praktik nyata secara efektif.

TA2025 -> ACTIVITY: RESUME

by Nurida Elsa -
Nama: Nurida Elsa
NPM: 2413031012

Jurnal ini membahas Teori Akuntansi Positif (Positive Accounting Theory/PAT) yang dikembangkan oleh Watts dan Zimmerman sejak tahun 1978. Teori ini berfokus pada penjelasan dan prediksi praktik akuntansi yang dipilih manajer maupun perusahaan dalam situasi tertentu. Berbeda dengan teori normatif yang bersifat idealis, PAT lebih menekankan pada kenyataan empiris mengenai bagaimana akuntansi digunakan. PAT memiliki tiga hipotesis utama, yaitu hipotesis bonus, hipotesis pelanggaran perjanjian utang, dan hipotesis biaya politik. Ketiganya menjelaskan kecenderungan manajer dalam memilih kebijakan akuntansi untuk memperoleh keuntungan pribadi, melindungi perusahaan, atau mengurangi biaya tertentu. Namun, teori ini juga mendapat kritik, antara lain terkait metode penelitian yang dianggap terbatas, pendekatan filosofis yang kurang memperhatikan aspek sosial, serta pandangan ekonomi yang terlalu berfokus pada individu tanpa melihat kompleksitas keputusan kelompok. Selain itu, konsep konsekuensi ekonomi yang dikenalkan oleh Stephen Zeff (1978) menegaskan bahwa laporan akuntansi berpengaruh besar terhadap keputusan bisnis, pemerintah, dan kreditor. Karena itu, standar akuntansi perlu mempertimbangkan keseimbangan antara aspek politik dan kebutuhan praktis akuntansi. Secara keseluruhan, PAT memberikan kerangka empiris untuk memahami pola praktik akuntansi dan memprediksi reaksi perusahaan terhadap kebijakan atau standar baru. Pergeseran dari teori normatif ke positif menandai pentingnya penelitian berbasis data nyata, sekaligus membuka ruang untuk pengembangan teori yang lebih menyeluruh dengan memasukkan dimensi sosial dan ekonomi.