Kiriman dibuat oleh Tantowi Jauhari

TA2025 -> ACTIVITY: RESUME

oleh Tantowi Jauhari -
Nama : Tantowi Jauhari
NPM : 2413031008

Jurnal ini mengulas tentang Positive Accounting Theory (PAT) yang diperkenalkan oleh Watts dan Zimmerman pada tahun 1978. Teori ini hadir untuk menjawab kelemahan pendekatan normatif yang dianggap sulit diuji secara empiris, terlalu berfokus pada kesejahteraan investor individu, serta tidak efektif dalam alokasi sumber daya ekonomi. PAT bertujuan menjelaskan dan memprediksi praktik akuntansi nyata, khususnya bagaimana manajer memilih metode akuntansi dalam kondisi tertentu.

Dalam perkembangannya, PAT menghasilkan tiga hipotesis utama. Pertama, bonus plan hypothesis yang menyatakan manajer cenderung melakukan manajemen laba untuk memaksimalkan bonus. Kedua, debt covenant hypothesis yang menjelaskan upaya manajer meningkatkan laba agar terhindar dari pelanggaran perjanjian utang. Ketiga, political cost hypothesis yang menyoroti kecenderungan perusahaan besar menurunkan laba yang dilaporkan guna mengurangi beban pajak atau tekanan politik. Ketiga hipotesis ini menekankan bahwa kebijakan akuntansi sering kali dipengaruhi oleh insentif ekonomi.

Meski memberikan kontribusi signifikan, PAT juga banyak menuai kritik. Kritik diarahkan pada kelemahan metodologis yang belum mampu menggambarkan perilaku multi-individu dan multi-periode, keterbatasan filosofis karena kurang menekankan argumen ilmiah, serta pendekatan ekonomi yang terlalu individualistis.

Selain itu, jurnal ini menyoroti konsep economic consequences, yakni dampak pelaporan akuntansi terhadap perilaku manajemen, pemerintah, dan kreditur. Dengan adanya konsekuensi ekonomi, penyusunan standar akuntansi menjadi lebih kompleks karena harus mempertimbangkan kepentingan politik maupun ekonomi.

Secara keseluruhan, PAT memberikan kerangka sistematis dalam memahami pilihan kebijakan akuntansi dan mampu memprediksi fenomena akuntansi di masa depan, meskipun masih menyisakan ruang kritik dan pengembangan. Teori ini sekaligus membuka peluang penelitian lebih lanjut untuk menyempurnakan praktik akuntansi modern.

TA2025 -> ACTIVITY: RESUME

oleh Tantowi Jauhari -
Nama : Tantowi Jauhari
NPM : 2413031008

Artikel ini membahas peran penting teori akuntansi, unsur-unsurnya, struktur, serta kerangka konseptual dalam praktik pelaporan keuangan. Penulis menegaskan bahwa teori akuntansi akan bermanfaat apabila benar-benar diterapkan, bukan hanya dipahami secara teoritis. Berbagai masalah seperti kecurangan laporan, penggelembungan anggaran, dan penyelewengan dana menunjukkan adanya kesenjangan antara teori dengan praktik. Karena itu, pemahaman mendalam mengenai teori akuntansi beserta unsur dan kerangkanya sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelaporan keuangan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data sekunder dari jurnal, literatur, dan sumber daring[1] . Hasilnya menunjukkan bahwa elemen teori akuntansi meliputi kegunaan informasi, relevansi, keandalan, keterbandingan, dan konsistensi. Selain itu, terdapat empat asumsi dasar, yaitu business entity, periodicity, going concern, dan uang sebagai satuan ukur. Struktur teori akuntansi dibangun atas postulat, konsep, serta prinsip yang menjadi dasar penyusunan laporan keuangan yang dapat dipercaya.

Kerangka konseptual yang dipaparkan berfungsi sebagai panduan dalam penyusunan standar akuntansi agar pelaporan dilakukan secara konsisten dan tidak bersifat ad hoc. Kerangka ini juga membantu harmonisasi standar, mempermudah auditor dalam memberikan opini, serta mendukung pengguna laporan keuangan dalam pengambilan keputusan ekonomi. Dengan kerangka yang jelas, standar akuntansi lebih terarah dan mampu menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan[2] .

Kesimpulannya, teori akuntansi beserta elemen dan kerangka konseptualnya merupakan fondasi utama pelaporan keuangan yang kredibel. Tanpa penerapan yang baik, laporan rawan dimanipulasi dan mengurangi kepercayaan publik. Oleh sebab itu, akuntan dituntut untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga menegakkannya dalam praktik agar akuntansi berfungsi secara optimal.

TA2025 -> DISKUSI

oleh Tantowi Jauhari -
Nama : Tantowi Jauhari
NPM : 2413031008

Video ini membahas apa itu teori akuntansi (accounting theory):
1. Teori akuntansi adalah kumpulan konsep, prinsip, dan kerangka pemikiran yang digunakan sebagai dasar untuk merumuskan standar dan praktik akuntansi.
2. Teori tersebut membantu menjawab dua pertanyaan penting: mengapa suatu metode akuntansi dipilih dan bagaimana laporan keuangan seharusnya disusun.
3. Tanpa teori, praktik akuntansi bisa jadi tidak konsisten, beda-beda antar perusahaan, dan membingungkan bagi pemakai laporan keuangan.
4. Teori akuntansi memastikan bahwa laporan keuangan menjadi relevan, dapat diandalkan, dapat dibandingkan, dan transparan — sehingga informasi tersebut berguna bagi investor, kreditor, manajemen, dan pihak lain yang membutuhkan.

AKM A2025 -> Diskusi

oleh Tantowi Jauhari -
Nama : Tantowi Jauhari
NPM : 2413031008

Langkah-Langkah Siklus Akuntansi Adalah sebagai berikut:
1. Identifikasi & Analisis Transaksi : Menentukan transaksi yang benar-benar berpengaruh pada posisi keuangan.
2. Pencatatan Jurnal Umum : Mencatat transaksi ke jurnal dengan aturan debit–kredit.
3. Posting ke Buku Besar : Memindahkan catatan jurnal ke akun-akun terkait agar saldo akun terupdate.
4. Menyusun Neraca Saldo : Mengecek apakah total debit dan kredit sudah seimbang.
5. Jurnal Penyesuaian : Membuat penyesuaian (misalnya penyusutan, beban dibayar di muka) agar akun sesuai kondisi nyata.
6. Neraca Saldo Setelah Penyesuaian : Digunakan sebagai dasar penyusunan laporan keuangan.
7. Penyusunan Laporan Keuangan : Menyajikan informasi keuangan dalam bentuk laporan Laba Rugi, Perubahan Ekuitas, Neraca, dan Arus Kas.
8. Jurnal Penutup : Menutup akun sementara (pendapatan, beban, prive/dividen) agar siap untuk periode berikutnya.
9. Neraca Saldo Setelah Penutupan : Memastikan saldo akun permanen (aset, kewajiban, ekuitas) seimbang sebelum masuk periode baru.