Nama : Az Zahra Syahlia Putri
Npm : 2413031041
Izin menjawab studi kasus nya Bu/pak
Indonesia sebaiknya tidak mengikuti sepenuhnya kerangka konseptual IFRS tanpa penyesuaian lokal hal itu disebabkan oleh beberapa alasan seperti:
1. kondisi ekonomi dan pasar yang mana Indonesia memiliki kondisi ekonomi dan pasar yang unik sehingga penyesuaian lokal diperlukan untuk memastikan bahwa laporan keuangan mencerminkan realitas ekonomi yang sebenarnya
2. Tingkat kematangan pasar yang mana pasar modal Indonesia masih berkembang sehingga perlu penyesuaian untuk memastikan bahwa laporan keuangan dapat dipahami dan dipercaya oleh investor
3. Kebutuhan investor lokal yang mana investor lokal memiliki kebutuhan yang berbeda dengan investor asing sehingga penyesuaian lokal diperlukan untuk memastikan bahwa laporan keuangan mencerminkan kebutuhan investor lokal.
Dalam kesimpulannya PT Garuda sejahtera perlu mempertimbangkan penggunaan kerangka konseptual PSAK yang telah disesuaikan dengan kebutuhan lokal serta memastikan bahwa penggunaan nilai wajar sebagai dasar pengukuran dapat diandalkan dan mencerminkan realitas ekonomi yang sebenarnya di Indonesia.
Npm : 2413031041
Izin menjawab studi kasus nya Bu/pak
Indonesia sebaiknya tidak mengikuti sepenuhnya kerangka konseptual IFRS tanpa penyesuaian lokal hal itu disebabkan oleh beberapa alasan seperti:
1. kondisi ekonomi dan pasar yang mana Indonesia memiliki kondisi ekonomi dan pasar yang unik sehingga penyesuaian lokal diperlukan untuk memastikan bahwa laporan keuangan mencerminkan realitas ekonomi yang sebenarnya
2. Tingkat kematangan pasar yang mana pasar modal Indonesia masih berkembang sehingga perlu penyesuaian untuk memastikan bahwa laporan keuangan dapat dipahami dan dipercaya oleh investor
3. Kebutuhan investor lokal yang mana investor lokal memiliki kebutuhan yang berbeda dengan investor asing sehingga penyesuaian lokal diperlukan untuk memastikan bahwa laporan keuangan mencerminkan kebutuhan investor lokal.
Dalam kesimpulannya PT Garuda sejahtera perlu mempertimbangkan penggunaan kerangka konseptual PSAK yang telah disesuaikan dengan kebutuhan lokal serta memastikan bahwa penggunaan nilai wajar sebagai dasar pengukuran dapat diandalkan dan mencerminkan realitas ekonomi yang sebenarnya di Indonesia.