Kiriman dibuat oleh Az Zahra Syahlia Putri

TA B 2025 -> CASE STUDY

oleh Az Zahra Syahlia Putri -
Nama : Az Zahra Syahlia Putri
Npm : 2413031041
Izin menjawab studi kasus nya Bu/pak
Indonesia sebaiknya tidak mengikuti sepenuhnya kerangka konseptual IFRS tanpa penyesuaian lokal hal itu disebabkan oleh beberapa alasan seperti:
1. kondisi ekonomi dan pasar yang mana Indonesia memiliki kondisi ekonomi dan pasar yang unik sehingga penyesuaian lokal diperlukan untuk memastikan bahwa laporan keuangan mencerminkan realitas ekonomi yang sebenarnya
2. Tingkat kematangan pasar yang mana pasar modal Indonesia masih berkembang sehingga perlu penyesuaian untuk memastikan bahwa laporan keuangan dapat dipahami dan dipercaya oleh investor
3. Kebutuhan investor lokal yang mana investor lokal memiliki kebutuhan yang berbeda dengan investor asing sehingga penyesuaian lokal diperlukan untuk memastikan bahwa laporan keuangan mencerminkan kebutuhan investor lokal.
Dalam kesimpulannya PT Garuda sejahtera perlu mempertimbangkan penggunaan kerangka konseptual PSAK yang telah disesuaikan dengan kebutuhan lokal serta memastikan bahwa penggunaan nilai wajar sebagai dasar pengukuran dapat diandalkan dan mencerminkan realitas ekonomi yang sebenarnya di Indonesia.

TA B 2025 -> ACTIVITY: RESUME

oleh Az Zahra Syahlia Putri -
Nama : Az Zahra Syahlia Putri
Npm : 2413031041
Jurnal ini membahas bahwa teori akuntansi adalah sistem atas perangkat ide atau konsep yang diterima secara luas sebagai justifikasi atau penjelasan untuk praktek akuntansi tiap akuntansi terutama bertujuan menjelaskan alasan di balik praktik akuntansi yang diikuti bukan berarti itu adalah kata ilmiah tetapi tentu memiliki logika dibaliknya contohnya wineries umumnya mengikuti metode lifo untuk penilaian persediaan sedangkan penjual buah lebih memilih metode fifo untuk penilaian persediaan dari akuntansi harus menyediakan penjelasan tentang praktik penilaian persediaan yang diikuti baik berdasarkan logika atau prinsip ilmiah.

TA B 2025 -> DISKUSI

oleh Az Zahra Syahlia Putri -
Nama : Az Zahra Syahlia Putri 
Npm: 2413031041
Video ini menjelaskan bahwa dalam akuntansi, nilai aset bisa dicatat dengan dua cara, yaitu berdasarkan harga beli saat pertama kali dibeli (historical cost) atau berdasarkan harga pasar saat ini (fair value). Pemilihan metode ini penting supaya laporan keuangan jadi lebih jujur dan relevan sesuai kondisi pasar saat ini. Tapi, konsistensi juga krusial agar data tidak membingungkan.

AKM B2025 -> Diskusi

oleh Az Zahra Syahlia Putri -
1. Jelaskan pengertian dan jenis instrumen keuangan!
Instrumen keuangan adalah alat yang digunakan untuk mengelola keuangan, seperti investasi, pinjaman, atau perdagangan. Contoh instrumen keuangan adalah saham, obligasi, dan valuta asing. Instrumen keuangan memungkinkan perusahaan atau individu untuk mengelola risiko, meningkatkan keuntungan, dan mencapai tujuan keuangan.

2. Jelaskan kas dan pengendalian internal terhadap kas!

Kas adalah uang tunai yang dimiliki oleh perusahaan atau individu. Pengendalian internal terhadap kas adalah prosedur yang digunakan untuk memastikan bahwa kas digunakan secara efektif dan efisien. Contoh pengendalian internal kas adalah membuat laporan kas, mengawasi akses ke kas, dan melakukan rekonsiliasi bank.

*3. Bagaimanakah melakukan penyajian dan pengungkapan kas dalam laporan keuangan!*

Kas disajikan dalam laporan keuangan sebagai aset lancar. Perusahaan harus mengungkapkan jumlah kas yang dimiliki, kebijakan akuntansi untuk kas, dan informasi tentang kas yang dibatasi penggunaannya. Hal ini membantu pengguna laporan keuangan memahami posisi kas perusahaan.

4. Jelaskan pengertian, pengakuan piutang!

Piutang adalah uang yang diharapkan diterima oleh perusahaan dari pelanggan atau pihak lain. Piutang timbul dari penjualan barang atau jasa secara kredit. Piutang diakui sebagai aset lancar dalam laporan keuangan ketika perusahaan memiliki hak untuk menerima pembayaran.

5. Bagaimanakah melakukan penilaian, perhitungan penurunan nilai, penyajian dan pengungkapan piutang dalam laporan keuangan?
Penilaian piutang dilakukan dengan mempertimbangkan kemungkinan tidak tertagihnya piutang. Perusahaan harus menghitung penurunan nilai piutang dan mengungkapkannya dalam laporan keuangan. Piutang disajikan dalam laporan keuangan sebagai aset lancar, dan perusahaan harus mengungkapkan kebijakan akuntansi untuk piutang dan informasi tentang penurunan nilai piutang.

6. Bagaimanakah melakukan analisis kas dan piutang?

Analisis kas dan piutang dilakukan dengan menggunakan rasio-rasio keuangan untuk memahami likuiditas dan kemampuan perusahaan dalam mengelola aset lancar. Contoh rasio yang digunakan adalah rasio kas dan rasio hari piutang. Analisis kas dan piutang membantu perusahaan memahami kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dan mengelola piutang secara efektif.