Nama : Anggit Yunizar
NPM : 2413031046
Pengelolaan laba itu kayak "ngatur-ngatur" angka laba biar kelihatan bagus. Misalnya, manajemen nunda biaya atau cepetin pengakuan pendapatan.
Dampaknya:
Laba jadi gak jujur – angkanya gak mencerminkan kondisi asli perusahaan.
Bisa bikin investor salah paham – karena kelihatannya untung, padahal enggak sekuat itu.
Kalau berlebihan, bisa masalah hukum juga.
Mengapa kita harus berhati-hati dalam menggunakan angka laba dari laporan laba-rugi? Karena beberapa alasan berikut:
Laba bisa dipengaruhi oleh asumsi dan estimasi akuntansi. Contoh: Estimasi umur ekonomis aset tetap, provisi piutang tak tertagih, atau penilaian persediaan.
Adanya peluang pengelolaan laba oleh manajemen, Seperti dijelaskan di atas, manajemen bisa “memoles” laba untuk kepentingan tertentu, sehingga angka laba tidak selalu mencerminkan kinerja ekonomi yang sebenarnya.
Laporan laba-rugi tidak mencakup arus kas. Laba bersifat akrual, sedangkan arus kas lebih sulit dimanipulasi. Laba yang tinggi belum tentu diikuti oleh kas masuk yang tinggi.
Laba bersifat sementara dan bisa fluktuatif. Jika manajemen memanfaatkan celah dalam standar akuntansi untuk menggeser pendapatan atau biaya dari satu periode ke periode lain, angka laba bisa tampak bagus padahal hanya ilusi jangka pendek.
Tujuan utamanya adalah agar laporan keuangan, khususnya laporan laba-rugi, memenuhi karakteristik kualitatif informasi akuntansi, yaitu:
1.Relevan – memberikan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan.
2.Andal (reliable) – bisa dipercaya karena disusun berdasarkan standar yang konsisten.
3.Konsisten – memungkinkan perbandingan antar periode atau antar perusahaan.
4.Dapat dibandingkan – pengguna laporan dapat membandingkan performa perusahaan dari waktu ke waktu.
5.Jelas dan transparan – mencegah manajemen menyembunyikan informasi penting melalui angka laba yang menyesatkan.
Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, laporan laba rugi menjadi alat yang lebih objektif dalam menilai kinerja perusahaan dan membantu stakeholder dalam mengambil keputusan yang tepat.