Posts made by Salsabila Labibah

TA2025 -> DISKUSI

by Salsabila Labibah -
Nama : Salsabila Labibah
NPM : 2413031002

Video tersebut membahas tentang kerangka konseptual yang digunakan oleh Financial Accounting Standards Board (FASB)

Kesimpulan dari vidio tersebut yaitu :

Kerangka konseptual FASB adalah suatu sistem yang koheren yang terdiri dari tujuan dan konsep fundamental yang saling berhubungan, yang menjadi landasan bagi penetapan standar akuntansi keuangan yang konsisten dan penentuan sifat, fungsi, serta batasan dari pelaporan keuangan. Tujuan utama pelaporan keuangan adalah menyediakan informasi yang berguna bagi investor dan kreditur dalam pengambilan keputusan ekonomi. Kerangka ini mengatur elemen-elemen utama laporan keuangan seperti aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, dan beban, serta menetapkan karakteristik kualitatif informasi akuntansi, termasuk relevansi dan representasi yang andal, serta karakteristik pendukung seperti ketepatan waktu, keterbandingan, dan keterpahaman. Selain itu, kerangka ini juga memuat asumsi dasar dalam penyusunan laporan keuangan serta prinsip-prinsip pengakuan dan pengukuran, sambil memperhatikan batasan seperti biaya penyajian dan konservatisme. Dengan adanya kerangka konseptual ini, diharapkan standar akuntansi dapat dikembangkan secara terorganisasi dan konsisten sehingga memudahkan pemahaman dan penerapan akuntansi keuangan di masa depan.

TA2025 -> ACTIVITY: RESUME

by Salsabila Labibah -
Nama : Salsabila Labibah
NPM : 2413031002

Jurnal ini membahas elemen, struktur, kerangka konseptual, dan peran teori akuntansi dalam praktik pelaporan keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data sekunder dari literatur, jurnal, dan sumber daring. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori akuntansi merupakan landasan utama dalam penyusunan laporan keuangan yang kredibel. Elemen penting teori akuntansi mencakup kegunaan informasi, relevansi, reliabilitas, keterbandingan, serta konsistensi, didukung oleh asumsi dasar seperti entitas usaha, periodisasi, kelangsungan usaha, dan penggunaan uang sebagai satuan ukur.

Struktur teori akuntansi terdiri dari postulat, konsep, dan prinsip yang berfungsi sebagai pedoman dalam pengakuan, pengukuran, serta penyajian transaksi. Selain itu, kerangka konseptual yang ditetapkan oleh badan standar internasional seperti IASB dan IFRS berperan dalam menyatukan prinsip, mengurangi alternatif perlakuan akuntansi, serta memberikan panduan bagi penyusun laporan, auditor, dan pengguna.

Jurnal ini juga menguraikan berbagai pendekatan teori akuntansi, mulai dari pragmatik, sintaktik, semantik, normatif, positif, naturalistik hingga ilmiah, yang masing-masing memiliki kelebihan dan keterbatasan. Tujuan utamanya adalah menciptakan kerangka yang koheren untuk menjamin kualitas dan konsistensi pelaporan keuangan.

Kesimpulannya, teori akuntansi hanya bermanfaat jika diaplikasikan secara nyata dalam praktik. Penerapan elemen, struktur, dan kerangka konseptual secara konsisten sangat penting untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta mencegah kecurangan dalam laporan keuangan. Dengan demikian, teori akuntansi berfungsi tidak hanya sebagai konsep akademik, tetapi juga sebagai fondasi praktik akuntansi yang sehat.

TA2025 -> ACTIVITY: RESUME

by Salsabila Labibah -
Nama : Salsabila Labibah
NPM : 2413031002

Jurnal ini membahas Positive Accounting Theory (PAT) yang diperkenalkan oleh Watts dan Zimmerman sebagai pendekatan baru dalam penelitian akuntansi, menggantikan teori normatif yang lebih bersifat preskriptif. PAT berfokus pada penjelasan dan prediksi praktik akuntansi nyata melalui penelitian empiris. Teori ini menekankan bahwa pilihan kebijakan akuntansi manajer dipengaruhi oleh kepentingan pribadi maupun perusahaan, sehingga menimbulkan konsekuensi ekonomi.

Tiga hipotesis utama dalam PAT adalah: bonus plan hypothesis, yang menyatakan manajer cenderung mengatur laba untuk memaksimalkan bonus; debt covenant hypothesis, yang menjelaskan kecenderungan manajer meningkatkan laba untuk menghindari pelanggaran perjanjian utang; serta political cost hypothesis, di mana perusahaan besar cenderung menurunkan laba yang dilaporkan untuk mengurangi tekanan politik dan pajak. Berbagai penelitian seperti Healy (1985), Sweeney (1994), dan Jones (1991) memberikan bukti empiris mendukung hipotesis ini.

Meski demikian, PAT mendapat kritik dari sisi metodologi, filsafat, dan pendekatan ekonomi. Kritik utamanya adalah keterbatasan dalam menggambarkan realitas sosial secara utuh serta ketergantungan pada asumsi individualistik yang terlalu sederhana.

Secara keseluruhan, PAT berkontribusi besar dalam perkembangan akuntansi dengan memberikan kerangka untuk memahami dan memprediksi perilaku manajemen dalam pemilihan kebijakan akuntansi. Teori ini juga menegaskan bahwa praktik akuntansi tidak hanya berfungsi menyajikan informasi, tetapi juga memiliki konsekuensi ekonomi bagi manajer, investor, kreditor, maupun pemerintah.

AKM A2025 -> Diskusi

by Salsabila Labibah -
Nama : Salsabila Labibah
NPM : 2413031002

Keterbatasan utama dari neraca sebagai sumber informasi adalah sifatnya yang hanya menggambarkan posisi keuangan perusahaan pada satu titik waktu tertentu, sehingga informasi yang disajikan bersifat statis dan tidak menunjukkan perkembangan kegiatan usaha sepanjang periode. Neraca juga disusun berdasarkan harga perolehan atau biaya historis, bukan berdasarkan nilai pasar saat ini, sehingga nilai aset yang tercatat bisa jauh berbeda dengan nilai wajar sebenarnya, terutama dalam kondisi inflasi. Selain itu, beberapa pos dalam neraca disajikan berdasarkan estimasi dan pertimbangan manajemen, seperti cadangan kerugian piutang, penyusutan, atau umur ekonomis aset, sehingga terdapat unsur subjektivitas yang dapat memengaruhi keandalan informasi. Neraca pun tidak memuat semua aspek penting perusahaan, karena hanya menampilkan hal-hal yang dapat diukur secara kuantitatif, sementara faktor non-keuangan seperti reputasi, loyalitas pelanggan, dan kualitas sumber daya manusia tidak tercermin di dalamnya. Oleh karena itu, meskipun neraca penting untuk mengetahui posisi keuangan, pengguna laporan keuangan tetap perlu melihat laporan laba rugi, arus kas, serta informasi lain agar mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang kinerja dan prospek perusahaan.

AKM A2025 -> Diskusi

by Salsabila Labibah -
Nama : Salsabila Labibah
NPM : 2413031002

a. Bagaimana pengelolaan laba bisa mempengaruhi kualitas laba?

Pengelolaan laba (earnings management) dilakukan manajemen dengan cara tertentu agar laporan keuangan terlihat sesuai dengan tujuan tertentu, misalnya menarik investor, menjaga kepercayaan kreditur, atau mencapai target bonus. Namun, tindakan ini dapat memengaruhi kualitas laba.

Jika pengelolaan laba dilakukan secara transparan dan wajar sesuai standar akuntansi (misalnya mempercepat pengakuan beban atau mencadangkan kerugian), maka kualitas laba tetap baik karena mencerminkan kondisi ekonomi perusahaan yang sesungguhnya.

Tetapi jika dilakukan secara manipulatif (misalnya menunda pengakuan beban atau melebihkan pendapatan), maka kualitas laba menurun. Angka laba tidak lagi mencerminkan kinerja riil perusahaan sehingga bisa menyesatkan pengguna laporan keuangan.

Dengan demikian, pengelolaan laba yang berlebihan akan menurunkan reliabilitas, relevansi, dan keandalan informasi laba.

b. Mengapa kita harus berhati-hati dalam menggunakan angka laba yang berasal dari laporan laba-rugi? Apa tujuan dari penerapan prinsip-prinsip akuntansi yang diterima umum pada laporan laba rugi?

Kita harus berhati-hati karena laba dalam laporan laba-rugi bisa dipengaruhi oleh metode akuntansi yang dipilih (misalnya metode penyusutan, pencatatan persediaan, atau kebijakan pengakuan pendapatan). Selain itu, angka laba bisa dipengaruhi oleh estimasi dan pertimbangan manajemen, sehingga terdapat unsur subjektivitas.

Angka laba sering menjadi dasar pengambilan keputusan (investasi, kredit, atau pembagian dividen). Jika tidak hati-hati, pengguna bisa keliru dalam menilai kinerja dan kesehatan perusahaan.

Adapun tujuan penerapan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum (GAAP/SAK) pada laporan laba rugi adalah:

1. Menyajikan informasi yang andal dan relevantentang kinerja keuangan perusahaan.
2. Mencegah manipulasi laporan keuangan dengan menetapkan aturan yang baku.
3. Memudahkan perbandingan antarperiode dan antarperusahaan.
4. Memberikan dasar yang adil bagi pihak internal maupun eksternal dalam mengambil keputusan ekonomi.