གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Shafa Djiana Wardani

TA C2025 -> ACTIVITY: RESUME

Shafa Djiana Wardani གིས-
Nama: Shafa Djiana Wardani
NPM: 2413031080
Kelas:24C

Jurnal ini membahas pentingnya teori akuntansi beserta elemen, struktur, dan kerangka konseptualnya dalam mendukung praktik pelaporan keuangan yang kredibel. Teori akuntansi dijelaskan sebagai kumpulan prinsip dan konsep logis yang menjadi dasar pengembangan praktik akuntansi yang baik. Penelitian ini menyoroti bahwa teori akuntansi bermanfaat hanya jika diterapkan secara nyata dalam penyusunan laporan keuangan.

Teori akuntansi diklasifikasikan ke dalam tujuh pendekatan utama yaitu pragmatik, sintaktik, semantik, normatif, positif, naturalistik, dan ilmiah. Masing-masing pendekatan menggambarkan cara berbeda dalam memahami, menguji, dan menerapkan teori akuntansi terhadap praktik nyata. Elemen dasar teori akuntansi meliputi kegunaan informasi, relevansi, keandalan, keterbandingan, dan konsistensi, serta asumsi dasar seperti entitas bisnis, periode akuntansi, kelangsungan usaha, dan uang sebagai satuan ukur.

Struktur teori akuntansi terdiri atas postulat, konsep, dan prinsip yang menjadi fondasi pembentukan standar akuntansi. Sementara itu, kerangka konseptual pelaporan keuangan berfungsi sebagai panduan dalam menetapkan standar, memastikan keseragaman, dan membantu penyusunan laporan keuangan yang dapat dipahami berbagai pihak seperti investor, kreditor, pemerintah, dan publik.

Kesimpulannya, teori akuntansi menjadi dasar utama dalam menghasilkan laporan keuangan yang andal dan transparan. Penerapan yang benar atas elemen, struktur, dan kerangka konseptualnya dapat memperkuat integritas profesi akuntan serta mencegah terjadinya kecurangan finansial di dunia bisnis.

TA C2025 -> ACTIVITY: RESUME

Shafa Djiana Wardani གིས-
Nama: Shafa Djiana Wardani
NPM: 2413031080
Kelas: 24C

Jurnal ini membahas teori akuntansi positif (Positive Accounting Theory/PAT) yang dikembangkan oleh Watts dan Zimmerman untuk menjelaskan serta memprediksi praktik akuntansi berdasarkan perilaku manajer dan kondisi ekonomi. PAT muncul sebagai respon terhadap kelemahan teori normatif yang bersifat preskriptif dan tidak dapat diuji secara empiris. Fokus PAT adalah memahami alasan di balik pilihan kebijakan akuntansi yang dilakukan perusahaan dalam konteks bonus, perjanjian utang (debt covenant), dan biaya politik (political cost).

Tiga hipotesis utama dalam PAT meliputi:
(1) bonus plan hypothesis, yang menyatakan manajer cenderung mengelola laba untuk mendapatkan bonus;
(2) debt covenant hypothesis, di mana manajer menaikkan laba agar mudah mendapatkan pinjaman; dan
(3) political cost hypothesis, yaitu kecenderungan perusahaan besar melaporkan laba rendah untuk menghindari tekanan politik dan pajak tinggi.

Selain menjelaskan perilaku akuntansi, PAT juga dikritik karena terlalu menekankan pendekatan ekonomi individual, kurang mempertimbangkan faktor sosial, serta memiliki keterbatasan dalam metodologi dan filosofi penelitian.

Konsep economic consequences turut dijelaskan sebagai dampak pelaporan akuntansi terhadap keputusan bisnis, pemerintah, dan kreditur. Kesimpulannya, PAT berperan penting dalam menggeser riset akuntansi dari pendekatan normatif ke positif dengan menekankan pada penjelasan dan prediksi fenomena nyata dalam praktik akuntansi. Teori ini membantu memahami bagaimana kebijakan akuntansi dipilih serta dampaknya terhadap efisiensi dan perilaku manajerial.
Pertemuan 3

Tugas Kelompok 2
Materi: "Struktur Teori Akuntansi"

Nama anggota kelompok:
1. Iren Agista Putri_2413031071
2. Shafa Djiana Wardani_2413031080
3. Adelweis Laidy Ferdilla_2413031074

Link Post Test:
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSe8sNASlR64JsQzocalGfbvTRbUOvTePJpuL8yuIQlOT9zDEw/viewform?usp=sharing&ouid=117737033765390606967

TA C2025 -> DISKUSI

Shafa Djiana Wardani གིས-
Nama: Shafa Djiana Wardani
NPM: 2413031080
Kelas: 2024 C

Kesimpulan yang dapat saya ambil dari penjelasan video tersebut yaitu, teori akuntansi adalah seperangkat asumsi, kerangka kerja, dan metodologi yang digunakan dalam studi dan penerapan prinsip-prinsip pelaporan keuangan. Tujuannya adalah untuk memberikan panduan yang efektif bagi praktik akuntansi dan pelaporan keuangan, serta bertindak sebagai penalaran logis untuk mengevaluasi dan memandu praktik tersebut.

Semua teori akuntansi dibatasi oleh kerangka kerja konseptual akuntansi. Kerangka kerja ini disediakan oleh Financial Accounting Standards Board (FASB), yang merupakan entitas independen yang menetapkan tujuan pelaporan keuangan. FASB mengeluarkan Generally Accepted Accounting Principles (GAAP), yang bertujuan untuk meningkatkan perbandingan dan konsistensi informasi akuntansi.

Teori akuntansi adalah subjek yang terus berkembang dan harus beradaptasi dengan perubahan seperti cara berbisnis yang baru, standar teknologi baru, dan celah yang ditemukan dalam mekanisme pelaporan. Organisasi seperti International Accounting Standards Board (IASB) berperan dalam memodifikasi standar pelaporan keuangan internasional (IFRS) untuk menciptakan dan merevisi praktik akuntansi serta menyediakan aplikasi praktis dari teori tersebut. Selain itu, teori ini juga membantu mengembangkan praktik dan prosedur akuntansi baru seiring dengan evolusi standar regulasi.