Nama: Shafa Djiana Wardani
NPM: 2413031080
Kelas:24C
Jurnal ini membahas pentingnya teori akuntansi beserta elemen, struktur, dan kerangka konseptualnya dalam mendukung praktik pelaporan keuangan yang kredibel. Teori akuntansi dijelaskan sebagai kumpulan prinsip dan konsep logis yang menjadi dasar pengembangan praktik akuntansi yang baik. Penelitian ini menyoroti bahwa teori akuntansi bermanfaat hanya jika diterapkan secara nyata dalam penyusunan laporan keuangan.
Teori akuntansi diklasifikasikan ke dalam tujuh pendekatan utama yaitu pragmatik, sintaktik, semantik, normatif, positif, naturalistik, dan ilmiah. Masing-masing pendekatan menggambarkan cara berbeda dalam memahami, menguji, dan menerapkan teori akuntansi terhadap praktik nyata. Elemen dasar teori akuntansi meliputi kegunaan informasi, relevansi, keandalan, keterbandingan, dan konsistensi, serta asumsi dasar seperti entitas bisnis, periode akuntansi, kelangsungan usaha, dan uang sebagai satuan ukur.
Struktur teori akuntansi terdiri atas postulat, konsep, dan prinsip yang menjadi fondasi pembentukan standar akuntansi. Sementara itu, kerangka konseptual pelaporan keuangan berfungsi sebagai panduan dalam menetapkan standar, memastikan keseragaman, dan membantu penyusunan laporan keuangan yang dapat dipahami berbagai pihak seperti investor, kreditor, pemerintah, dan publik.
Kesimpulannya, teori akuntansi menjadi dasar utama dalam menghasilkan laporan keuangan yang andal dan transparan. Penerapan yang benar atas elemen, struktur, dan kerangka konseptualnya dapat memperkuat integritas profesi akuntan serta mencegah terjadinya kecurangan finansial di dunia bisnis.
NPM: 2413031080
Kelas:24C
Jurnal ini membahas pentingnya teori akuntansi beserta elemen, struktur, dan kerangka konseptualnya dalam mendukung praktik pelaporan keuangan yang kredibel. Teori akuntansi dijelaskan sebagai kumpulan prinsip dan konsep logis yang menjadi dasar pengembangan praktik akuntansi yang baik. Penelitian ini menyoroti bahwa teori akuntansi bermanfaat hanya jika diterapkan secara nyata dalam penyusunan laporan keuangan.
Teori akuntansi diklasifikasikan ke dalam tujuh pendekatan utama yaitu pragmatik, sintaktik, semantik, normatif, positif, naturalistik, dan ilmiah. Masing-masing pendekatan menggambarkan cara berbeda dalam memahami, menguji, dan menerapkan teori akuntansi terhadap praktik nyata. Elemen dasar teori akuntansi meliputi kegunaan informasi, relevansi, keandalan, keterbandingan, dan konsistensi, serta asumsi dasar seperti entitas bisnis, periode akuntansi, kelangsungan usaha, dan uang sebagai satuan ukur.
Struktur teori akuntansi terdiri atas postulat, konsep, dan prinsip yang menjadi fondasi pembentukan standar akuntansi. Sementara itu, kerangka konseptual pelaporan keuangan berfungsi sebagai panduan dalam menetapkan standar, memastikan keseragaman, dan membantu penyusunan laporan keuangan yang dapat dipahami berbagai pihak seperti investor, kreditor, pemerintah, dan publik.
Kesimpulannya, teori akuntansi menjadi dasar utama dalam menghasilkan laporan keuangan yang andal dan transparan. Penerapan yang benar atas elemen, struktur, dan kerangka konseptualnya dapat memperkuat integritas profesi akuntan serta mencegah terjadinya kecurangan finansial di dunia bisnis.