Kiriman dibuat oleh ZAHRA APRILIA 2415011037

Nama: Zahra aprilia
NPM: 2415011037
Kelas: B

- Tujuan dan Relevansi
Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis nilai penerapan-nilai Pancasila dalam pendidikan di Indonesia sebagai upaya membentuk karakter bangsa. Tujuan ini sangat relevan, mengingat tantangan moral dan etika yang dihadapi masyarakat modern, serta pentingnya karakter pendidikan dalam konteks kebangsaan.

- Struktur dan Organisasi
Jurnal disusun dengan struktur yang jelas, dimulai dari abstrak, pendahuluan, pembahasan, hingga kesimpulan. Setiap bagian saling mendukung dan memberikan gambaran yang komprehensif tentang pentingnya Pancasila dalam pendidikan.

- Analisis Nilai-Nilai Pancasila
Setiap sila Pancasila dijelaskan dengan baik, menunjukkan bagaimana masing-masing sila dapat diterapkan dalam pendidikan:
- Ketuhanan: Mengedukasi tentang spiritualitas dan toleransi beragama.
- Kemanusiaan: Memupuk empati dan keadilan sosial.
- Persatuan: Menekankan pentingnya integrasi dan integrasi.
- Kerakyatan: Mengajarkan nilai-nilai demokrasi dan partisipasi.
- Keadilan Sosial: Mengedukasi tentang kesejahteraan dan keadilan.

- Metode Penerapan
Jurnal ini memberikan beberapa metode konkret untuk menerapkan Pancasila dalam pendidikan:
- Kurikulum: Penekanan pada integrasi nilai-nilai Pancasila dalam berbagai mata pelajaran.
- Ekstrakurikuler : Kegiatan yang membangun kebersamaan dan solidaritas.
- Teladan Guru : Pentingnya peran guru sebagai panutan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila.

- Dampak yang diharapkan
Jurnal ini mengidentifikasi beberapa dampak positif dari penerapan Pancasila dalam pendidikan, termasuk pengembangan moralitas, rasa tanggung jawab, dan toleransi. Dampak ini penting untuk membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga beretika.

- Kesimpulan
menegaskan kembali pentingnya integrasi nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan sebagai kunci untuk membentuk karakter bangsa. Ini memberikan landasan yang kuat untuk argumen yang dibangun dalam jurnal.
Nama: Zahra Aprilia
NPM: 2415011037
Kelas: B MKU Pancasila

1. Menurut saya proses pendidikan di masa pandemi ini sangat merugikan dalam dunia pendidikan di Indonesia karena cara pembelajaran secara online atau dare dan peran pemerintahan terhadap pembelajaran siswa siswi di negara Indonesia masih sangat kurang. dapat dilihat dari fasilitas yang diberikan , tidak semua orang memiliki gawai untuk melakukan pembelajaran secara online dan menyampaikan pelajaran atau materi tidak tersampaikan dengan benar Dapat di lihat dari sisi guru yang kurang akan penjelasan materi nya dan juga jika dilihat dari siswa siswa juga tidak fokus untuk mendengarkan apa yang dijelaskan oleh gurunya.

2. Untuk dapat mengefektifkan pembelajaran pada masa pandemi dengan tidak menghilangkan nilai-nilai Pancasila, yaitu dengan tetap mengutamakan nilai-nilai Pancasila dalam setiap pembelajaran, baik dari nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kemusyawaratan dan keadilan. Selain dalam pembelajaran, di rumah pun juga harus tetap bisa mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila. Sehingga nilai Pancasila tersebut tidak hilang dari jati diri kita.

3.Untuk contoh kasus yang dapat meningkatkan atau mengembangkan karakter Pancasila di lingkungan saya, terutama di lingkungan sekolah yang sopan dan santun. Sewaktu saya sekolah di SMA, saya mendapatkan kelas yang di mana para siswanya itu menurut saya memiliki sopan santun yang sangat tinggi. Teman-teman saya sangat menghargai para guru dan juga sesama teman, dan itu juga berpengaruh pada diri saya. Saya jadi mengerti bagaimana cara berperilaku terhadap orang yang lebih tua, orang yang lebih muda atau teman sebaya.

4. Hakikat Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia yang mencakup nilai-nilai yang menjadi pedoman dalam berpikir, berasumsi, dan berperilaku masyarakat. Berikut adalah penjelasan mengenai hakikat Pancasila dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya:
a. Ketuhanan Yang Maha Esa: Nilai ini menekankan pentingnya kepercayaan kepada
Tuhan Yang Maha Esa.
B. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Nilai ini mengajarkan menghormati pentingnya hak
asasi manusia, bersikap adil, dan berperilaku beradab.
C. Persatuan Indonesia: Nilai ini menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa.
D. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan: Nilai ini mengajarkan pentingnya demokrasi dan
musyawarah untuk mencapai mufakat.
e. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Nilai ini menekankan pentingnya keadilan
sosial bagi seluruh rakyat.

Nama: Zahra Aprilia

NPM: 2415011037

Kelas: B


1.  Menurut pendapat saya kasus/ tindakan tersebut termasuk pelanggaran dan sangat bertentangan dengan nilai nilai Pancasila terlebihnya pada sila kedua. hal ini sangat disayangkan karena korban merupakan perawat yang bertugas sebagai garda terdepan dalam menangani kasus Covid-19. Namun pada saat perawat tersebut meninggal dunia justru mengalami ketidakadilan, sebab ditolak untuk dimakamkan dikotanya sendiri. yang seharusnya harus dihormati pemakamannya sebagai pahlawan dalam pandemi Covid-19


2. Sebagai mahasiswa saran saya, agar kejadian seperti itu tidak terulang lagi. kita harus menanamkan rasa kemanusiaan yang tenggi sedari dini. dan memberi pemahaman kepada masyarakat luas tentang prosedur tentang penanganan jenazah yang terjangkit virus covid-19 supaya tidak terjadi kesalahpahaman lagi.


3. Ya, kasus tersebut merupakan kasus pelanggaran Pancasila khususnya sila ke-2 yang berbunyi "Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab". pada sila ini sangat menekankan kemanusiaan yang berartikan memanusikan manusia, walaupun manusia itu sudah tidak bernyawa sekalipun.