NAMA : Azzumma Zhuhri Arieza Hakim
NPM : 2416031046
KELAS : Reguler B
Identitas Nasional adalah cerminan jati diri bangsa yang dibangun dari sejarah, budaya, bahasa, nilai, dan simbol-simbol yang disepakati bersama. Di Indonesia, identitas nasional terwujud melalui Pancasila, Bahasa Indonesia, Bendera Merah Putih, keberagaman budaya, dan sejarah perjuangan kemerdekaan yang menumbuhkan semangat kebangsaan. Identitas ini penting untuk menyatukan perbedaan yang ada.
Proses Terbentuknya Identitas Nasional dipengaruhi oleh sejarah perjuangan bersama untuk kemerdekaan, penggunaan Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi, keberagaman budaya yang diakui, serta nilai-nilai dalam Pancasila.
Tantangan di Era Globalisasi mencakup pengaruh budaya asing, etnosentrisme, radikalisme, serta informasi negatif dari media sosial yang dapat memperlemah rasa kebangsaan dan persatuan.
Untuk memperkuat identitas nasional, strategi yang diperlukan meliputi pendidikan karakter, penguatan bahasa dan budaya lokal, peran media dalam menyebarkan nilai kebangsaan, serta menjaga keberagaman dalam persatuan dan penegakan hukum yang adil.
Integrasi Nasional adalah penyatuan berbagai kelompok sosial, budaya, dan politik untuk menciptakan kesatuan harmonis di Indonesia. Faktor pendukung integrasi meliputi Pancasila, Bahasa Indonesia, sejarah perjuangan kemerdekaan, dan keberagaman budaya. Namun, tantangan seperti etnosentrisme, kesenjangan sosial, radikalisme, dan dampak globalisasi perlu diatasi.
Strategi penguatan integrasi nasional antara lain melalui pendidikan kebangsaan, pemerataan pembangunan, pemanfaatan media untuk promosi persatuan, penegakan hukum yang adil, dan dialog antar kelompok untuk membangun pemahaman dan toleransi.
NPM : 2416031046
KELAS : Reguler B
Identitas Nasional adalah cerminan jati diri bangsa yang dibangun dari sejarah, budaya, bahasa, nilai, dan simbol-simbol yang disepakati bersama. Di Indonesia, identitas nasional terwujud melalui Pancasila, Bahasa Indonesia, Bendera Merah Putih, keberagaman budaya, dan sejarah perjuangan kemerdekaan yang menumbuhkan semangat kebangsaan. Identitas ini penting untuk menyatukan perbedaan yang ada.
Proses Terbentuknya Identitas Nasional dipengaruhi oleh sejarah perjuangan bersama untuk kemerdekaan, penggunaan Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi, keberagaman budaya yang diakui, serta nilai-nilai dalam Pancasila.
Tantangan di Era Globalisasi mencakup pengaruh budaya asing, etnosentrisme, radikalisme, serta informasi negatif dari media sosial yang dapat memperlemah rasa kebangsaan dan persatuan.
Untuk memperkuat identitas nasional, strategi yang diperlukan meliputi pendidikan karakter, penguatan bahasa dan budaya lokal, peran media dalam menyebarkan nilai kebangsaan, serta menjaga keberagaman dalam persatuan dan penegakan hukum yang adil.
Integrasi Nasional adalah penyatuan berbagai kelompok sosial, budaya, dan politik untuk menciptakan kesatuan harmonis di Indonesia. Faktor pendukung integrasi meliputi Pancasila, Bahasa Indonesia, sejarah perjuangan kemerdekaan, dan keberagaman budaya. Namun, tantangan seperti etnosentrisme, kesenjangan sosial, radikalisme, dan dampak globalisasi perlu diatasi.
Strategi penguatan integrasi nasional antara lain melalui pendidikan kebangsaan, pemerataan pembangunan, pemanfaatan media untuk promosi persatuan, penegakan hukum yang adil, dan dialog antar kelompok untuk membangun pemahaman dan toleransi.