Nama: Melani Bunga Cantika
NPM: 2413053103
Kelas: 3C
1. Metode yang Digunakan
a. Kelebihan:
• Metode pembelajaran berbasis proyek, kontekstual, dan diferensiasi gaya belajar sangat sesuai untuk mengakomodasi berbagai tipe peserta didik.
• Menggunakan pendekatan terpadu antar disiplin yang memperkaya pemahaman konsep dan relevansi materi dengan dunia nyata.
• Proses pembelajaran sistematis dan berkesinambungan dari tahap awal hingga refleksi dan evaluasi.
b. Kekurangan:
• Pendekatan proyek dan kontekstual membutuhkan persiapan intensif dan waktu yang cukup, dapat menjadi tantangan jika waktu terbatas.
• Metode ini membutuhkan keterampilan fasilitasi guru yang tinggi agar semua siswa terlibat sekaligus efektif.
2. Media yang Digunakan
a. Kelebihan:
• Memanfaatkan media digital (video YouTube, PPT interaktif) yang menarik dan mudah diakses peserta didik.
• Media yang bervariasi (visual, auditori, kinestetik) memberikan pengalaman belajar yang kaya dan sesuai kebutuhan belajar siswa.
• LKPD dan latihan langsung meningkatkan keterlibatan aktif siswa.
b. Kekurangan:
• Ketergantungan pada fasilitas teknologi dapat menjadi kendala di lingkungan yang kurang mendukung infrastruktur digital.
• Jika tidak diimbangi dengan pengawasan yang baik, penggunaan video dapat menjadi kurang efektif tanpa bimbingan aktif guru.
3. Penguasaan Materi oleh Guru
a. Kelebihan:
• Materi diajarkan secara komprehensif, mencakup fakta, konsep, serta nilai-nilai moral dan sosial.
• Penyusunan tujuan dan asesmen yang selaras dengan materi menunjukkan penguasaan konten yang mendalam.
• Guru mampu mengintegrasikan aspek pengetahuan dan nilai karakter dengan baik.
b. Kekurangan:
• Kurang menginformasikan tentang pelatihan atau peningkatan kapabilitas guru dalam materi yang lebih kompleks.
• Belum ditemukan penanganan khusus terhadap siswa yang mengalami kesulitan dalam materi sebagai bagian dari penguasaan guru.
4. Pengelolaan Kelas
a. Kelebihan:
• Pengelolaan kelas dilakukan dengan pembagian kelompok yang efektif, ice breaking untuk membangun suasana positif, dan pengawasan yang terus menerus.
• Umpan balik positif dan kegiatan refleksi membuat siswa merasa dihargai dan termotivasi.
• Struktur kegiatan jelas dan terencana dengan durasi yang cukup.
b. Kekurangan:
• Pengelolaan kelompok dapat menghadapi kendala jika ada siswa yang dominan atau yang pasif tanpa intervensi pengelola kelas.
• Ketergantungan pada instruksi guru cukup tinggi, sehingga kurang menunjang kemandirian siswa secara maksimal.
5. Skor untuk Guru Bu Beti (1-100)
Skor keseluruhan untuk Bu Bety Yunita adalah 84/100, mencerminkan desain RPP inovatif, variasi metode-media, penguasaan materi komprehensif, dan pengelolaan kelas inklusif yang selaras Kurikulum Merdeka. Potensi peningkatan kecil pada detail metrik kuantitatif hasil belajar siswa. Skor belum sempurna karena masih ada ruang untuk peningkatan, terutama dalam aspek penggunaan data kuantitatif hasil belajar dan evaluasi lebih mendalam.