Kiriman dibuat oleh JUVITA TRI LESTARI

Learning Social Science -> Tugas Mandiri

oleh JUVITA TRI LESTARI -
Nama : Juvita Tri Lestari
NPM: 2413053081
Kelas: 3C

1. Metode yang digunakan
Kelebihan:
• Metode beragam dan menarik.
• ⁠Siswa lebih aktif terlibat.
• ⁠Menggabungkan teori dan praktik.
• ⁠Membantu pemahaman mendalam lewat diskusi, presentasi, refleksi, dan evaluasi.
Kekurangan:
• Memerlukan waktu lebih lama.
• Tergantung pada media.
• Beberapa siswa kesulitan menyesuaikan diri dengan kegiatan atau diskusi kelompok.

2. Media yang digunakan
Kelebihan:
• Media beragam dan mendukung visualisasi materi.
• Mempermudah pemahaman siswa.
• Mendukung kegiatan praktik, diskusi, dan refleksi.
Kekurangan:
• Ketergantungan pada media dapat menghambat pembelajaran jika terjadi masalah teknis.
• Persiapan media memerlukan waktu.
• Tidak semua siswa dapat memanfaatkan media secara maksimal.

3. Penugasan materi oleh guru
Kelebihan:
• Kelas terorganisir dalam kelompok, mendukung pembelajaran kolaboratif.
• Siswa relatif fokus dan memperhatikan guru.
• Guru berada di posisi strategis sehingga semua siswa dapat melihat PPT.
Kekurangan:
• Beberapa siswa kurang fokus, pengelolaan kelas perlu diperkuat.
• Guru cenderung berada di depan, belum banyak mendekati kelompok siswa.
• Aktivitas siswa masih terbatas dan belum sepenuhnya aktif.

4. Pengelolaan kelas
Kelebihan:
• Alur pembelajaran terstruktur dan jelas.
• Siswa dibagi kelompok dengan baik, partisipasi tinggi.
• Suasana kelas kondusif dan menyenangkan.
• Waktu kegiatan dikelola secara efektif.
Kekurangan:
• Perlu perhatian lebih bagi siswa yang membutuhkan bimbingan individu.
• Pengaturan kelompok dan diskusi memerlukan koordinasi ekstra.

5. ⁠Skor untuk Bu Beti (rentang 1-100)
Skor: 93/100
Alasannya: Guru menguasai materi dengan baik, memanfaatkan media secara tepat, dan tampil percaya diri. Namun, perlu ditingkatkan lagi terkait aktivitas siswa, variasi metode, interaksi dua arah, serta pengelolaan kelas agar lebih merata dan partisipatif.

Learning Social Science -> Tugas mandiri

oleh JUVITA TRI LESTARI -
Nama: Juvita Tri Lestari
NPM: 2413053081

Masalah sosial:
Masalah sosial yang banyak terjadi adalah rendahnya kepedulian terhadap sesama, misalnya masih adanya sikap acuh saat melihat teman yang membutuhkan bantuan. Kondisi ini dapat menyebabkan hubungan sosial menjadi renggang dan menurunkan rasa kebersamaan di lingkungan sekolah.

Solusi:
1. Guru mengajarkan pentingnya empati, saling membantu, dan kerja sama.
2. Sekolah mengadakan kegiatan seperti kerja bakti atau berbagi dengan teman yang membutuhkan.⁠
3. ⁠Membiasakan hal kecil seperti menyapa teman atau membantu guru.

Landasan yang relevan:
1. Menurut teori Fungsionalisme, setiap individu memiliki peran sosial yang harus dijalankan agar masyarakat tetap seimbang. Maka, sekolah berperan penting dalam menanamkan nilai empati, gotong royong, dan tanggung jawab sosial melalui kegiatan belajar dan proyek sosial.
2. Menurut teori Fungsionalisme, kegiatan sosial membantu masyarakat menjalankan fungsi sosialnya. Kegiatan seperti kerja bakti atau bakti sosial dapat memperkuat solidaritas antarindividu di sekolah.
3. ⁠Menurut teori Interaksionisme Simbolik, manusia belajar perilaku melalui interaksi dan peniruan makna sosial dari lingkungannya. Artinya, anak akan belajar peduli jika melihat contoh nyata dari guru, orang tua, dan teman sebaya yang menunjukkan sikap saling menolong.