Nama : Anindia Maharani
Npm : 2413031042
1. Instrumen keuangan adalah perjanjian yang menciptakan aset bagi satu pihak dan kewajiban atau modal bagi pihak lain. Instrumen ini bisa berupa kas, investasi, utang, atau modal perusahaan.
2. Kas adalah aset yang paling mudah dicairkan. Pengendalian internal yang baik sangat penting untuk melindungi kas dari pencurian atau penyalahgunaan. Ini meliputi pemisahan tugas, otorisasi pengeluaran, penyimpanan yang aman, rekonsiliasi dengan bank, dan penggunaan sistem kas kecil.
3. Kas dan aset yang setara dengan kas dilaporkan sebagai aset lancar dalam neraca. Perusahaan juga perlu menjelaskan kebijakan akuntansi terkait kas, rincian komponen kas, batasan penggunaan kas, dan informasi lain yang relevan.
4. Piutang adalah tagihan perusahaan kepada pihak lain atas penjualan barang atau jasa yang dilakukan secara kredit. Piutang diakui saat perusahaan telah menyerahkan barang atau jasa dan berhak menerima pembayaran.
5. Piutang dinilai sebesar nilai wajar, biasanya harga faktur. Selanjutnya, piutang disajikan sebesar nilai yang diperkirakan dapat diterima, yaitu nilai piutang dikurangi taksiran piutang yang mungkin tidak dapat ditagih. Informasi tentang piutang yang dijaminkan atau dialihkan juga perlu diungkapkan.
6. Analisis kas menggunakan rasio seperti rasio lancar dan rasio cepat, serta laporan arus kas. Analisis piutang menggunakan perputaran piutang, umur piutang, dan hari penjualan dalam piutang. Analisis ini membantu mengukur kemampuan perusahaan membayar utang dan seberapa efektif perusahaan mengelola piutangnya