Nama : Diva Septayani
NPM : 2413053129
Kelas : 3D
1. Contoh Masalah Kontekstual
Kesenjangan Layanan Pendidikan Sekolah Dasar di Kota vs Daerah 3T
Masalah ini masih banyak terjadi di Indonesia, terutama di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) terdapat beberapa kesenjangan layanan yang terjadi seperti kurangnya sarana dan prasarana yang memadai, kurangnya guru yang berkualitas, dan masih sulit mendapatkan akses teknologi. Masalah ini belum teratasi dengan baik karena kurangnya kesadaran pemerintah terhadap daerah 3T. Perbedaan yang spesifik biasanya terdapat pada infrastuktur bangunan, di daerah 3T banyak terdapat bangunan yang tidak layak pakai seperti atap bocor, bangunan hanya terbuat dari bambu, dan hanya beralaskan tanah.
2. Solusi
1. Penyebaran fasilitas dan pengajar.
Pemerintah harus mengutamakan penempatan tenaga pengajar dan pengiriman alat belajar ke wilayah terasing.
2. Kegiatan pelatihan dan insentif untuk pengajar di daerah 3T.
Untuk menarik minat dan mempertahankan pengajar di daerah sulit, penting untuk memberikan pelatihan dan penghargaan yang pantas.
3. Pemanfaatan fasilitas yang ada.
Meskipun fasilitas terbatas tapi jika guru mendapatkan pelatihan rutin, pasti bisa memanfaatkan fasiltas yang ada untuk menunjang pembelajaran supaya tetap berjalan.
3. Teori yang relevan
a. Teori Fungsional Struktural (Talcott Parsons):
Sistem sosial memiliki peran fundamental dalam menyediakan pendidikan yang mempersiapkan generasi muda untuk berkontribusi di masyarakat. Jika peran ini tidak dilaksanakan secara seimbang, maka akan muncul ketidakadilan sosial.
(Sumber: Parsons, T. (1951). The Social System. )
b. Teori Keadilan Sosial (John Rawls):
Semua anak berhak atas pendidikan yang berkualitas tanpa kecuali. Oleh karena itu, harus ada pembagian sumber daya pendidikan yang adil agar tidak hanya daerah perkotaan yang mendapat manfaat.
(Sumber: Rawls, J. (1971). A Theory of Justice. )