Nama : Rifqi Faris Saputra
NPM : 2411011143
Tanggapan saya :
Menjaga ketahanan ideologi di era digital memang sangat penting, terutama dalam mempertahankan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Saat ini, kemajuan teknologi dan internet memang membawa banyak manfaat, tetapi juga membuka peluang masuknya ideologi asing yang bisa mengancam identitas bangsa kita.
Misalnya, ideologi seperti radikalisme atau liberalisme bisa dengan mudah menyebar melalui media sosial, berita palsu, atau konten online lainnya. Hal ini menjadi tantangan besar, khususnya bagi generasi muda yang sering terpapar informasi tanpa batas. Mereka bisa saja tanpa sadar terpengaruh oleh ideologi asing ini, yang mungkin bertentangan dengan nilai-nilai bangsa kita.
Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk terus menanamkan dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila, seperti toleransi, gotong royong, dan persatuan, dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai ini adalah benteng utama untuk menghadapi arus globalisasi dan menjaga identitas kita sebagai bangsa Indonesia.
Selain itu, diperlukan langkah nyata untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Pancasila. Misalnya, melalui pendidikan yang relevan, kampanye kreatif di media sosial, dan program budaya yang melibatkan anak muda. Dengan pendekatan yang tepat, kita bisa melindungi ideologi bangsa dari pengaruh negatif di era digital ini.
Intinya, kita harus bijak menggunakan teknologi dan internet, sambil terus memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan. Itu adalah kunci agar bangsa kita tetap kokoh di tengah tantangan global.
NPM : 2411011143
Tanggapan saya :
Menjaga ketahanan ideologi di era digital memang sangat penting, terutama dalam mempertahankan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Saat ini, kemajuan teknologi dan internet memang membawa banyak manfaat, tetapi juga membuka peluang masuknya ideologi asing yang bisa mengancam identitas bangsa kita.
Misalnya, ideologi seperti radikalisme atau liberalisme bisa dengan mudah menyebar melalui media sosial, berita palsu, atau konten online lainnya. Hal ini menjadi tantangan besar, khususnya bagi generasi muda yang sering terpapar informasi tanpa batas. Mereka bisa saja tanpa sadar terpengaruh oleh ideologi asing ini, yang mungkin bertentangan dengan nilai-nilai bangsa kita.
Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk terus menanamkan dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila, seperti toleransi, gotong royong, dan persatuan, dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai ini adalah benteng utama untuk menghadapi arus globalisasi dan menjaga identitas kita sebagai bangsa Indonesia.
Selain itu, diperlukan langkah nyata untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Pancasila. Misalnya, melalui pendidikan yang relevan, kampanye kreatif di media sosial, dan program budaya yang melibatkan anak muda. Dengan pendekatan yang tepat, kita bisa melindungi ideologi bangsa dari pengaruh negatif di era digital ini.
Intinya, kita harus bijak menggunakan teknologi dan internet, sambil terus memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan. Itu adalah kunci agar bangsa kita tetap kokoh di tengah tantangan global.