Terima kasih untuk pertanyaannya Shelly, izin menjawab sebagai perwakilan dari
kelompok 4
Jika sekolah sudah menerapkan program literasi seperti membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai tetapi kemampuan literasi siswa masih rendah, kemungkinan masalahnya tidak hanya pada programnya, tetapi pada beberapa faktor lain.
Pertama, minat membaca siswa yang masih rendah, sehingga siswa membaca hanya karena kewajiban, bukan karena kebutuhan atau kesadaran diri. Kedua, kurangnya pendampingan dan arahan dari guru, misalnya siswa hanya membaca tanpa adanya diskusi, tanya jawab, atau kegiatan lanjutan yang membantu mereka memahami isi bacaan. Ketiga, keterbatasan
bahan bacaan yang menarik dan sesuai usia, sehingga siswa kurang tertarik untuk membaca. Keempat, lingkungan keluarga yang kurang mendukung kebiasaan membaca, seperti tidak adanya buku bacaan di rumah atau kurangnya kebiasaan membaca bersama orang tua.
Jadi, keberhasilan program literasi tidak hanya bergantung pada kegiatan membaca 15 menit saja, tetapi juga pada dukungan guru, ketersediaan
bahan bacaan yang menarik, serta dukungan dari lingkungan keluarga agar budaya membaca benar-benar terbentuk pada diri siswa.