Posts made by NAZWA FADHLIAH TAMAMAH Nazwa

DesainB2 -> FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

by NAZWA FADHLIAH TAMAMAH Nazwa -
Terima kasih untuk pertanyaannya Lidya, izin menjawab sebagai perwakilan dari kelompok 4

Menurut saya, literasi baca tulis merupakan literasi yang paling penting untuk dikembangkan pada siswa sekolah dasar. Hal ini karena literasi baca tulis menjadi dasar bagi perkembangan literasi lainnya, seperti literasi digital, finansial, maupun sains. Jika siswa memiliki kemampuan membaca dan memahami teks dengan baik, mereka akan lebih mudah mempelajari berbagai informasi dan pengetahuan di bidang lain.

Selain itu, pada tingkat sekolah dasar siswa masih berada pada tahap awal perkembangan kemampuan belajar. Oleh karena itu, keterampilan membaca, memahami isi bacaan, serta mengekspresikan ide melalui tulisan perlu diperkuat terlebih dahulu. Dengan kemampuan literasi baca tulis yang baik, siswa akan lebih mudah mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, serta memahami informasi dari berbagai sumber di masa depan.

DesainB2 -> FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

by NAZWA FADHLIAH TAMAMAH Nazwa -
Terima kasih untuk pertanyaannya Shelly, izin menjawab sebagai perwakilan dari kelompok 4

Jika sekolah sudah menerapkan program literasi seperti membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai tetapi kemampuan literasi siswa masih rendah, kemungkinan masalahnya tidak hanya pada programnya, tetapi pada beberapa faktor lain.

Pertama, minat membaca siswa yang masih rendah, sehingga siswa membaca hanya karena kewajiban, bukan karena kebutuhan atau kesadaran diri. Kedua, kurangnya pendampingan dan arahan dari guru, misalnya siswa hanya membaca tanpa adanya diskusi, tanya jawab, atau kegiatan lanjutan yang membantu mereka memahami isi bacaan. Ketiga, keterbatasan bahan bacaan yang menarik dan sesuai usia, sehingga siswa kurang tertarik untuk membaca. Keempat, lingkungan keluarga yang kurang mendukung kebiasaan membaca, seperti tidak adanya buku bacaan di rumah atau kurangnya kebiasaan membaca bersama orang tua.

Jadi, keberhasilan program literasi tidak hanya bergantung pada kegiatan membaca 15 menit saja, tetapi juga pada dukungan guru, ketersediaan bahan bacaan yang menarik, serta dukungan dari lingkungan keluarga agar budaya membaca benar-benar terbentuk pada diri siswa.

DesainB2 -> FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

by NAZWA FADHLIAH TAMAMAH Nazwa -
Terima kasih untuk pertanyaannya Juvita, izin menjawab sebagai perwakilan dari kelompok 4

Dalam pembelajaran STEM atau STEAM, guru dapat memastikan semua siswa terlibat dan benar-benar belajar dengan beberapa cara berikut:
1. Membagi peran dalam kelompok
Guru dapat memberikan peran yang berbeda kepada setiap anggota kelompok, seperti peneliti, penacat, penyaji, atau pengamat. Dengan adanya pembagian tugas, setiap siswa memiliki tanggung jawab yang harus dilakukan.
2. Melakukan pemantauan selama kegiatan
Guru perlu berkeliling dan mengamati proses kerja kelompok untuk memastikan setiap siswa ikut berpartisipasi serta membantu siswa yang kurang aktif.
3. Memberikan penilaian individu dan kelompok
Selain menilai hasil kerja kelompok, guru juga dapat memberikan penilaian individu, misalnya melalui pertanyaan, refleksi, atau laporan singkat tentang kegiatan yang telah dilakukan.
4. Mendorong diskusi dan tanya jawab
Guru dapat mengajukan pertanyaan kepada anggota kelompok secara bergantian agar semua siswa ikut berpikir dan menyampaikan pendapat.

Dengan cara tersebut, guru dapat memastikan bahwa setiap siswa tidak hanya terlibat dalam kegiatan kelompok, tetapi juga benar-benar memahami proses pembelajaran yang dilakukan.

DesainB2 -> FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

by NAZWA FADHLIAH TAMAMAH Nazwa -
Terima kasih untuk pertanyaannya lutfiah, izin menjawab sebagai perwakilan dari kelompok 4

Peran orang tua sangat penting dalam membantu meningkatkan literasi anak karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat anak belajar. Orang tua dapat mendukung perkembangan literasi dengan membiasakan anak membaca sejak dini, misalnya dengan menyediakan buku bacaan yang sesuai dengan usia anak dan meluangkan waktu untuk membaca bersama di rumah. Selain itu, orang tua juga dapat membacakan cerita, mengajak anak berdiskusi tentang isi bacaan, serta memberi motivasi agar anak tertarik untuk membaca dan menulis. Dukungan dan komunikasi yang baik antara orang tua dan guru akan membantu menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan literasi anak baik di rumah maupun di sekolah.