Kiriman dibuat oleh Aiman Maxima Alfarizi

MKU Pancasila Manajemen A -> Forum diskusi

oleh Aiman Maxima Alfarizi -
Nama : Aiman Maxima Alfarizi
Kelas. : A
NPM. : 2411011013
Selamat pagi Bapak Roy izin menanggapi materi yang bapak sampaikan.


Pancasila merupakan ideologi negara memiliki nilai-nilai yang harus ditanamkan dalam pendidikan, agar setiap individu dapat menjadi warga negara yang bertanggung jawab, adil.Pendidikan Pancasila di Indonesia mengalami dinamika yang signifikan sejak awal
pembentukannya hingga saat ini. Salah satu dinamika penting adalah perubahan dalam kurikulum pendidikan. Perlu ada penyesuaian kontekstual dalam kurikulum untuk memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila tetap relevan dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan nyata. Serta Pancasila bisa mengikuti zaman. Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman budaya, agama, dan suku. Dinamika terjadi dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dengan keragaman ini, memastikan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi simbol persatuan tetapi juga alat yang mampu merangkul dan menghormati keberagaman tersebut. Perkembangan teknologi juga membawa dinamika baru dalam pendidikan Pancasila.

Permasalahan yang Dihadapi dalam Pendidikan Pancasila
Seiring berkembangnya zaman, nilai Pancasila semakin tergerus dari luar maupun dalam. Dari dalam yaitu kurangnya infrastruktur dan dati luar yaitu globalisasi dan internet yang sangat cepat untuk mengakses informasi tanpa menyaring dan memperhatikan dampak moral terhadap sikap.

1. Tantangan Teknologi dan Globalisasi Teknologi informasi, internet, dan media sosial telah memberikan dampak besar pada generasi muda. Banyak informasi palsu dan negative account beredar yang merusak moral bangsa

2. Apatisme Generasi Muda
Salah satu masalah utama adalah rendahnya minat dan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya nilai-nilai Pancasila. Banyak siswa menganggap Pancasila sebagai sesuatu yang formalitas belaka dan kurang relevan dalam kehidupan sehari- hari.

3. Kualitas Pengajaran:
Tidak semua guru memiliki kompetensi yang memadai untuk mengajarkan Pancasila dengan cara yang inspiratif dan efektif. Kurangnya guru yang terampil dalam mengajarkan Pancasila.

4. Kesenjangan dalam Akses Pendidikan Tantangan lain adalah kesenjangan akses pendidikan, terutama di wilayah terpencil. Banyak daerah yang masih infrastruktur seperti sekolah dan perpustakaan.

5. Tantangan dalam Pengelolaan Keberagaman
Di tengah keberagaman budaya, suku, dan agama di Indonesia, pendidikan Pancasila juga dihadapkan pada tantangan untuk mengelola perbedaan.

6. Relevansi dalam Kehidupan Nyata Meskipun Pancasila mencakup nilai-nilai yang mendasar bagi kehidupan bangsa, sering kali nilai-nilai ini belum benar-benar diaktualisasikan dalam kehidupan sehari- hari oleh masyarakat. Ini menimbulkan tantangan bagaimana pendidikan Pancasila dapat menjembatani antara teori dan praktik.


Kesimpulan
Pancasila adalah ideologi negara yang mengandung nilai-nilai moral seperi ketuhanan, hubungan antar manusia, musyawarah, persatuan dan keadilan. Namun seiring berkembangnya zaman nilai Pancasila semakin hari tergerus oleh globalisasi yang menyebabkan penyimpangan sikap moral, minimnya literatur Pancasila juga membuat pancasila semakin jarang dipelajari

MKU Pancasila Manajemen A -> Forum Diskusi

oleh Aiman Maxima Alfarizi -
Nama : Aiman Maxima Alfarizi
NPM : 2411011013
KELAS: A

Selamat pagi pak Roy, izin menanggapi materi mengenai Pancasila Sebagai Sistem Filsafat

Berdasarkan materi yang sudah saya simak dapat diambil kesimpulan bahwa filsafat pancasila sebagai refleksi kritis dan rasional tentang pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya banyak. Pancasila sebagai filsafat mengandung banyak makan dan pemikiran yang menjadi substansi dan isi pembentukan ideologi pancasila. Pancasila dikatakan filsafat karena pancasila merupakan perenungan dari para pemikir bangsa yang dituangkan dalam tujuan berideologi.

Pancasila sebagai suatu sistem filsafat
Pancasila sebagai sistem filsafat dapat dilakukan dengan cara
1. Deduktif
Dengan mencari hakikat pancasila dan dianalisis serta disusun secara sistematis
2. Induktif
Dengan mengamati gejala-gejala sosial budaya masyarakat, merefleksikan dan menarik arti dan makna yang hakiki.

Manfaat Filsafat
1. Memperoleh kebenaran yang hakiki,
2. Melatih kemampuan berfikir logis,
3. Melatih berpikir dan bertindak bijaksana,
4. Melatih berpikir rasional dan komprehensif,
5. Menyeimbangkan antara pertimbangan dan tindakan sehingga diperoleh keselarasan hidup.

PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT
Sistem memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1.Suatu kesatuan bagian-bagian/unsur/elemen/komponen
2. Bagian-bagian tersebut mempunyai fungsi sendiri-sendiri, Saling berkaitan dan saling ketergantungan, keseluruhannya dimaksudkan untuk mencapai tujuan tertentu (tujuan sistem),
3. Terjadi dalam suatu lingkungan yang kompleks


Kesimpulannya
Pancasila sebagai sistem filsafat memberikan dasar pemikiran bagi bangsa. Pancasila sebagai sistem filsafat dapat dilakukan dengan cara induktif yang mencari dan menganalisis secara sistematis dan deduktif yang mengamati gejolak sosial budaya masyarakat sebagai refleksi. Adapun manfaat mempelajari pancasila yaitu melatih berpikir rasional, logis dan kritis