Nama : Terra Eksantiana Wijayanti
NPM : 2411011098
Kelas : B
Assalamualaikum, selamat sore Pak Roy, izin memberikan tanggapan mengenai materi ‘Pancasila sebagai Sistem Filsafat’ dari video pembelajaran MKU Pancasila pada hari ini.
Filsafat adalah ilmu yang mempelajari hakikat segala sesuatu, sebab, asal, dan hukumnya dengan menggunakan akal budi. Filsafat Pancasila dapat didefinisikan sebagai refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa, dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh. Kata filsafat berasal dari bahasa Yunani, yaitu philosophia yang artinya "cinta kebijaksanaan".
Filsafat Pancasila juga memiliki fungsi dan peran sebagai pedoman dan pegangan sikap, tingkah laku serta perbuatan dalam kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk bangsa Indonesia. Setiap nilai-nilai yang ada dalam sila Pancasila perlu dijadikan sebagai dasar dalam hidup berbangsa dan bernegara.
Manfaat Mempelajari Filsafat
1. Memperoleh kebenaran yang hakiki,
2. Melatih kemampuan berfikir logis,
3. Melatih berpikir dan bertindak bijaksana,
4. Melatih berpikir rasional dan komprehensif,
5. Menyeimbangkan antara pertimbangan dan tindakan sehingga diperoleh keselarasan hidup,
6. Menghasilakan tindakan yang bijaksana
Wawasan filsafat meliputi bidang atau aspek penyelidikan Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis.
- Ontologis : menurut Aristoteles adalah ilmu yang menyelidiki hakikat sesuatu atau tentang ada, keberadaan atau eksistensi dan disamakan artinya dengan metafisika.
- Epistemologis : cabang filsafat yang menyelidiki asal, syarat, susunan, metode, dan validitas ilmu pengetahuan.
- Aksiologis : istilah aksiolog berasal dari kata Yunani ‘axios’ yang artinya nilai, manfaat, dan ‘logos’ yang artinya pikiran, ilmu atau teori.
NPM : 2411011098
Kelas : B
Assalamualaikum, selamat sore Pak Roy, izin memberikan tanggapan mengenai materi ‘Pancasila sebagai Sistem Filsafat’ dari video pembelajaran MKU Pancasila pada hari ini.
Filsafat adalah ilmu yang mempelajari hakikat segala sesuatu, sebab, asal, dan hukumnya dengan menggunakan akal budi. Filsafat Pancasila dapat didefinisikan sebagai refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa, dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh. Kata filsafat berasal dari bahasa Yunani, yaitu philosophia yang artinya "cinta kebijaksanaan".
Filsafat Pancasila juga memiliki fungsi dan peran sebagai pedoman dan pegangan sikap, tingkah laku serta perbuatan dalam kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk bangsa Indonesia. Setiap nilai-nilai yang ada dalam sila Pancasila perlu dijadikan sebagai dasar dalam hidup berbangsa dan bernegara.
Manfaat Mempelajari Filsafat
1. Memperoleh kebenaran yang hakiki,
2. Melatih kemampuan berfikir logis,
3. Melatih berpikir dan bertindak bijaksana,
4. Melatih berpikir rasional dan komprehensif,
5. Menyeimbangkan antara pertimbangan dan tindakan sehingga diperoleh keselarasan hidup,
6. Menghasilakan tindakan yang bijaksana
Wawasan filsafat meliputi bidang atau aspek penyelidikan Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis.
- Ontologis : menurut Aristoteles adalah ilmu yang menyelidiki hakikat sesuatu atau tentang ada, keberadaan atau eksistensi dan disamakan artinya dengan metafisika.
- Epistemologis : cabang filsafat yang menyelidiki asal, syarat, susunan, metode, dan validitas ilmu pengetahuan.
- Aksiologis : istilah aksiolog berasal dari kata Yunani ‘axios’ yang artinya nilai, manfaat, dan ‘logos’ yang artinya pikiran, ilmu atau teori.