Kiriman dibuat oleh Terra Eksantiana Wijayanti 2411011098

Nama : Terra Eksantiana Wijayanti
NPM : 2411011098
Kelas : MKU PKN
Prodi : S1 Manajemen

Assalamualaikum, Selamat Malam, Pak Roy. Izin memberikan analisis mengenai jurnal “Semangat Bela Negara di Tengah Pandemi COVID-19” oleh Syahrul Kemal.

Jurnal ini menjelaskan bahwa bela negara tidak selalu harus dilakukan dengan cara berperang atau mengangkat senjata, tapi bisa juga diwujudkan lewat tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat menghadapi pandemi COVID-19. Dalam situasi krisis seperti ini, bela negara bisa berupa mematuhi protokol kesehatan, menjaga kebersihan, tetap di rumah jika tidak ada keperluan mendesak, tidak menyebarkan berita bohong (hoaks), serta saling membantu antarwarga. Penulis menekankan bahwa semangat bela negara harus dimiliki oleh setiap warga negara sebagai bentuk cinta dan tanggung jawab terhadap bangsa, sesuai dengan yang diatur dalam UUD 1945 dan Undang-Undang No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Ia juga menyebut bahwa semua orang bisa berkontribusi sesuai profesinya, seperti tenaga medis yang merawat pasien COVID-19 atau influencer yang menyebarkan pesan positif.

Jurnal ini juga menyoroti pentingnya solidaritas, seperti membantu tetangga yang sedang isolasi mandiri atau menyisihkan rezeki bagi mereka yang terdampak secara ekonomi.
Nama : Terra Eksantiana Wijayanti
NPM : 2411011098
Kelas : MKU PKN
Prodi : S1 Manajemen

Assalamualaikum, Selamat Malam, Pak Roy. Izin memberikan analisis video yang berjudul “Ketahanan Nasional – Pendidikan Kewarganegaraan”.

Video ini menjelaskan bahwa ketahanan nasional adalah kekuatan dan kemampuan negara untuk menghadapi berbagai masalah, baik dari dalam maupun luar negeri, agar negara tetap aman, kuat, dan tidak mudah terganggu. Ketahanan nasional ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu Trigatra dan Pancagatra. Trigatra adalah tiga hal yang berasal dari alam, yaitu letak dan kondisi geografis Indonesia, kekayaan alam yang kita miliki, serta jumlah dan kondisi penduduknya. Sedangkan Pancagatra adalah lima hal dari kehidupan sosial, yaitu ideologi (contohnya Pancasila), politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan.

Video ini juga menyampaikan bahwa menjaga ketahanan nasional adalah tanggung jawab semua warga negara, bukan hanya tugas pemerintah atau tentara. Setiap orang bisa ikut berperan, misalnya pelajar belajar dengan rajin, pekerja bekerja dengan jujur, dan masyarakat saling membantu serta mematuhi aturan yang berlaku. Jika semua unsur Trigatra dan Pancagatra dijaga dengan baik, maka Indonesia akan menjadi negara yang kuat, sejahtera, dan tahan terhadap berbagai ancaman, termasuk tantangan di masa depan.