Nama: Azahra Saputri
NPM : 2413053100
Masalah Sosial:
Bullying masih sering terjadi di lingkungan sekolah dasar. Contohnya seperti mengejek teman, tidak mau bermain bersama, atau melakukan kekerasan fisik. Perilaku ini membuat korban merasa sedih, takut, dan tidak semangat sekolah. Jika dibiarkan, bullying bisa menyebabkan anak kehilangan rasa percaya diri.
Landasan Teori:
Menurut Jusar, Jamaris, & Solfema (2023) , perilaku sosial anak terbentuk melalui proses sosialisasi dan pembelajaran di lingkungan sekolah. Anak belajar dari contoh yang mereka lihat di sekitar mereka. Jika lingkungan membiarkan perilaku kasar, maka anak bisa meniru dan menganggap itu hal yang wajar. Karena itu, guru dan orang tua perlu menanamkan nilai empati, kerja sama, dan saling menghargai sejak dini.
Solusi:
1. Guru memberi pemahaman kepada siswa tentang pentingnya saling menghormati dan tidak mengejek teman.
2. Sekolah membuat program anti-bullying dan kegiatan kerja sama antar siswa, seperti permainan kelompok atau proyek kelas.
3. Orang tua dan guru bekerja sama memantau perilaku anak di rumah dan di sekolah.
4. Memberi konseling atau bimbingan kepada pelaku dan korban bullying agar bisa memperbaiki hubungan sosialnya.
Kesimpulan:
Bullying bisa dicegah jika semua warga sekolah saling menghargai dan peduli satu sama lain. Dengan menumbuhkan sikap empati dan kerja sama, lingkungan sekolah akan menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua siswa.