Kiriman dibuat oleh Givona Cattlya Mahira Br.P 2453032013

HTN C 2025 -> MOHON DIKERJAKAN

oleh Givona Cattlya Mahira Br.P 2453032013 -
Nama: Givona Cattlya Mahira Br.P
NPM: 2453032013

Selama satu semester mengikuti mata kuliah Hukum Tata Negara, saya berpendapat bahwa perkuliahan ini memberikan pemahaman yang cukup komprehensif mengenai konsep, prinsip, dan dinamika ketatanegaraan Indonesia. Materi yang disampaikan mencakup aspek teoritis dan praktik, sehingga membantu saya melihat keterkaitan antara norma konstitusi dan realitas penyelenggaraan pemerintahan.

Secara reflektif, saya merasa pemahaman saya mengenai kedaulatan, pembagian kekuasaan, lembaga negara, serta proses perubahan konstitusi mengalami peningkatan yang signifikan. Penyajian materi yang dikaitkan dengan isu aktual membuat proses belajar menjadi lebih bermakna dan mendorong saya untuk lebih peka terhadap perkembangan ketatanegaraan di Indonesia.

Dalam hal kritik, saya melihat bahwa beberapa pertemuan masih terfokus pada teori tanpa cukup ruang untuk menganalisis kasus nyata. Hal ini membuat sebagian mahasiswa kesulitan menghubungkan konsep dengan praktik ketika menghadapi isu-isu ketatanegaraan yang sedang berkembang. Selain itu, waktu diskusi pada beberapa sesi terasa kurang sehingga potensi tukar pendapat antar mahasiswa belum sepenuhnya optimal.

Sebagai saran, saya berharap ke depan perkuliahan dapat menambahkan pembahasan kasus nyata secara lebih intensif, menggunakan media visual seperti bagan struktur kelembagaan atau alur perubahan UUD 1945, serta memberikan tugas analitis singkat untuk melatih kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjadikan pembelajaran lebih interaktif dan aplikatif. Secara keseluruhan, perkuliahan Hukum Tata Negara telah memberikan banyak manfaat dan memperkaya pemahaman saya mengenai sistem ketatanegaraan Indonesia. Saya mengapresiasi kesungguhan dosen dalam membimbing proses belajar dan berharap kualitas pembelajaran dapat terus meningkat di masa mendatang.

PIAK24C -> MOHON DIKERJAKAN

oleh Givona Cattlya Mahira Br.P 2453032013 -
Nama: Givona Cattlya Mahira Br.P
NPM: 2453032013

Selama satu semester mengikuti mata kuliah Pendidikan Integritas dan Anti Korupsi, saya merasa materi yang diberikan sangat bermanfaat dalam membentuk kesadaran etis dan sikap bertanggung jawab sebagai mahasiswa. Nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan antikorupsi tidak hanya disampaikan sebagai teori, tetapi juga sebagai prinsip yang harus diterapkan dalam kehidupan akademik dan sehari-hari. Kegiatan turun lapangan ke sekolah serta pembuatan video edukasi juga menambah kekuatan pembelajaran karena kami bisa melihat bagaimana nilai integritas ditanamkan sejak dini.

Pengalaman turun lapangan dan membuat video menjadi momen yang membuka wawasan saya bahwa integritas memang harus dibangun dari lingkungan pendidikan. Saya merasa pembelajaran tidak hanya terjadi di kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang membuat saya lebih memahami pentingnya membangun budaya antikorupsi. Saya juga menyadari bahwa generasi muda harus memiliki kesadaran yang kuat terhadap bahaya korupsi agar dapat menjadi agen perubahan. Mengikuti kuis akhir secara jujur dan mandiri merupakan bentuk refleksi saya dalam menerapkan nilai integritas akademik.

Metode pembelajaran yang digunakan sudah cukup baik, seperti diskusi, studi kasus, kegiatan lapangan, dan kuis. Namun, keterlibatan mahasiswa masih bisa ditingkatkan. Beberapa sesi diskusi terasa kurang interaktif karena banyak mahasiswa yang pasif. Selain itu, contoh kasus yang digunakan kadang belum terlalu aktual dengan situasi terkini, sehingga perlu ditambah agar materi semakin relevan.

Ke depannya, perkuliahan dapat menambahkan lebih banyak contoh kasus terbaru, memperbanyak kegiatan berbasis problem solving, serta memberi ruang refleksi kelompok agar mahasiswa bisa mengaitkan nilai integritas dengan pengalaman pribadi mereka. Penggunaan media pembelajaran yang lebih variati seperti video, simulasi, atau permainan edukasi juga bisa meningkatkan minat dan pemahaman. Dengan demikian, mahasiswa dapat lebih aktif dan

PIAK24C -> MOHON DIKERJAKAN

oleh Givona Cattlya Mahira Br.P 2453032013 -
Nama: Givona Cattlya Mahira Br.P
NPM: 2453032013

Selama satu semester mengikuti mata kuliah Pendidikan Integritas dan Anti Korupsi, saya merasa materi yang diberikan sangat bermanfaat dalam membentuk kesadaran etis dan sikap bertanggung jawab sebagai mahasiswa. Nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan antikorupsi tidak hanya disampaikan sebagai teori, tetapi juga sebagai prinsip yang harus diterapkan dalam kehidupan akademik dan sehari-hari. Kegiatan turun lapangan ke sekolah serta pembuatan video edukasi juga menambah kekuatan pembelajaran karena kami bisa melihat bagaimana nilai integritas ditanamkan sejak dini.

Pengalaman turun lapangan dan membuat video menjadi momen yang membuka wawasan saya bahwa integritas memang harus dibangun dari lingkungan pendidikan. Saya merasa pembelajaran tidak hanya terjadi di kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang membuat saya lebih memahami pentingnya membangun budaya antikorupsi. Saya juga menyadari bahwa generasi muda harus memiliki kesadaran yang kuat terhadap bahaya korupsi agar dapat menjadi agen perubahan. Mengikuti kuis akhir secara jujur dan mandiri merupakan bentuk refleksi saya dalam menerapkan nilai integritas akademik.

Metode pembelajaran yang digunakan sudah cukup baik, seperti diskusi, studi kasus, kegiatan lapangan, dan kuis. Namun, keterlibatan mahasiswa masih bisa ditingkatkan. Beberapa sesi diskusi terasa kurang interaktif karena banyak mahasiswa yang pasif. Selain itu, contoh kasus yang digunakan kadang belum terlalu aktual dengan situasi terkini, sehingga perlu ditambah agar materi semakin relevan.

Ke depannya, perkuliahan dapat menambahkan lebih banyak contoh kasus terbaru, memperbanyak kegiatan berbasis problem solving, serta memberi ruang refleksi kelompok agar mahasiswa bisa mengaitkan nilai integritas dengan pengalaman pribadi mereka. Penggunaan media pembelajaran yang lebih variati seperti video, simulasi, atau permainan edukasi juga bisa meningkatkan minat dan pemahaman. Dengan demikian, mahasiswa dapat lebih aktif dan
Nama:Givona Cattlya Mahira Br.P
NPM:2453032013

saya setuju dengan pendapat anda karna sistem pendidikan di indonesia ini cukup memadai juga menurut saya dan dengan adanya kurikulum merdeka kita sebagai peserta didik atau siswa lebih bisa berkembang dan berfikir lebih efektif dengan mempelajari hal-hal baru.