Posts made by Olivia Rahma Dani

Nama: Olivia Rahma Dani
NPM: 2413031039

Berdasarkan beberapa sumber yang telah dibaca, populasi dapat dipahami sebagai seluruh objek atau subjek yang memiliki karakteristik tertentu dan menjadi sasaran dalam suatu penelitian. Menurut Sugiyono (2017), populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek dengan karakteristik tertentu yang telah ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Sementara itu, Arikunto menjelaskan bahwa populasi merupakan keseluruhan subjek penelitian. Jadi, secara sederhana, populasi adalah seluruh pihak atau objek yang menjadi sasaran penelitian. Sampel merupakan sebagian dari populasi yang dipilih untuk dijadikan sumber data penelitian. Sampel diambil dengan cara atau teknik tertentu dan diharapkan dapat mewakili karakteristik populasi secara keseluruhan. Penggunaan sampel dilakukan karena penelitian terhadap seluruh anggota populasi sering kali membutuhkan waktu, biaya, dan tenaga yang cukup besar. Oleh karena itu, peneliti dapat mengambil sebagian anggota populasi sebagai sampel selama sampel tersebut dapat mewakili populasi yang diteliti. Dalam pengambilan sampel, terdapat berbagai teknik sampling yang dapat digunakan. Secara umum, teknik tersebut dibagi menjadi probability sampling dan non-probability sampling. Probability sampling memberikan kesempatan kepada setiap anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel, seperti simple random sampling, systematic sampling, stratified random sampling, dan cluster sampling. Sedangkan non-probability sampling tidak memberikan kesempatan yang sama kepada setiap anggota populasi, contohnya purposive sampling, quota sampling, accidental sampling, sampling jenuh, dan snowball sampling.

Untuk menentukan jumlah sampel dari populasi yang jumlahnya terbatas, salah satu rumus yang sering digunakan adalah rumus Slovin, yaitu:

n = N / (1 + N·e²)

Keterangan:
n = jumlah sampel
N = jumlah populasi
e = batas toleransi kesalahan

Rumus Slovin dapat digunakan untuk membantu menentukan jumlah sampel berdasarkan jumlah populasi dan tingkat kesalahan yang ditetapkan oleh peneliti. Dalam penelitian ekonomi dan pendidikan ekonomi, rumus ini juga dapat digunakan bersama teknik stratified random sampling, terutama apabila populasi memiliki kelompok atau tingkatan tertentu.

Dari pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa populasi dan sampel merupakan bagian penting dalam penelitian. Populasi harus ditentukan dengan jelas sesuai dengan tujuan penelitian, sedangkan sampel harus dipilih menggunakan teknik yang sesuai. Sampel yang baik bukan hanya dilihat dari jumlahnya, tetapi juga dari kemampuannya dalam mewakili karakteristik populasi yang diteliti.

Sumber: 
  1. Arikunto, S. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. (2010)
  2. Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
  3. Majdina, N. I., Pratikno, B., & Tripena, A. (2024). Penentuan ukuran sampel menggunakan rumus Bernoulli dan Slovin: Konsep dan aplikasinya. Jurnal Ilmiah Matematika Dan Pendidikan Matematika, 16(1), 73-84.  https://jos.unsoed.ac.id/index.php/jmp/article/view/11230

MPPE B26 -> Diskusi 1

by Olivia Rahma Dani -
Nama: Olivia Rahma Dani
NPM: 2413031039

Populasi adalah seluruh objek atau subjek yang menjadi sasaran dalam suatu penelitian, sedangkan sampel adalah sebagian dari populasi yang dipilih untuk mewakili keseluruhan populasi. Contohnya, jika penelitian dilakukan terhadap mahasiswa Universitas Lampung, maka seluruh mahasiswa Universitas Lampung merupakan populasi, sedangkan mahasiswa yang dipilih untuk mengisi kuesioner merupakan sampel.

ASP B26 -> Summary

by Olivia Rahma Dani -
Nama: Olivia Rahma Dani
Npm: 2413031039

Berdasarkan materi yang telah dibahas diatas, dapat disimpulkan bahwa pengukuran kinerja sektor publik merupakan proses untuk mengetahui sejauh mana organisasi pemerintah berhasil menjalankan program dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pengukuran ini dilakukan dengan melihat aspek keuangan maupun nonkeuangan, sehingga keberhasilan pemerintah tidak hanya dinilai dari besarnya anggaran yang digunakan, tetapi juga dari hasil dan manfaat yang diberikan. Dalam pengukuran kinerja, terdapat konsep Value for Money yang mencakup tiga prinsip utama, yaitu ekonomi, efisiensi, dan efektivitas. Ekonomi berkaitan dengan penggunaan biaya secara hemat, efisiensi berhubungan dengan pemanfaatan sumber daya agar menghasilkan output yang optimal, sedangkan efektivitas menilai keberhasilan program dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Selain itu, indikator kinerja diperlukan untuk memantau pencapaian target, mengevaluasi program, serta mengetahui kualitas pelayanan yang diberikan. Dengan adanya pengukuran kinerja, pemerintah dapat memperbaiki kekurangan, menggunakan anggaran secara tepat, dan meningkatkan kepuasan masyarakat. Oleh karena itu, pengukuran kinerja menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, transparan, dan bertanggung jawab.

ASP B26 -> Diskusi

by Olivia Rahma Dani -
Nama: Olivia Rahma Dani
NPM: 2413031039

Menurut jurnal yang saja baca, Pengukuran kinerja sektor publik merupakan proses untuk menilai keberhasilan pemerintah dalam menjalankan program dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pengukuran ini dilakukan melalui tiga indikator utama, yaitu ekonomi, efisiensi, dan efektivitas (3E). Tujuannya adalah memastikan anggaran digunakan dengan baik, program berjalan sesuai tujuan, serta manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.