Nadiya Alifa Firdaus
2413031066
Respons saya terhadap pembahasan video “Reporting on SDGs” adalah bahwa materi tersebut berhasil menyoroti isu yang sangat relevan dalam dunia bisnis dan pembangunan berkelanjutan saat ini. Video tersebut menggambarkan bagaimana pelaporan SDGs mencerminkan perubahan orientasi bisnis dari sekadar mengejar keuntungan menuju model yang mengintegrasikan tanggung jawab lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). SDGs ditampilkan sebagai kerangka global yang membantu perusahaan menyelaraskan strategi inti mereka dengan agenda pembangunan berkelanjutan, bukan hanya aktivitas filantropi, tetapi bagian dari strategi bisnis untuk mendorong inovasi dan meningkatkan daya saing.
Selain itu, penekanan pada proses pelaporan menunjukkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas bagi seluruh pemangku kepentingan, sejalan dengan Target SDG 12.6 yang mendorong perusahaan untuk mengungkapkan informasi keberlanjutan dalam laporan mereka. Pelaporan yang kuat dan jujur menjadi alat penting untuk membangun kepercayaan investor, konsumen, dan karyawan yang semakin menaruh perhatian pada isu keberlanjutan.
Video tersebut juga menekankan bahwa pelaporan SDGs membantu perusahaan memahami dampak mereka secara lebih mendalam, sekaligus mengidentifikasi risiko dan peluang yang berkaitan dengan keberlanjutan—hal yang sangat penting di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan kerentanan rantai pasok. Secara tidak langsung, praktik pelaporan ini juga membuka akses bagi perusahaan terhadap pembiayaan berkelanjutan, mengingat investor institusional kini semakin mengandalkan metrik ESG dan kontribusi terhadap SDGs dalam menilai investasi.
Secara keseluruhan, video ini menyampaikan pesan bahwa pelaporan SDGs bukan hanya persoalan kepatuhan regulasi, tetapi merupakan strategi bisnis penting yang memperkuat legitimasi, daya saing, dan ketahanan jangka panjang perusahaan di pasar global.
2413031066
Respons saya terhadap pembahasan video “Reporting on SDGs” adalah bahwa materi tersebut berhasil menyoroti isu yang sangat relevan dalam dunia bisnis dan pembangunan berkelanjutan saat ini. Video tersebut menggambarkan bagaimana pelaporan SDGs mencerminkan perubahan orientasi bisnis dari sekadar mengejar keuntungan menuju model yang mengintegrasikan tanggung jawab lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). SDGs ditampilkan sebagai kerangka global yang membantu perusahaan menyelaraskan strategi inti mereka dengan agenda pembangunan berkelanjutan, bukan hanya aktivitas filantropi, tetapi bagian dari strategi bisnis untuk mendorong inovasi dan meningkatkan daya saing.
Selain itu, penekanan pada proses pelaporan menunjukkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas bagi seluruh pemangku kepentingan, sejalan dengan Target SDG 12.6 yang mendorong perusahaan untuk mengungkapkan informasi keberlanjutan dalam laporan mereka. Pelaporan yang kuat dan jujur menjadi alat penting untuk membangun kepercayaan investor, konsumen, dan karyawan yang semakin menaruh perhatian pada isu keberlanjutan.
Video tersebut juga menekankan bahwa pelaporan SDGs membantu perusahaan memahami dampak mereka secara lebih mendalam, sekaligus mengidentifikasi risiko dan peluang yang berkaitan dengan keberlanjutan—hal yang sangat penting di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan kerentanan rantai pasok. Secara tidak langsung, praktik pelaporan ini juga membuka akses bagi perusahaan terhadap pembiayaan berkelanjutan, mengingat investor institusional kini semakin mengandalkan metrik ESG dan kontribusi terhadap SDGs dalam menilai investasi.
Secara keseluruhan, video ini menyampaikan pesan bahwa pelaporan SDGs bukan hanya persoalan kepatuhan regulasi, tetapi merupakan strategi bisnis penting yang memperkuat legitimasi, daya saing, dan ketahanan jangka panjang perusahaan di pasar global.