Salsabila Aulia Putri
2415061023
PSTI D
Menurut analisis saya, Jurnal yang berjudul "Filsafat Pancasila dalam Pendidikan di Indonesia Menuju Bangsa Berkarakter" membahas tentang pentingnya Pancasila sebagai landasan filosofis pendidikan di Indonesia untuk membangun karakter bangsa. Artikel ini menekankan bahwa pendidikan yang berbasis Pancasila dapat membentuk manusia Indonesia yang cerdas, berperilaku baik, memiliki kesadaran sosial, serta beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Secara rinci, artikel ini mengupas tiga prinsip filsafat Pancasila yang relevan dalam pendidikan:
1. Ontologis: Mengakui hakikat manusia Indonesia yang integral sebagai makhluk individu dan sosial.
2. Epistemologis: Mencari kebenaran pengetahuan dari nilai-nilai lokal bangsa yang tercermin dalam Pancasila.
3. Aksiologis: Menjunjung nilai-nilai moral dan etika sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain itu, artikel ini membahas pendekatan Aristoteles melalui empat penyebab (kausa) untuk mendalami Pancasila, yaitu kausa materialis (asal muasal nilai), kausa formalis (struktur formal dalam Pembukaan UUD 1945), kausa efisiensi(upaya penyusunan Pancasila sebagai dasar negara), dan kausa finalis (tujuan untuk membentuk Indonesia merdeka). Artikel ini menyimpulkan bahwa filsafat pendidikan berbasis Pancasila tidak hanya untuk transfer pengetahuan tetapi juga pewarisan ideologi bangsa, mendukung pembentukan karakter yang mencerminkan identitas nasional.
Secara keseluruhan, jurnal ini membahas tentang pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan sebagai cara untuk memupuk bangsa berkarakter, mengingat bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga harus dijiwai oleh nilai-nilai luhur tersebut.
2415061023
PSTI D
Menurut analisis saya, Jurnal yang berjudul "Filsafat Pancasila dalam Pendidikan di Indonesia Menuju Bangsa Berkarakter" membahas tentang pentingnya Pancasila sebagai landasan filosofis pendidikan di Indonesia untuk membangun karakter bangsa. Artikel ini menekankan bahwa pendidikan yang berbasis Pancasila dapat membentuk manusia Indonesia yang cerdas, berperilaku baik, memiliki kesadaran sosial, serta beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Secara rinci, artikel ini mengupas tiga prinsip filsafat Pancasila yang relevan dalam pendidikan:
1. Ontologis: Mengakui hakikat manusia Indonesia yang integral sebagai makhluk individu dan sosial.
2. Epistemologis: Mencari kebenaran pengetahuan dari nilai-nilai lokal bangsa yang tercermin dalam Pancasila.
3. Aksiologis: Menjunjung nilai-nilai moral dan etika sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain itu, artikel ini membahas pendekatan Aristoteles melalui empat penyebab (kausa) untuk mendalami Pancasila, yaitu kausa materialis (asal muasal nilai), kausa formalis (struktur formal dalam Pembukaan UUD 1945), kausa efisiensi(upaya penyusunan Pancasila sebagai dasar negara), dan kausa finalis (tujuan untuk membentuk Indonesia merdeka). Artikel ini menyimpulkan bahwa filsafat pendidikan berbasis Pancasila tidak hanya untuk transfer pengetahuan tetapi juga pewarisan ideologi bangsa, mendukung pembentukan karakter yang mencerminkan identitas nasional.
Secara keseluruhan, jurnal ini membahas tentang pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan sebagai cara untuk memupuk bangsa berkarakter, mengingat bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga harus dijiwai oleh nilai-nilai luhur tersebut.