Posts made by Jehan Reza Pahlevi

Nama: jehan reza pahlevi
Npm: 2415061067


Filsafat adalah kajian masalah mendasar dan umum tentang persoalan seperti eksistensi, pengetahuan, nilai, akal, pikiran, dan bahasa. Filsafat berasal dari bahasa Yunani philosophia yang berarti cinta kebijaksanaan. Filsafat merupakan pengetahuan dan penyelidikan menggunakan akal budi mengenai sebab, asas hukum dan sebagainya. Filsafat juga dimaknai sebagai ilmu tentang kehidupan dan manusia secara kritis. Filsafat bersifat radikal, artinya permasalahan yang dikaji, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dan jawaban yang diberikan bersifat mendalam sampai ke akar-akarnya. Filsafat dapat dibagi menjadi beberapa sub-bidang utama, antara lain metafisika, epistemologi, etika, estetika, filsafat politik, logika, filsafat ilmu, dan sejarah filsafat barat.

Wawasan filsafat meliputi bidang atau aspek penyelidikan Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis.
Ontologis: Menurut Aristoteles adalah ilmu yang menyelidiki hakikat sesuatu atau tentang ada, keberadaan atau eksistensi dan disamakan artinya dengan metafisika.
Epistemologi adalah cabang filsafat yang membahas hakikat atau teori pengetahuan. Hal ini berkaitan dengan landasan dan batasan pengetahuan, dan bagaimana pengetahuan diperoleh, dibenarkan, dan dievaluasi.
Aksiologi adalah cabang filsafat yang mempelajari kajian nilai-nilai dan prinsip-prinsip kehidupan dari sudut pandang filsafat. Hal ini berkaitan dengan sifat dan klasifikasi nilai, dan hal-hal apa saja yang memiliki nilai. Aksiologi juga prihatin dengan bagaimana manusia menggunakan pengetahuannya dan kaitannya dengan prinsip moral.
Nama:Jehan Reza Pahlevi
NPM: 2415061067
kelas : PSTI D

1. Menurut saya, penelantaran jenazah korban Covid-19 di wilayah Jawa Tengah mencerminkan kurangnya pemahaman terhadap nilai-nilai kemanusiaan Pancasila. Perbuatan tersebut bertentangan dengan sila pertama, yaitu ketuhanan Yang Maha Esa, yang mensyaratkan sikap saling menghargai dan menghargai sesama. Penerapan nilai-nilai Pancasila secara tegas hendaknya menimbulkan empati, solidaritas, dan penghormatan terhadap kemanusiaan, terutama dalam situasi krisis seperti pandemi iNi.

2. Sebagai pelajar, kita dapat berpartisipasi aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya nilai-nilai kemanusiaan dan empati, terutama dalam situasi krisis seperti pandemi. Melakukan kampanye edukasi mengenai perlakuan yang layak dan bermartabat terhadap jenazah korban Covid-19 serta penguatan pemahaman kesetaraan dan penghormatan terhadap harkat dan martabat manusia dari berbagai latar belakang merupakan langkah awal yang penting.

3. Sekalipun jenazah sudah tidak hidup lagi, menolak menguburkan korban Covid-19 tetap dapat dianggap melanggar asas lain, yakni melanggar prinsip lain. kemanusiaan yang adil dan beradab. Pancasila menekankan perlunya perlakuan yang adil dan beradab terhadap semua individu, hidup dan mati, tanpa memandang status atau latar belakang mereka. Dengan demikian, penolakan tersebut mencerminkan kurangnya kesadaran akan pentingnya penghormatan terhadap martabat kemanusiaan universal yang merupakan aspek sentral dari sila ke-2 Pancasila.

Filsafat ilmu pada dasarnya adalah suatu telaah kritis terhadap metode yang digunakan untuk mengkaji ilmu tertentu, baik itu secara empiris maupun rasional.Berdasarkan asumsi itu, persoalan mengenai lunturnya pemahaman bangsa Indonesia mengenai Pancasila sebagai pandangan hidup (way of life) menjadi tugas dari disiplin filsafat ilmu untuk mengkaji secara ilmiah dengan mengedepankan sikap akademis dan intelektual yang tinggi, sehingga dapat diperoleh pemecahan masalah secara komprehensif.Filsafat ilmu sebagai dasar ilmu pengetahuan harus mampu mengembangkan Pancasila sebagai dasar-dasar ilmu pengetahuan yang sesungguhnya mempunyai nilai-nilai luhur untuk mengatasi persoalan kehidupan manusia dengan menggunakan aspek ontologi, epistemologi dan aksiologi.B.Sejarah Filsafat Ilmu Filsafat ilmu berasal dari zaman Yunani Kuno, di mana filsafat ilmu lahir karena munculnya sebuah pengetahuan dari Barat.Koento Wibisono menyatakan bahwa filsafat itu sendiri telah mengantarkan adanya suatu konfigurasi dengan menunjukkan bagaimana "pohon ilmu pengetahuan" telah tumbuh mekar-bercabang secara subur.Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dapat dipahami bahwa para filsuf Yunani Kuno ternyata telah merintis tentang pengertian apa itu filsafat ilmu dan bagaimana ilmu pengetahuan itu harus diletakkan?.Sementara itu, perkembangan ilmu pengetahuan semakin lama semakin maju dengan munculnya ilmu-ilmu baru yang pada akhirnya memunculkan pula sub-sub ilmu pengetahuan baru bahkan ke arah ilmu pengetahuan yang lebih khusus lagi seperti spesialisasi-spesialisasi. Ilmu pengetahuan adalah rangkaian aktivitas manusia yang rasional dan kognitif yang terdiri dari berbagai metode berupa aneka prosedur dan tata langkah sehingga menghasilkan kumpulan pengetahuan yang sistematis mengenai gejala-gejala kealaman, kemasyarakatan atau perorangan untuk tujuan mencapai kebenaran, memperoleh pemahaman, memberikan penjelasan, ataupun melakukan penerapan.Karena itu, implikasi yang timbul adalah bahwa ilmu yang satu sangat erat hubungannya dengan ilmu yang lain, serta semakin kaburnya garis batas antara ilmu dasar-murni atau teoritis dengan ilmu terapan atau praktik.Untuk mengatasi gap antara ilmu yang satu dengan ilmu yang lain dibutuhkan satu bidang ilmu yang dapat menjembatani serta mewadahi perbedaan yang muncul.Ini senada dengan pendapat Immanuel Kant yang menyatakan bahwa filsafat merupakan disiplin ilmu yang mampu Syahrul Kirom, Filsafat Ilmu dan Arah.Pengetahuan ilmiah atau ilmu merupakan a higher level of knowledge maka lahirlah filsafat ilmu sebagai penerus pengembangan filsafat pengetahuan.Selain itu, filsafat sebagai pandangan hidup hampir sama juga dengan Pancasila yang merupakan way of life.Karena itu, Pancasila dan filsafat juga memiliki ilmu pengetahua.