Nama : Alfath Ariya Ilahi
NPM : 2415061014
NPM : 2415061014
Kelas : PSTI B
Menurut saya tantangan Pancasila sebagai filsafat bangsa Indonesia memang cukup besar, baik dari dalam maupun luar. Pengaruh budaya asing dan modernisasi seringkali membuat nilai-nilai Pancasila diragukan, padahal seharusnya menjadi landasan identitas bangsa. Untuk mengatasinya, pendidikan yang menarik dan melibatkan generasi muda dalam penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari bisa membuat mereka lebih merasa terhubung dengan nilai-nilai tersebut.
Selain itu, globalisasi membawa tantangan eksternal dengan masuknya budaya asing yang sering bertentangan dengan Pancasila. Agar generasi muda tetap memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, pendidikan karakter berbasis Pancasila perlu lebih ditekankan di semua jenjang sekolah. Hal ini penting agar mereka bisa menyaring pengaruh negatif globalisasi dan memanfaatkan hal-hal positif yang sesuai dengan nilai-nilai bangsa Indonesia. Selain itu peran guru dan tokoh masyarakat juga penting, begitu pula media sosial sebagai sarana edukasi. Pendekatan berbasis budaya lokal dapat memperkuat nilai kebangsaan. Dengan langkah ini, Pancasila dapat menjadi dasar moral yang nyata dan bukan sekadar teori.
Menurut saya tantangan Pancasila sebagai filsafat bangsa Indonesia memang cukup besar, baik dari dalam maupun luar. Pengaruh budaya asing dan modernisasi seringkali membuat nilai-nilai Pancasila diragukan, padahal seharusnya menjadi landasan identitas bangsa. Untuk mengatasinya, pendidikan yang menarik dan melibatkan generasi muda dalam penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari bisa membuat mereka lebih merasa terhubung dengan nilai-nilai tersebut.
Selain itu, globalisasi membawa tantangan eksternal dengan masuknya budaya asing yang sering bertentangan dengan Pancasila. Agar generasi muda tetap memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, pendidikan karakter berbasis Pancasila perlu lebih ditekankan di semua jenjang sekolah. Hal ini penting agar mereka bisa menyaring pengaruh negatif globalisasi dan memanfaatkan hal-hal positif yang sesuai dengan nilai-nilai bangsa Indonesia. Selain itu peran guru dan tokoh masyarakat juga penting, begitu pula media sosial sebagai sarana edukasi. Pendekatan berbasis budaya lokal dapat memperkuat nilai kebangsaan. Dengan langkah ini, Pancasila dapat menjadi dasar moral yang nyata dan bukan sekadar teori.