Posts made by Alfath Ariya Ilahi

MKU PSTI A dan B 2024 -> FORUM ANALISIS JURNAL

by Alfath Ariya Ilahi -
NAMA: ALFATH ARIYA ILAHI
NPM: 2415061014
KELAS: PSTI B

Menurut saya, jurnal ini membahas peran penting Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam membentuk karakter bangsa, terutama dalam konteks demokrasi, hak asasi manusia (HAM), dan kehidupan sosial pasca-Orde Baru. PKn bertujuan mencetak warga negara yang cerdas, kritis, dan aktif dalam berdemokrasi, serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila sesuai dinamika global. Di tengah tantangan demokrasi, PKn diharapkan menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang mendukung demokrasi berkeadaban.

Namun, meskipun demokrasi di Indonesia telah berkembang, praktik politik uang dan konflik yang tidak diselesaikan secara demokratis masih sering terjadi. PKn diharapkan menjadi benteng intelektual bagi generasi muda agar tidak terjebak dalam pragmatisme politik yang mereduksi demokrasi hanya menjadi prosedur elektoral belaka.

Menurut saya, satu hal yang kurang dibahas adalah bagaimana PKn dapat beradaptasi dengan era digital. Jurnal ini menyoroti ancaman radikalisme dan disinformasi, tetapi kurang mengelaborasi bagaimana PKn bisa menjawab tantangan tersebut. Mahasiswa perlu dibekali dengan kemampuan memilah informasi dan memahami konteks sosial-politik secara kritis agar dapat terlibat aktif dalam proses demokrasi.

MKU PSTI A dan B 2024 -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

by Alfath Ariya Ilahi -
NAMA: ALFATH ARIYA ILAHI
KELAS: PSTI B
NPM : 2415061014

Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga memiliki kesadaran sosial dan tanggung jawab kebangsaan. Berlandaskan Pancasila, UUD 1945, serta berbagai regulasi, PKn mengajarkan mahasiswa untuk memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, serta berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, PKn juga menanamkan sikap kritis terhadap berbagai isu sosial, politik, dan lingkungan, serta membangun kesadaran hukum dan rasa nasionalisme yang kuat.

Secara historis, PKn telah ada sejak sebelum kemerdekaan Indonesia dan menjadi bagian dari pendidikan untuk menjaga eksistensi bangsa. Di tengah perkembangan zaman, tantangan yang dihadapi oleh PKn, seperti perubahan kurikulum, pengaruh digitalisasi, serta ancaman radikalisme dan disinformasi, mengharuskan PKn untuk terus beradaptasi agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman. PKn diharapkan mampu membentuk generasi muda yang inovatif, berintegritas, dan mampu mengembangkan ilmu pengetahuan serta teknologi tanpa melupakan nilai-nilai kebangsaan yang mendasarinya.

Melalui pendekatan sejarah, sosial, dan politik, PKn membentuk warga negara yang berpikir kritis, peduli, dan memahami hak serta kewajibannya. Dengan pemahaman ini, generasi muda, khususnya Gen Z dan Gen Alpha, diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga dan membangun negara Indonesia demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera di masa depan. PKn bukan sekadar mata kuliah, tetapi sarana untuk membangun kesadaran berbangsa dan bernegara yang tangguh dan siap menghadapi tantangan global.

MKU Pancasila TI A -> Forum Menanngapi video 2

by Alfath Ariya Ilahi -
Nama : Alfath Ariya Ilahi
NPM : 2415061014
Kelas : PSTI - B

Video kedua ini membahas pentingnya memperkenalkan nilai-nilai Pancasila dengan pendekatan yang relevan, terutama bagi generasi milenial dan masyarakat dengan tingkat pendidikan rendah. Penyampaian materi harus disederhanakan agar mudah dipahami dan diterapkan, menghindari narasi filosofis yang berat.

Untuk mensosialisasikan Pancasila secara efektif, perlu ada dua pendekatan: struktural melalui BPIP dan kebijakan dan kultural melalui pendidikan dan media. Kedua jalur ini harus bersinergi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila diterima luas di berbagai kalangan.

Keberhasilan pembinaan Pancasila terlihat dari meningkatnya toleransi dan keadilan sosial, yang didukung kebijakan pemerintah. Dengan pendekatan yang adaptif, Pancasila bisa tetap relevan dan menjadi pedoman hidup yang dinamis di era digital.