Nama: Eidhelwise Deswita Maharani
NPM: 2413032074
Selama satu semester mengikuti mata kuliah Integritas dan Antikorupsi, saya merasa mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman baru yang sangat bermanfaat. Materi yang dibahas di kelas, seperti pengertian integritas, jenis-jenis korupsi, penyebab, serta dampaknya, membantu saya memahami bahwa integritas bukan hanya nilai moral, tetapi juga sikap yang harus diterapkan dalam tindakan sehari-hari. Dari pembahasan tersebut, saya belajar bahwa perilaku kecil seperti ketidakjujuran atau memanfaatkan kesempatan secara tidak etis bisa menjadi awal dari lahirnya perilaku koruptif yang lebih besar.
Salah satu pengalaman yang paling memberikan makna bagi saya adalah kegiatan turun lapangan untuk menyebarkan stiker antikorupsi kepada masyarakat. Melalui tugas ini, saya tidak hanya belajar teori, tetapi juga merasakan langsung bagaimana menyampaikan pesan antikorupsi kepada lingkungan sekitar. Interaksi dengan masyarakat membuat saya sadar bahwa upaya pencegahan korupsi memerlukan peran semua pihak, termasuk edukasi sederhana yang dapat membuka wawasan dan meningkatkan kesadaran publik.
Dari segi metode pembelajaran, saya merasa pendekatan yang digunakan cukup efektif. Penjelasan dosen mudah dipahami, diskusi kelas berjalan interaktif, dan tugas lapangan memberikan pengalaman nyata sehingga pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis. Ke depan, mungkin dapat ditambahkan kegiatan seperti studi kasus yang lebih mendalam agar mahasiswa bisa melatih kemampuan dalam pengambilan keputusan yang berintegritas dalam situasi yang lebih kompleks.
Secara keseluruhan, mata kuliah ini memberikan dampak positif bagi saya dalam memahami pentingnya integritas dan peran generasi muda dalam membangun budaya antikorupsi. Saya mengapresiasi proses pembelajaran yang telah berlangsung dan berharap pengembangan mata kuliah ini dapat terus dilakukan agar semakin relevan dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bagi mahasiswa.
Salah satu pengalaman yang paling memberikan makna bagi saya adalah kegiatan turun lapangan untuk menyebarkan stiker antikorupsi kepada masyarakat. Melalui tugas ini, saya tidak hanya belajar teori, tetapi juga merasakan langsung bagaimana menyampaikan pesan antikorupsi kepada lingkungan sekitar. Interaksi dengan masyarakat membuat saya sadar bahwa upaya pencegahan korupsi memerlukan peran semua pihak, termasuk edukasi sederhana yang dapat membuka wawasan dan meningkatkan kesadaran publik.
Dari segi metode pembelajaran, saya merasa pendekatan yang digunakan cukup efektif. Penjelasan dosen mudah dipahami, diskusi kelas berjalan interaktif, dan tugas lapangan memberikan pengalaman nyata sehingga pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis. Ke depan, mungkin dapat ditambahkan kegiatan seperti studi kasus yang lebih mendalam agar mahasiswa bisa melatih kemampuan dalam pengambilan keputusan yang berintegritas dalam situasi yang lebih kompleks.
Secara keseluruhan, mata kuliah ini memberikan dampak positif bagi saya dalam memahami pentingnya integritas dan peran generasi muda dalam membangun budaya antikorupsi. Saya mengapresiasi proses pembelajaran yang telah berlangsung dan berharap pengembangan mata kuliah ini dapat terus dilakukan agar semakin relevan dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bagi mahasiswa.