Assalamualaikum Pak Roy. Izin perkenalkan diri,
NAMA : FELICIA NATALIE BUDIMAN
NPM : 2411011023
Izin menjawab forum diskusi ini
MATERI ISI VIDEO
Materi ini membahas pentingnya menjaga ketahanan ideologi Pancasila di era digital sebagai upaya menghadapi tantangan globalisasi, terutama ancaman ideologi asing seperti liberalisme, komunisme, sosialisme, dan radikalisme yang masuk melalui teknologi informasi. Dengan jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 212,35 juta jiwa pada tahun 2021, masyarakat, terutama generasi muda, menjadi rentan terhadap pengaruh ideologi asing yang dapat mengancam persatuan bangsa.
Sebagai landasan ideologi bangsa, Pancasila dirumuskan untuk mempersatukan Indonesia sebagai negara majemuk. Ir. Soekarno dalam pidatonya pada 1 Juni 1945 menegaskan bahwa Pancasila adalah dasar ideologi yang mampu menjaga keutuhan bangsa. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai Pancasila menjadi sangat penting agar masyarakat memiliki filter ideologi yang kuat terhadap pengaruh luar. Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama melalui sosialisasi, pendidikan, pelatihan, serta kegiatan kreatif untuk memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila.
Mahasiswa, sebagai generasi penerus, diharapkan mampu mengambil peran aktif dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari dan menjaga ketahanan ideologi bangsa di tengah era digital dan arus globalisasi.
TANGGAPAN MATERI
Materi ini sangat relevan dalam konteks modern, di mana kemajuan teknologi informasi dan komunikasi menjadi tantangan baru bagi ketahanan ideologi bangsa. Pengaruh ideologi asing yang masuk melalui media digital harus diantisipasi dengan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila. Generasi muda sebagai pengguna internet terbesar memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan identitas nasional dengan menerapkan nilai-nilai seperti toleransi, gotong-royong, dan nasionalisme.
Selain itu, peran pemerintah dalam menyosialisasikan 4 pilar kebangsaan, mengintegrasikan pendidikan Pancasila ke dalam kurikulum, serta mendorong kegiatan kreatif berbasis nilai kebangsaan menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ideologi bangsa. Tantangan ini memerlukan kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, lembaga pendidikan, maupun masyarakat umum.
RELEVANSI DENGAN NILAI-NILAI PANCASILA
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Penanaman nilai religius dapat menjadi landasan moral dalam menghadapi pengaruh ideologi asing yang bertentangan dengan nilai-nilai bangsa.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Menghadapi era digital, masyarakat harus bersikap bijak dan adil dalam mengakses dan menyebarkan informasi, serta tetap menghormati perbedaan.
3. Persatuan Indonesia
Di tengah ancaman ideologi asing, nilai persatuan menjadi penting untuk menjaga integritas bangsa. Generasi muda diharapkan mampu menolak ideologi yang dapat memecah belah persatuan.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Penguatan nilai-nilai demokrasi yang berlandaskan musyawarah sangat penting untuk menghadapi perpecahan yang mungkin timbul dari arus informasi digital.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Ketahanan ideologi yang kuat memastikan keadilan sosial dapat terus terjaga, termasuk dalam akses teknologi dan informasi yang merata di seluruh lapisan masyarakat.
KESIMPULAN
Ketahanan ideologi Pancasila di era digital merupakan tanggung jawab bersama untuk menghadapi ancaman globalisasi dan pengaruh ideologi asing. Penanaman nilai-nilai Pancasila menjadi solusi utama agar masyarakat, khususnya generasi muda, mampu menghadapi tantangan ini dengan bijak. Peran aktif semua elemen bangsa diperlukan untuk memperkuat identitas nasional, menjaga persatuan, dan membangun masa depan Indonesia yang berintegritas di tengah arus globalisasi.
NAMA : FELICIA NATALIE BUDIMAN
NPM : 2411011023
Izin menjawab forum diskusi ini
MATERI ISI VIDEO
Materi ini membahas pentingnya menjaga ketahanan ideologi Pancasila di era digital sebagai upaya menghadapi tantangan globalisasi, terutama ancaman ideologi asing seperti liberalisme, komunisme, sosialisme, dan radikalisme yang masuk melalui teknologi informasi. Dengan jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 212,35 juta jiwa pada tahun 2021, masyarakat, terutama generasi muda, menjadi rentan terhadap pengaruh ideologi asing yang dapat mengancam persatuan bangsa.
Sebagai landasan ideologi bangsa, Pancasila dirumuskan untuk mempersatukan Indonesia sebagai negara majemuk. Ir. Soekarno dalam pidatonya pada 1 Juni 1945 menegaskan bahwa Pancasila adalah dasar ideologi yang mampu menjaga keutuhan bangsa. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai Pancasila menjadi sangat penting agar masyarakat memiliki filter ideologi yang kuat terhadap pengaruh luar. Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama melalui sosialisasi, pendidikan, pelatihan, serta kegiatan kreatif untuk memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila.
Mahasiswa, sebagai generasi penerus, diharapkan mampu mengambil peran aktif dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari dan menjaga ketahanan ideologi bangsa di tengah era digital dan arus globalisasi.
TANGGAPAN MATERI
Materi ini sangat relevan dalam konteks modern, di mana kemajuan teknologi informasi dan komunikasi menjadi tantangan baru bagi ketahanan ideologi bangsa. Pengaruh ideologi asing yang masuk melalui media digital harus diantisipasi dengan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila. Generasi muda sebagai pengguna internet terbesar memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan identitas nasional dengan menerapkan nilai-nilai seperti toleransi, gotong-royong, dan nasionalisme.
Selain itu, peran pemerintah dalam menyosialisasikan 4 pilar kebangsaan, mengintegrasikan pendidikan Pancasila ke dalam kurikulum, serta mendorong kegiatan kreatif berbasis nilai kebangsaan menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ideologi bangsa. Tantangan ini memerlukan kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, lembaga pendidikan, maupun masyarakat umum.
RELEVANSI DENGAN NILAI-NILAI PANCASILA
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Penanaman nilai religius dapat menjadi landasan moral dalam menghadapi pengaruh ideologi asing yang bertentangan dengan nilai-nilai bangsa.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Menghadapi era digital, masyarakat harus bersikap bijak dan adil dalam mengakses dan menyebarkan informasi, serta tetap menghormati perbedaan.
3. Persatuan Indonesia
Di tengah ancaman ideologi asing, nilai persatuan menjadi penting untuk menjaga integritas bangsa. Generasi muda diharapkan mampu menolak ideologi yang dapat memecah belah persatuan.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Penguatan nilai-nilai demokrasi yang berlandaskan musyawarah sangat penting untuk menghadapi perpecahan yang mungkin timbul dari arus informasi digital.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Ketahanan ideologi yang kuat memastikan keadilan sosial dapat terus terjaga, termasuk dalam akses teknologi dan informasi yang merata di seluruh lapisan masyarakat.
KESIMPULAN
Ketahanan ideologi Pancasila di era digital merupakan tanggung jawab bersama untuk menghadapi ancaman globalisasi dan pengaruh ideologi asing. Penanaman nilai-nilai Pancasila menjadi solusi utama agar masyarakat, khususnya generasi muda, mampu menghadapi tantangan ini dengan bijak. Peran aktif semua elemen bangsa diperlukan untuk memperkuat identitas nasional, menjaga persatuan, dan membangun masa depan Indonesia yang berintegritas di tengah arus globalisasi.