Posts made by felicia natalie budiman 2411011023

Nama : Felicia Natalie Budiman
NPM : 2411011023
Anggota kelompok 4

Risiko terbesar ketika analisis situasi tidak dijelaskan secara lengkap dalam laporan adalah terjadinya pengambilan keputusan yang tidak akurat, karena dasar informasi yang digunakan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. Akibatnya, tahap implementasi proyek dapat mengalami hambatan seperti salah alokasi anggaran, pemilihan strategi yang tidak tepat, atau munculnya masalah operasional yang sebelumnya tidak teridentifikasi. Ketidaklengkapan analisis ini juga bisa menyebabkan revisi berulang, pemborosan waktu, dan penurunan kepercayaan pemangku kepentingan terhadap kualitas perencanaan proyek.
Nama : Felicia Natalie Budiman
NPM : 2411011023
Anggota kelompok 4

Izin menjawab, Tantangan komunikasi yang sering muncul saat menyajikan data kuantitatif dalam laporan bisnis biasanya berkaitan dengan bagaimana membuat angka-angka yang kompleks tetap mudah dipahami. Banyak audiens merasa kewalahan dengan tabel atau grafik yang terlalu padat, atau mereka salah menafsirkan data karena penyajiannya kurang jelas. Selain itu, penulis laporan kadang sulit menyeimbangkan antara detail yang lengkap dan penyampaian yang ringkas sehingga pesan utama justru tidak tertangkap. Untuk mengatasinya, data perlu disajikan secara sederhana dengan visual yang tepat, seperti grafik yang relevan dan tidak berlebihan. Penulis juga harus menyoroti insight penting, bukan sekadar menampilkan angka. Penjelasan yang singkat, terarah, dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami akan membuat data kuantitatif lebih persuasif dan membantu audiens memahami inti pesan dengan cepat.
Nama : Felicia Natalie Budiman
NPM : 2411011023
Anggota kelompok 4

Izin menjawab, iya ada kawan.. dalam proposal perencanaan sangat mungkin terjadi pemalsuan atau manipulasi anggaran, terutama jika tidak ada sistem pengawasan yang baik. Untuk mengetahui apakah anggaran digunakan sesuai proposal, organisasi perlu melakukan pengecekan silang melalui laporan realisasi anggaran, bukti transaksi, dan audit internal. Selain itu, transparansi dari pihak pelaksana dan mekanisme monitoring berkala sangat penting agar setiap pengeluaran dapat diverifikasi. Dengan cara ini, kita bisa memastikan bahwa dana benar-benar dibelanjakan sesuai rencana yang diajukan dalam proposal.